Dalam pertarungan kelas entry-level 2026, Xiaomi Redmi 17 dan Infinix Hot 70 menawarkan pendekatan berbeda. Redmi 17 mengusung baterai Si/C Li-Ion 7500 mAh yang fenomenalāhampir 25% lebih besar dari Infinixādengan fast charging 45W yang mampu mengisi 51% dalam 40 menit. Namun, layar IPS LCD 6.9 inci-nya cuma resolusi HD+ 720 x 1600 (254 ppi), yang secara objektif lebih rendah dari standar 2026; di layar sebesar itu, pixel density ini terlihat kurang tajam saat membaca teks kecil. Infinix Hot 70 dengan layar 6.78 inci 720 x 1576 (256 ppi) sedikit lebih padat, plus kecerahan 700 nits vs 825 nitsāRedmi menang di kecerahan puncak tapi Infinix lebih ringan (195g vs 232g) dan tipis (7.5mm vs 8.8mm), membuatnya jauh lebih nyaman digenggam untuk penggunaan lama.
Performa adalah medan pertempuran paling krusial. Infinix Hot 70 ditenagai MediaTek Helio G100 Ultimate (6nm) dengan skor Antutu SoC 261,749 (CPU 214,198 + GPU 47,551), sementara Redmi 17 mengandalkan Snapdragon 4 Gen 5 yang skor benchmark-nya tidak dipublikasikanātapi berdasarkan generasi sebelumnya, diperkirakan di bawah 250,000. Dalam gaming, GPU Mali-G52 MC2 Infinix memberikan frame rate lebih stabil di game populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di setting medium, sedangkan Adreno di Redmi 17 cenderung throttle setelah 20 menit. RAM maksimal 8 GB di Infinix vs 6 GB di Redmi juga memberi keunggulan multitasking, meski Redmi menang di efisiensi daya karena chipset Snapdragon dikenal lebih hemat energi untuk tugas ringan.
Kamera: keduanya sama-sama 50 MP wide, tapi Infinix unggul dengan aperture f/1.9 vs f/1.8 (sedikit lebih cerah) dan video 1440p@30fps vs 1080p@30fmi. Perbedaan ini signifikanāvideo 1440p punya 2.25x lebih banyak pixel, menghasilkan rekaman yang lebih detail saat di-crop atau di-zoom. Selfie kamera 8 MP di keduanya setara, tapi Infinix punya dual-LED flash untuk selfie low-light yang lebih baik. Dalam software, Infinix menawarkan hingga 3 major Android upgrades (Android 16 sampai 19) vs Redmi 17 yang tidak menyebutkan update policyāini nilai jual besar untuk longevity. Namun, XOS 16 Infinix dikenal dengan bloatware yang mengganggu, sementara HyperOS 3 Xiaomi lebih bersih dan terintegrasi dengan ekosistem.
Baterai dan charging: Redmi 17 jelas juara dengan 7500 mAh vs 6000 mAh, memberikan stamina hingga 2 hari pemakaian normal, plus reverse wired 22.5W yang bisa mengisi earbuds atau smartwatch. Infinix 6000 mAh masih solid untuk 1.5 hari, dan charging 45W-nya lebih cepat (50% dalam 25 menit vs 51% dalam 40 menit) berkat optimasi Helio. Connectivity: Redmi 17 unggul jauh dengan 5G lengkap (17 band termasuk mmWave), sementara Infinix cuma 4G LTEādi 2026, ini bisa jadi masalah kalau operator sudah meluas. Namun, Infinix punya Bluetooth 5.4 vs 5.1 di Redmi, lebih hemat daya untuk TWS. NFC ada di keduanya, dengan catatan Redmi market-dependent.
Kesimpulannya, ini adalah pertarungan prioritas: Redmi 17 untuk baterai ekstrem dan 5G, Infinix Hot 70 untuk performa, kamera, dan software update. Dengan harga Infinix Rp 2.999.000 yang kompetitif, skor 88/100 untuk Infinix adalah pilihan tepat bagi mayoritas pengguna yang menginginkan pengalaman lebih mulus tanpa mengorbankan fitur modern. Redmi 17 tetap direkomendasikan untuk power user yang mobilitasnya tinggi dan butuh daya tahan luar biasa.
š Pilihan Terbaik

Infinix Hot 70
Rp 2.999.000
Harga pasar
š¾[object Object] / 128GB
š·50 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Redmi 17
ā
Kelebihan
- Baterai raksasa 7500 mAh Si/C Li-Ion dengan fast charging 45W dan reverse wired 22.5W, daya tahan luar biasa untuk pemakaian 2 hari
- Layar IPS LCD 120Hz 6.9 inci dengan Gorilla Glass 7i, proteksi lebih baik untuk kelas entry-level
- Chipset Snapdragon 4 Gen 5 (2.4 GHz Octa-core) lebih efisien dan stabil untuk penggunaan sehari-hari
- Dukungan 5G lengkap dengan 17 band termasuk mmWave, masa depan-proof untuk jaringan generasi baru
- Dimensi besar 170.1 x 78.4 mm dengan opsi material eco leather yang premium dan ramah lingkungan
- Fitur NFC (market dependent) untuk pembayaran contactless dan konektivitas modern
ā Kekurangan
- Resolusi layar cuma HD+ 720 x 1600 pixels dengan kepadatan 254 ppi, kurang tajam untuk ukuran 6.9 inci
- Kamera utama 50 MP tanpa OIS dan video cuma 1080p, tertinggal dari pesaing yang sudah 1440p
- Bluetooth 5.1 lebih lama dibanding Infinix Hot 70 yang sudah 5.4, latency audio wireless sedikit lebih tinggi
- RAM maksimal hanya 6 GB, kurang ideal untuk multitasking berat atau gaming dengan aplikasi latar banyak
- Speaker stereo tanpa tuning khusus, kualitas audio kurang detail di frekuensi menengah
- Bobot 232 gram terasa berat di saku, kurang ergonomis untuk penggunaan satu tangan
Infinix Hot 70
ā
Kelebihan
- Chipset MediaTek Helio G100 Ultimate (6nm) dengan skor Antutu SoC 261,749, mengungguli Redmi 17 di performa murni
- Skor GPU Mali-G52 MC2 47,551 lebih tinggi untuk gaming ringan seperti Mobile Legends di frame rate stabil
- Layar IPS LCD 120Hz 6.78 inci dengan 700 nits HBM, lebih terang di outdoor dan refresh rate responsif
- Kamera utama 50 MP f/1.9 dengan video 1440p@30fps, hasil rekaman lebih detail dibanding Redmi 17
- Baterai 6000 mAh dengan fast charging 45W, 50% dalam 25 menit lebih cepat pengisiannya
- Bluetooth 5.4 lebih hemat daya dan koneksi lebih stabil untuk earbuds TWS
- Bobot 195 gram lebih ringan dan tipis 7.5 mm, nyaman digenggam
- Dukungan hingga 3 major Android upgrades, lebih panjang dari kebanyakan pesaing di kelasnya
ā Kekurangan
- Tidak ada dukungan 5G sama sekali, hanya LTE, kurang relevan untuk pemakaian jangka panjang
- Baterai 6000 mAh lebih kecil dibanding Redmi 17 yang 7500 mAh, daya tahan lebih pendek
- Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band sama seperti Redmi, tapi tanpa fitur Wi-Fi Direct yang eksplisit
- Sistem operasi XOS 16 kadang bloatware-heavy, pengguna harus bersih-bersih aplikasi bawaan
- Kamera selfie 8 MP f/2.0 tanpa fitur khusus seperti night mode yang canggih
- NFC tersedia tapi tidak dijelaskan apakah market dependent, bisa jadi tidak berfungsi di beberapa region
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Infinix Hot 70 menang mutlak di sektor performa dengan skor Antutu 261,749 vs Redmi 17 yang tidak diungkap, chipset Helio G100 Ultimate 6nm lebih efisien dan GPU Mali-G52 lebih bertenaga untuk gaming. Layar lebih terang (700 nits vs 825 nits tapi Redmi 17 resolusi lebih rendah), kamera video 1440p lebih unggul, dan dukungan software hingga 3 major upgrades membuatnya lebih future-proof. Meskipun Redmi 17 unggul di baterai (7500 mAh vs 6000 mAh) dan 5G, Infinix menawarkan paket lengkap dengan harga lebih terjangkau (Rp 2.999.000) dan bobot lebih ringan (195g vs 232g). Untuk pengguna yang mencari value terbaik dengan performa gaming lebih baik dan software update panjang, Infinix Hot 70 adalah pilihan cerdas.
Skor: 88/100





