๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Infinix Note 60 Pro dan Samsung Galaxy A57 5G tampak depan dan belakang

Infinix Note 60 Pro vs Samsung A57 5G: Baterai Jumbo atau Performa?

Terbit:
โฑ๏ธ10 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, kedua perangkat sama-sama mengusung panel AMOLED, tetapi filosofinya berbeda. Infinix Note 60 Pro membawa layar 6.78 inci resolusi 1208 x 2644 (429 ppi) dengan refresh rate 144Hz, peak brightness 4500 nits, dan PWM dimming 2304Hz โ€” angka yang bahkan membuat beberapa flagship 2025 tersipu. Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan layar 6.7 inci 1080 x 2340 (385 ppi), 120Hz, peak brightness 1900 nits, dan Gorilla Glass Victus+. Secara angka, Infinix menang di hampir semua metrik layar, tetapi Samsung menang di proteksi (Victus+ vs Gorilla Glass 7i), rating IP68, bobot lebih ringan (179g vs 201.7g), dan bodi lebih tipis (6.9mm vs 7.4mm). Untuk pengguna yang sering menonton HDR di luar ruangan, Infinix jelas lebih unggul; untuk pengguna yang mengutamakan durabilitas dan kenyamanan genggam, Samsung lebih masuk akal. Di sektor Performance, gap-nya cukup signifikan dan tidak bisa ditawar. Infinix Note 60 Pro ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) dengan skor AnTuTu total 996.010 (CPU 367.537, GPU 196.729, MEM 161.472, UX 270.272) dan skor SoC 594.400. Samsung Galaxy A57 5G menggunakan Exynos 1680 (4nm) dengan skor AnTuTu total 1.360.038 (CPU 499.218, GPU 371.353, MEM 195.262, UX 294.205) dan skor SoC 870.571. Artinya, Samsung unggul sekitar 36% di skor total, 36% di CPU, dan hampir 89% di GPU. Untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves pada setting tinggi, Exynos 1680 jelas lebih mampu menjaga frame rate stabil. Infinix memang punya Bypass Charging yang bagus untuk gaming, tapi tenaga kuda tetap milik Samsung. RAM juga berbeda: Samsung memakai LPDDR5X + UFS 3.1, sementara Infinix tidak menyebut tipe RAM secara eksplisit โ€” biasanya LPDDR4X di kelas ini. Baterai adalah medan di mana Infinix benar-benar menghancurkan Samsung. Infinix Note 60 Pro membawa baterai 6500 mAh (varian 6000 mAh juga ada) dengan fast charging 90W yang mengisi 50% dalam 16 menit dan 100% dalam 41 menit, plus wireless charging 30W dan reverse wireless 5W. Samsung Galaxy A57 5G hanya membawa 5000 mAh dengan fast charging 45W, tanpa wireless charging sama sekali. Dalam penggunaan nyata, Infinix bisa bertahan 1.5-2 hari untuk pengguna moderat, sementara Samsung kemungkinan harus di-charge setiap malam. Namun, perlu dicatat bahwa efisiensi chipset Exynos 1680 yang lebih baik bisa sedikit menutupi gap kapasitas, tapi tidak akan menutupi selisih 1500 mAh dan kecepatan charging 2x lipat. Kamera menjadi area yang lebih seimbang. Infinix Note 60 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP f/1.6 dengan OIS + ultrawide 8 MP f/2.2, dan selfie 13 MP. Samsung Galaxy A57 5G membawa 50 MP f/1.8 dengan OIS + ultrawide 8 MP f/2.2 + macro 5 MP, selfie 12 MP. Secara hardware, keduanya hampir setara, tapi Samsung unggul di software processing: Pro Video Mode, Night Mode, 2x2 OCL, DOL HDR, dan AI Engine dari NPU Exynos. Samsung juga mendukung video 4K dengan stabilisasi lebih baik dan slow motion 240fps. Infinix mampu merekam 4K@30fps dan 1080p@120fps, tapi tanpa fitur AI secanggih Samsung. Untuk fotografer kasual, Samsung lebih konsisten; untuk pengguna yang ingin lensa macro, Samsung punya keunggulan tambahan. Connectivity dan Software adalah dua area di mana Samsung benar-benar meninggalkan Infinix. Samsung menawarkan Bluetooth 6.0 (vs 5.4), WiFi 6 dengan MiMO, NFC, MST (untuk Samsung Pay), eSIM, dan dukungan band 5G yang sangat luas. Infinix juga punya NFC, eSIM, dan WiFi 6, tapi Bluetooth 5.4 dan USB Type-C 2.0 (Samsung juga USB-C tapi setidaknya dengan OTG dan host 2.0). Yang paling krusial: Samsung memberikan 6 tahun update OS + 6 tahun security patch, sementara Infinix hanya 3 major Android updates. Dalam konteks Oktober 2026, ini berarti Samsung A57 5G akan mendapat Android 22, sedangkan Infinix Note 60 Pro berhenti di Android 19. Untuk pengguna yang peduli keamanan dan fitur baru, ini adalah deal-breaker. Kesimpulannya, Infinix Note 60 Pro adalah pilihan yang menggoda bagi pengguna yang mengutamakan baterai jumbo, charging super cepat, layar 144Hz dengan brightness ekstrem, dan harga lebih murah. Tapi Samsung Galaxy A57 5G adalah paket lengkap: performa lebih tinggi, software support 2x lebih lama, IP68, dan ekosistem yang lebih matang. Jika budget Anda di bawah Rp 5 juta dan Anda tidak masalah dengan update OS yang lebih pendek, Infinix adalah value king. Tapi jika Anda mencari smartphone yang akan bertahan 4-5 tahun dengan performa dan keamanan yang terjaga, Samsung Galaxy A57 5G adalah pilihan yang lebih bijak โ€” meski harus merogoh kocek lebih dalam dan rela dengan baterai 5000 mAh yang terasa 'biasa saja' di 2026.
Infinix Note 60 Pro

Infinix Note 60 Pro

๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
1.1M
Samsung Galaxy A57 5G

Samsung Galaxy A57 5G

Rp 7.299.000
Harga pasar
โšกAntutu: 1.1M
๐Ÿ’พ8GB / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP + 5 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix Note 60 Pro

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz dengan peak brightness 4500 nits dan PWM dimming 2304Hz โ€” spesifikasi layar yang jauh melampaui kelas harganya, sangat nyaman untuk gaming dan konsumsi konten HDR
  • Baterai 6500 mAh (atau 6000 mAh tergantung varian) dengan fast charging 90W yang mengisi 50% dalam 16 menit, plus wireless charging 30W dan reverse wireless 5W โ€” kombinasi yang langka bahkan di flagship
  • Chipset Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) dengan skor AnTuTu total ~996.010 dan skor SoC 594.400 โ€” performa solid untuk kelas menengah, efisien untuk gaming sehari-hari
  • Build quality premium: frame aluminium + back aluminium + Gorilla Glass 7i, dengan bobot hanya 201.7g dan ketebalan 7.4mm
  • Fitur lengkap: NFC, eSIM, stereo speaker, FM radio, sensor heart rate & SpO2, Bypass Charging untuk gaming โ€” jarang ditemukan di satu perangkat
  • Harga jauh lebih kompetitif dibanding Samsung di kelas yang sama
โŒ Kekurangan
  • USB Type-C 2.0 โ€” transfer data lambat, tidak ada USB 3.x di 2026 ini terasa ketinggalan
  • Kamera ultrawide hanya 8 MP dan tidak ada lensa telephoto/macro โ€” fleksibilitas fotografi terbatas
  • Selfie camera 13 MP tergolong standar, kalah resolusi dari Samsung (12 MP tapi sensor lebih baik)
  • Hanya 3 major Android updates โ€” Samsung menawarkan 6 tahun, gap dukungan software sangat signifikan
  • Tidak ada rating IP resmi โ€” tidak tahan air/debu, kontras dengan IP68 Samsung
  • Tidak ada slot microSD โ€” meski storage internal 128GB/256GB, ekspansi tidak mungkin
  • XOS 16 masih sering dikritik karena bloatware dan iklan sistem

Samsung Galaxy A57 5G

โœ… Kelebihan
  • Dukungan software terbaik di kelasnya: 6 tahun update OS + 6 tahun security patch โ€” nilai jual jangka panjang yang tidak dimiliki Infinix
  • Rating IP68 โ€” tahan air dan debu, standar flagship yang jarang ada di kelas menengah
  • Layar AMOLED 6.7 inci 120Hz dengan Gorilla Glass Victus+ dan HDR10+, brightness HBM 1200 nits
  • Chipset Exynos 1680 (4nm) dengan skor AnTuTu total ~1.360.038 dan skor SoC 870.571 โ€” performa CPU/GPU jauh lebih tinggi dari Snapdragon 7s Gen 4
  • Kamera utama 50 MP f/1.8 dengan OIS + ultrawide 8 MP + macro 5 MP, plus fitur Pro Video Mode, Night Mode, dan 2x2 OCL
  • Konektivitas lengkap: Bluetooth 6.0, WiFi 6, NFC, MST (Samsung Pay), eSIM, dan dukungan band 5G yang sangat luas
  • Bobot hanya 179g dan ketebalan 6.9mm โ€” lebih ringan dan tipis dari Infinix
  • RAM LPDDR5X dan storage UFS 3.1 โ€” kecepatan baca/tulis lebih tinggi
โŒ Kekurangan
  • Baterai hanya 5000 mAh dengan fast charging 45W โ€” jauh kalah dari Infinix (6500 mAh + 90W)
  • Tidak ada wireless charging sama sekali
  • Tidak ada sensor heart rate, SpO2, atau FM radio
  • Harga Rp 7.299.000 untuk 8GB/128GB โ€” jauh lebih mahal dari Infinix dengan spesifikasi baterai dan charging yang lebih rendah
  • Tidak ada audio jack (sama seperti Infinix)
  • Refresh rate 120Hz vs 144Hz Infinix โ€” minor, tapi tetap kalah di atas kertas
  • Tidak ada slot microSD

Rekomendasi

Samsung Galaxy A57 5G

Meskipun Infinix Note 60 Pro menang telak di departemen baterai (6500 mAh + 90W + wireless charging) dan layar (144Hz, 4500 nits peak), Samsung Galaxy A57 5G unggul secara fundamental di area yang paling menentukan kepuasan jangka panjang: performa chipset (Exynos 1680 dengan skor AnTuTu 1.360.038 vs 996.010 โ€” selisih ~36%), dukungan software 6 tahun vs 3 tahun, rating IP68, dan ekosistem konektivitas yang lebih matang (Bluetooth 6.0, MST, WiFi 6, band 5G lengkap). Untuk pengguna yang membeli smartphone untuk dipakai 3-4 tahun ke depan, investasi Rp 7.299.000 di Samsung jauh lebih rasional dibanding Infinix yang meski lebih murah, akan kehilangan update OS di tahun ke-4. Kemenangan Samsung adalah kemenangan jangka panjang, bukan sekadar spesifikasi di atas kertas.

Skor: 84/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix Note 60 Pro
Samsung
Samsung Galaxy A57 5G
Type
AMOLED, 144Hz, 2304Hz PWM, 700 nits (typ), 1600 nits (HBM), 4500 nits (peak)
AMOLED
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.4% screen-to-body ratio)
6.7",
Protection
Corning Gorilla Glass 7i
โ€”
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1080 x 2340 px, FHD+
Build
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, aluminum back
โ€”
Colors
BlackBlueBrownOrangeSilverTitanium
BlackBlueGrayViolet
Weight
201.7 g (7.13 oz)
179 g
Dimensions
162.4 x 77.2 x 7.4 mm (6.39 x 3.04 x 0.29 in)
โ€”
Density
โ€”
385 ppi, High Density
Aspect Ratio
โ€”
19.5:9
Size
โ€”
76.8 mm x 161.5 mm x 6.9 mm
Materials
โ€”
Plastic, Corning Gorilla Glass Victus
Usable surface
โ€”
89 %
Resistance certificates
โ€”
IP68
Others
โ€”
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Peak brightness - 1900 cd/mยฒ, Always-On Display, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus+, Multi-touch, Frameless, Max brightness HBM - 1200 cd/mยฒ, 2.5D curved glass screen, Capacitive