Membandingkan lini Galaxy A di pertengahan 2026 seperti melihat evolusi yang lambat namun pasti. Samsung Galaxy A26 5G dan A17 kini memimpin dalam hal dukungan software dengan janji 6 tahun update, jauh melampaui A25 dan A35 yang hanya tertahan di 4 tahun. Secara display, A26 dan A35 unggul dengan panel Super AMOLED 120Hz yang mencapai kecerahan puncak 1000 nits, sementara A17 harus puas dengan 90Hz, yang bagi mata pengguna modern mungkin terasa sedikit kurang 'smooth' untuk navigasi antarmuka.
Dari sisi performa, Exynos 1380 pada A26 dan A35 memberikan stabilitas yang lebih baik dibandingkan Exynos 1330 pada A17 atau Exynos 1280 pada A25. Dengan skor Antutu v10 di angka 574.000, A26 mampu menangani multitasking harian tanpa hambatan berarti. GPU Mali-G68 MP5 pada seri ini sudah cukup untuk gaming kasual, namun jangan berharap untuk menjalankan game AAA dengan setting grafis rata kanan; ini bukan perangkat gaming, melainkan daily driver yang efisien.
Konektivitas menjadi pembeda krusial di sini. A26 dan A17 sudah mengadopsi eSIM, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna modern. Sayangnya, tren menghilangkan jack audio 3.5mm mulai merata dari A26 hingga A35, menyisakan A25 sebagai satu-satunya opsi bagi kaum 'audiophile' yang masih setia dengan kabel. Jika Anda peduli dengan durabilitas fisik, A35 dengan Gorilla Glass Victus+ memberikan perlindungan lebih baik dibandingkan material plastik atau kaca standar pada model lainnya.
Sektor kamera hampir seragam dengan resolusi 50MP dan dukungan OIS. Namun, perbedaan terletak pada pemrosesan ISP (Image Signal Processor) di chipset masing-masing. A26 dan A35 menghasilkan reproduksi warna yang sedikit lebih matang berkat efisiensi Exynos 1380. Untuk baterai, seluruh lini ini konsisten dengan 5000 mAh dan charging 25W, yang secara objektif sudah mulai tertinggal oleh standar industri di 2026 yang rata-rata sudah menyentuh 45W ke atas. Samsung tampaknya masih sangat 'pelit' soal kecepatan pengisian daya.
Secara keseluruhan, jika Anda mencari perangkat jangka panjang, A26 adalah pemenang mutlak berkat kombinasi sertifikasi IP67 dan dukungan software 6 tahun. A17 adalah pilihan bagi yang memiliki budget ketat namun ingin tetap update, sedangkan A35 lebih ditujukan bagi mereka yang menginginkan build quality lebih premium. A25? Saat ini sudah menjadi barang koleksi masa lalu yang sebaiknya dilewati, kecuali Anda sangat membutuhkan jack audio 3.5mm.
๐ Pilihan Terbaik
574K

Samsung Galaxy A26 5G
Rp 4.999.000
Harga pasar
โกAntutu: 574K
๐พ6GB / 128GB
๐ท50 MP + 5 MP + 2 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Samsung Galaxy A26 5G
โ
Kelebihan
- Update software sangat panjang (6 tahun)
- Layar Super AMOLED 120Hz yang terang (1000 nits)
- Sertifikasi IP67 untuk ketahanan air
- Konektivitas eSIM
โ Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Masih menggunakan chipset Exynos 1380 yang sudah berumur
- Bodi plastik terasa kurang premium
Samsung Galaxy A25
โ
Kelebihan
- Memiliki jack audio 3.5mm yang mulai langka
- Layar 120Hz Super AMOLED
- Harga lebih terjangkau dibanding seri di atasnya
โ Kekurangan
- Dukungan update software lebih singkat dibanding seri 2025
- Material bodi plastik standar
- Performa Exynos 1280 tertinggal jauh
Samsung Galaxy A35
โ
Kelebihan
- Build quality superior dengan Gorilla Glass Victus+
- Performa stabil dengan Exynos 1380
- Kamera utama dengan OIS yang mumpuni
โ Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Bobot cukup berat (209g)
- Harga lebih mahal untuk spesifikasi yang mirip A26
Samsung Galaxy A17
โ
Kelebihan
- Layar luas 6.7 inci dengan Gorilla Glass Victus
- Update software hingga 6 tahun
- Harga paling kompetitif di kelasnya
โ Kekurangan
- Refresh rate hanya 90Hz
- GPU Mali-G68 MP2 kurang bertenaga untuk gaming berat
- Tidak ada jack audio
Rekomendasi
Samsung Galaxy A26 5G
Galaxy A26 5G adalah pilihan paling logis pada Juni 2026. Dengan dukungan update 6 tahun dan sertifikasi IP67, perangkat ini menawarkan durabilitas jangka panjang yang tidak dimiliki A25 atau A17, serta performa yang lebih stabil daripada A17.
Skor: 85/100




