Telset.id ā Volkswagen akan menambah varian long-wheelbase (LWB) pada ID. Buzz Cargo, versi komersial dari van listriknya, untuk bersaing dengan Kia PV7 yang akan segera hadir. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap persaingan di segmen van listrik komersial yang semakin ketat.
Dalam konfigurasi standar (SWB), ID. Buzz Cargo memiliki panjang 4.712 mm, lebar 2.211 mm, dan tinggi 2.177 mm dengan jarak sumbu roda 2.989 mm. Kini, Volkswagen menyiapkan varian LWB yang dimensinya lebih panjang untuk menawarkan ruang kargo yang lebih lega bagi para pelaku bisnis.
Dimensi dan Ruang Kargo Lebih Luas
Varian LWB ID. Buzz Cargo memiliki panjang sekitar 5.000 mm, atau kira-kira 300 mm lebih panjang dibandingkan versi SWB. Penambahan dimensi ini memberikan dampak signifikan pada kapasitas angkut. Versi LWB menawarkan panjang muatan maksimum 2.405 mm, meningkat dari 2.208 mm pada versi standar.
Berkat ruang tambahan tersebut, varian LWB mampu menyediakan ruang kargo hingga 4,4 meter kubik. Angka ini merupakan lompatan cukup besar dari 3,9 meter kubik yang ditawarkan pada ID. Buzz Cargo standar. Bagi pengusaha logistik atau pemilik bisnis pengiriman, tambahan ruang ini tentu menjadi nilai jual utama.

Menariknya, meski dimensinya lebih besar, kapasitas muatan maksimum varian LWB justru lebih rendah. Tergantung konfigurasi, versi LWB menawarkan muatan maksimum hingga 697 kg, lebih kecil dibandingkan kapasitas SWB yang mencapai 750 kg. Hal ini perlu menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang mengutamakan kemampuan angkut beban berat.
Fitur Baru dan Performa Lebih Bertenaga
Seperti versi standarnya, ID. Buzz Cargo LWB akan tersedia dengan pintu belakang berengsel dan pintu geser kedua yang standar. Di bagian dalam, van listrik ini akan dilengkapi setir baru dengan tombol fisik tambahan serta sistem ADAS Travel Assist yang lebih baik. Peningkatan ini menunjukkan komitmen Volkswagen dalam menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Varian LWB baru ini juga akan tersedia dengan baterai lebih besar, yakni 86 kWh, yang diharapkan memberikan jangkauan WLTP sekitar 300 mil. Sebagai perbandingan, ID. Buzz standar tersedia dengan baterai 79 kWh dengan jangkauan WLTP hingga 277 mil. Dengan baterai yang lebih besar, pengemudi bisa menempuh perjalanan lebih jauh tanpa khawatir kehabisan daya.

Dari sisi performa, ID. Buzz Cargo LWB akan tersedia dengan penggerak roda tunggal atau semua roda (all-wheel-drive) yang mampu menghasilkan tenaga hingga 250 kW (335 hp) dengan sistem 4MOTION. Angka ini meningkat dari 210 kW (281 hp) yang ditawarkan versi standar. Tenaga tambahan ini tentu akan membantu saat van dalam kondisi bermuatan penuh.
Langkah Volkswagen menambah varian LWB ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan. Sebelumnya, pabrikan asal Jerman ini juga telah melakukan efisiensi besar-besaran, termasuk rencana PHK karyawan demi bertahan hidup hingga 2030. Kini, mereka fokus memperkuat lini kendaraan listrik komersial.
Baca Juga:
Volkswagen belum mengungkapkan harga dan spesifikasi lengkap untuk ID. Buzz Cargo LWB yang baru. Namun, informasi lebih lanjut diperkirakan akan segera tersedia dalam waktu dekat. Pasar van listrik komersial kini semakin ramai dengan kehadiran berbagai pemain baru.
Selain Kia PV7, persaingan juga datang dari dalam kubu Volkswagen sendiri. Perusahaan ini tengah gencar meremajakan lini produknya, termasuk perubahan nama model ID.4 menjadi ID. Tiguan. Di pasar Asia, Volkswagen juga memperkenalkan SUV listrik baru melalui ID. Aura T6.
Ekosistem pendukung kendaraan listrik Volkswagen juga terus diperluas. Baru-baru ini, integrasi Samsung Wallet Digital Key untuk mobil listrik Volkswagen mulai tersedia di Eropa. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka kunci mobil menggunakan smartphone mereka, menambah kemudahan bagi pengguna harian.

Dengan hadirnya ID. Buzz Cargo LWB, Volkswagen menunjukkan keseriusannya di segmen van listrik komersial. Penambahan varian ini memberi pilihan lebih bagi konsumen yang membutuhkan ruang kargo ekstra tanpa harus beralih ke kendaraan yang lebih besar. Bagi pelaku bisnis logistik perkotaan, van ini bisa menjadi solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus efisien.
Kehadiran baterai 86 kWh dengan jangkauan hingga 300 mil juga menjadi jawaban atas salah satu kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik komersial, yaitu jarak tempuh. Dengan jangkauan tersebut, pengemudi dapat menyelesaikan rute pengiriman harian tanpa perlu sering berhenti untuk mengisi daya.
Sistem 4MOTION yang tersedia pada varian LWB juga menjadi nilai tambah, terutama untuk operasional di daerah dengan kontur jalan menantang atau kondisi cuaca ekstrem. Tenaga hingga 335 hp yang dihasilkan juga menjanjikan performa yang mumpuni meski van dalam kondisi terisi penuh.
Volkswagen tampaknya tidak ingin kehilangan momentum di pasar kendaraan komersial listrik. Dengan berbagai pembaruan yang dilakukan, termasuk pada lini produk lain seperti dukungan Samsung Wallet untuk mobil listriknya, perusahaan ini berupaya membangun ekosistem yang lengkap bagi penggunanya.
Keputusan Volkswagen menambah varian LWB pada ID. Buzz Cargo juga menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap van listrik dengan kapasitas besar terus meningkat. Dengan persaingan yang semakin ketat, konsumen justru akan diuntungkan karena memiliki lebih banyak pilihan dengan berbagai keunggulan masing-masing.





Komentar
Belum ada komentar.