📑 Daftar Isi

Tampilan game Congratulations On Your Purchase di Steam dengan harga $999

Game $999 di Steam: Palace Virtual Tanpa Gameplay

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Game Congratulations On Your Purchase dijual seharga US$999 di Steam
  • Menawarkan pengalaman first-person berjalan di istana virtual selama 10 menit
  • Dua pembeli telah tercatat di situs resmi game
  • Developer adalah Minimum Viable Prestige dan penerbit Worth It Studio
  • Game ini disebut sebagai "game termahal di Steam"
  • Achievement khusus berupa "golden ticket" dengan teks "you are now one of us"
  • Spesifikasi minimum GTX 1060 atau RX 580 untuk game 3D walking simulator
  • Konsep mirip dengan aplikasi iOS I Am Rich seharga $999 di era 2000-an
  • Deskripsi Steam mungkin dihasilkan oleh AI menurut catatan kecil
  • Tidak disarankan untuk dibeli, lebih baik uang digunakan untuk keperluan lain

Telset.id – Sebuah game berjudul Congratulations On Your Purchase muncul di platform Steam dengan harga fantastis US$999 atau sekitar Rp15,5 juta. Game ini mengklaim diri sebagai “game termahal di Steam” dan menawarkan pengalaman berjalan kaki di dalam istana virtual selama sepuluh menit.

Game besutan developer Minimum Viable Prestige dan penerbit Worth It Studio ini bukanlah game konvensional. Pembeli yang melakukan transaksi, mengunduh, dan menjalankan game tersebut akan mendapatkan pencapaian khusus berupa “golden ticket” Steam Achievement. Achievement tersebut menampilkan teks “you are now one of us” dengan angka $999 terpampang di bagian tengahnya.

Menurut deskripsi di halaman Steam, game ini memberikan “first-person luxury experience set inside a palace.” Pemain akan berjalan di lorong berkarpet merah menuju sebuah dinding tempat mereka dapat meninggalkan tanda tangan digital. Semua pemain yang datang setelahnya bisa melihat tanda tangan tersebut.

Congratulations On Your Purchase

Meskipun membanderol harga premium, materi promosi yang dirilis tidak memberikan kesan mewah atau eksklusif. Video promosi dan tangkapan layar yang tersedia justru mengingatkan pada layar kredit game Nintendo 64. Spesifikasi minimum yang diminta—GTX 1060 atau RX 580—terasa berlebihan untuk sekadar simulator berjalan 3D.

“The most expensive game on Steam. A palace, a red carpet, paparazzi, and a wall where you leave your name — visible to every owner who comes after you. Ten minutes,” demikian bunyi deskripsi penjualan di Steam yang menurut catatan kecil mungkin dihasilkan oleh kecerdasan buatan. “The price is not a mistake. It is the point.”

Developer juga menambahkan paragraf tentang nilai filosofis dari pembelian semacam itu. “You paid for this. Not accidentally. Not on impulse. You saw the price. You read the description. And then you bought it anyway. Welcome,” tulis mereka di halaman Steam. Pilihan bagaimana, kapan, dan di mana seseorang membelanjakan uang disebut sebagai sesuatu yang “philosophically speaking, unanswerable.”

Hingga laporan ini ditulis, situs web resmi game di www.steamelite.zone mengonfirmasi bahwa sudah ada dua pembeli. Kedua pembeli tersebut telah meninggalkan pesan personal di dinding Congratulations On Your Purchase.

Fenomena Game Mahal Tanpa Gameplay

Konsep game dengan harga selangit tanpa konten gameplay yang berarti sebenarnya bukan hal baru. Congratulations On Your Purchase memiliki banyak kesamaan dengan aplikasi iOS berjudul I Am Rich yang pernah dijual seharga $999 pada era 2000-an. Aplikasi tersebut juga tidak memiliki fungsi apa pun selain menampilkan batu permata merah yang menyala.

Game ini bisa ditambahkan ke keranjang Steam, dibeli, dan diunduh. Namun, apakah ini sebuah sindiran terhadap budaya konsumsi berlebihan atau sekadar upaya sinis untuk meraup uang dari mereka yang gemar pamer kekayaan? Kemungkinan besar keduanya.

Dengan durasi bermain yang hanya sekitar sepuluh menit jika dipaksakan, jelas bahwa gameplay bukanlah fokus utama dari game ini. “Ten minutes,” tulis developer dalam deskripsi Steam, seolah menegaskan bahwa pembeli sudah tahu apa yang mereka dapatkan.

Congratulations On Your Purchase

Kesimpulan dari pengamat adalah bahwa uang sebesar itu sebaiknya dibelanjakan di tempat lain. Terlebih jika bertepatan dengan periode diskon besar seperti Amazon Prime Day, banyak pilihan hiburan lain yang jauh lebih bernilai.

Strategi Pemasaran atau Seni Kontroversial?

Fenomena Congratulations On Your Purchase memunculkan pertanyaan tentang batas antara strategi pemasaran yang cerdas dan karya seni kontroversial. Dengan hanya membutuhkan dua pembeli untuk menghasilkan pendapatan $1.998, model bisnis ini terbilang unik di industri game.

Beberapa pengamat melihatnya sebagai kritik terhadap budaya konsumsi di platform digital, di mana pengguna rela membayar mahal untuk barang virtual tanpa nilai guna yang jelas. Yang lain menganggapnya sebagai eksperimen sosial tentang perilaku konsumen di era digital.

Terlepas dari interpretasi masing-masing, satu hal yang pasti: game ini berhasil menarik perhatian publik dan media. Dalam dunia yang penuh dengan game AAA dengan anggaran produksi miliaran dolar, sebuah game sederhana tanpa gameplay justru menjadi bahan perbincangan hangat.

Bagi para kolektor game Steam yang ingin menambah jumlah game di perpustakaan mereka, game ini mungkin menjadi incaran. Namun, dengan harga yang setara dengan konsol game generasi terbaru, keputusan pembelian tentu perlu dipertimbangkan matang-matang.

Fenomena ini juga mengingatkan pada tren pengguna Steam yang memiliki ribuan game di perpustakaan mereka. Beberapa pengguna bahkan tercatat memiliki lebih dari 20.000 game, menunjukkan bahwa hasrat mengoleksi game bisa menjadi kebiasaan yang mahal.

Apapun motif di balik pembuatan game ini, Congratulations On Your Purchase telah berhasil menciptakan gebrakan di industri game. Game ini membuktikan bahwa dalam ekosistem digital, nilai sebuah produk tidak selalu ditentukan oleh konten atau fungsinya, tetapi juga oleh persepsi dan status yang melekat padanya.

Bagi yang penasaran, game ini tersedia di Steam dan bisa langsung dibeli. Namun, seperti yang diingatkan oleh developer sendiri: “You saw the price. You read the description. And then you bought it anyway.” Keputusan ada di tangan pembeli.

Komentar

Belum ada komentar.