Kelebihan dan Kekurangan
vivo iQOO 15R
- Kapasitas baterai raksasa 7600 mAh dengan teknologi Silicon-Carbon, sanggup bertahan hingga 3 hari penggunaan moderat
- Menggunakan chipset generasi terbaru Snapdragon 8 Gen 5 (3 nm) yang sangat efisien dan bertenaga
- Layar AMOLED 144Hz yang sangat mulus dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 5000 nits
- Mendukung bypass charging untuk bermain game langsung dari daya listrik tanpa merusak kesehatan baterai
- Sistem operasi Android 16 langsung dari kotak dengan jaminan 4 kali pembaruan OS utama
- Sektor kamera sangat minimalis, hanya dual-camera dengan lensa ultra-wide 8 MP yang terasa seperti ponsel kelas menengah
- Masih menggunakan port USB Type-C 2.0 di tahun 2026, sebuah keputusan purba yang membuat transfer data lambat
- Tidak mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging)
- Opsi RAM maksimal hanya sampai 12 GB, tertinggal dari kompetitornya
Xiaomi Poco F7 Ultra
- Sistem kamera triple yang sangat lengkap, dibekali lensa telephoto 50 MP (2.5x optical zoom) dan perekaman video hingga resolusi 8K
- Resolusi layar lebih tajam (1440 x 3200 piksel) dengan kerapatan piksel sangat tinggi mencapai 526 ppi dan kedalaman 68 miliar warna
- Dukungan pengisian daya nirkabel cepat 50W dan pengisian kabel super cepat 120W (100% dalam 34 menit)
- Tersedia varian RAM hingga 16 GB untuk manajemen multitasking yang sangat lancar
- Dilengkapi proteksi layar Poco Shield Glass dengan ketahanan gores Mohs level 5
- Kapasitas baterai 5300 mAh terasa 'biasa saja' jika disandingkan dengan baterai monster milik iQOO 15R
- Menggunakan chipset generasi sebelumnya, Snapdragon 8 Elite (rilis 2025)
- Suhu perangkat cenderung lebih cepat hangat saat melakukan perekaman video 8K atau gaming berat
- Diluncurkan dengan Android 15, sehingga jaminan masa pakai update software-nya secara kronologis kalah satu tahun dari iQOO
Rekomendasi
Meskipun vivo iQOO 15R memamerkan ototnya lewat baterai masif 7600 mAh dan chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang lebih baru, Xiaomi Poco F7 Ultra keluar sebagai pemenang karena menawarkan paket 'Ultra' yang jauh lebih seimbang dan matang untuk tahun 2026. Poco unggul telak di sektor krusial: kamera. Dengan konfigurasi triple-camera (termasuk lensa telephoto 50 MP dan kemampuan rekam 8K), Poco F7 Ultra mempecundangi setup dual-camera iQOO yang terasa pelit dan ketinggalan zaman. Layar Poco juga jauh lebih tajam dengan resolusi 1440p (526 ppi) dibanding 1260p milik iQOO, lengkap dengan fitur wireless charging 50W yang absen di iQOO. Kecuali Anda adalah gamer garis keras yang rela mengorbankan kualitas kamera dan kecepatan transfer data demi baterai yang bisa menghidupkan gardu listrik, Poco F7 Ultra adalah investasi yang jauh lebih rasional.








