Telset.id ā Lynk & Co akan memasarkan versi terbaru dari crossover fastback Lynk & Co 02 di China pada kuartal ketiga 2026, dengan ubahan signifikan pada sistem penggerak dan teknologi bantuan mengemudi. Model yang akan dijual dengan nama Lynk & Co 20 di China ini mengadopsi platform tegangan tinggi 800V dan sensor LiDAR.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Eksekutif Penjualan Lynk & Co, Zhou Xin, melalui akun media sosial Weibo miliknya. Ia mengonfirmasi bahwa Lynk & Co 02 yang diperbarui akan hadir di China pada Q3 2026. Mobil ini akan menjadi versi penyegaran dari Lynk & Co 02 yang pertama kali diluncurkan di China pada Desember 2024 sebagai Lynk & Co Z20.
Menurut data dari China EV DataTracker, model awal ini telah mencatatkan pengiriman domestik kumulatif sebanyak 47.723 unit. Di pasar luar negeri, model tersebut dikenal sebagai Lynk & Co 02. Kini, versi terbarunya hadir dengan sejumlah peningkatan teknologi yang signifikan.
Platform 800V dan Teknologi Pengisian 6C
Salah satu peningkatan utama pada Lynk & Co 02 terbaru adalah penggunaan platform tegangan tinggi silikon karbida 800V. Platform ini mendukung teknologi pengisian daya 6C, yang berarti baterai mobil dapat menerima daya enam kali lebih besar dari kapasitasnya. Hal ini memungkinkan waktu pengisian yang jauh lebih singkat dibandingkan model sebelumnya.
Dengan teknologi ini, Lynk & Co 02 terbaru bersaing langsung dengan mobil listrik China lainnya yang juga mengadopsi platform 800V. Sebagai perbandingan, kompetitor seperti Li Auto L8 2026 menggunakan baterai 5C. Lynk & Co 02 melangkah lebih jauh dengan teknologi 6C yang lebih cepat.
Sayangnya, kapasitas baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) yang digunakan pada model ini belum diumumkan. Sebagai gambaran, Lynk & Co 02 (Z20) yang saat ini beredar di China menawarkan dua varian baterai, yaitu 51,2 kWh dan 61,47 kWh. Motor listrik tunggal di poros belakang pada model baru ini menghasilkan tenaga 245 kW (329 hp).

Sistem Bantuan Mengemudi Berbasis LiDAR
Zhou Xin juga mengungkapkan bahwa Lynk & Co 02 terbaru akan dilengkapi dengan sensor LiDAR yang dipasang di atap. Kehadiran sensor ini mengindikasikan bahwa mobil tersebut kemungkinan akan dibekali dengan sistem bantuan mengemudi G-ASD G-Pilot H5 atau H7.
Sistem G-Pilot H5 mengandalkan dual chip Nvidia Drive Orin dengan kemampuan komputasi 508 TOPS. Sementara itu, G-Pilot H7 yang lebih canggih menggunakan prosesor Nvidia Thor AGX tunggal dengan daya komputasi puncak 700 TOPS. Sistem G-Pilot H7 mendukung fungsi Navigate on Autopilot (NOA) di jalan perkotaan dan jalan tol.
Fitur lain yang disematkan adalah D2D parking, yang memungkinkan mobil menavigasi secara otonom di dalam tempat parkir bawah tanah, melintasi lantai, bundaran, serta mengenali gerbang jalan tol dan gerbang tempat parkir. Ini adalah lompatan besar dalam hal kemampuan mengemudi otonom untuk model ini.
Perubahan Desain Eksterior
Selain pembaruan teknis, Lynk & Co 02 terbaru juga mendapatkan ubahan desain eksterior. Bagian bumper depan dan belakang didesain ulang, serta ditambahkan spoiler atap yang lebih sporty. Dimensi mobil ini adalah 4.495 mm panjang, 1.845 mm lebar, dan 1.573 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 2.755 mm.
Perubahan desain ini membuat Lynk & Co 02 terbaru tampil lebih segar dan agresif dibandingkan pendahulunya. Model ini akan dijual di China dengan nama Lynk & Co 20, sementara di pasar luar negeri kemungkinan tetap menggunakan nama Lynk & Co 02.

Sebagai perbandingan harga, Lynk & Co 02 (Z20) yang saat ini dijual di China memiliki rentang harga 109.900 ā 150.900 yuan (sekitar Rp 240 juta ā Rp 330 juta). Dengan peningkatan signifikan pada platform dan teknologi, harga versi terbaru ini kemungkinan akan berada di kisaran yang lebih tinggi.
Prospek Pasar Global
Ada kemungkinan besar bahwa Lynk & Co 02 yang diperbarui ini akan memasuki pasar luar negeri tidak lama setelah peluncuran di China. Mengingat model sebelumnya telah dipasarkan secara global, langkah ini tampaknya akan diulang untuk versi terbaru.
Dengan kombinasi platform 800V, teknologi pengisian 6C, dan sistem bantuan mengemudi canggih, Lynk & Co 02 terbaru siap menjadi pesaing serius di segmen crossover listrik global. Keberhasilan model ini akan sangat bergantung pada harga jual yang kompetitif dan strategi pemasaran yang tepat.
Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik dengan mobil listrik China, perkembangan ini patut dicermati. Meskipun belum ada kepastian kapan model ini akan masuk ke Indonesia, tren mobil listrik China yang semakin canggih dan terjangkau terus berkembang.

Dengan semua pembaruan ini, Lynk & Co menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi di segmen mobil listrik. Model 02 terbaru ini menjadi bukti bahwa persaingan di pasar mobil listrik China semakin ketat, dan konsumen akan mendapatkan keuntungan dari teknologi yang semakin maju dengan harga yang semakin kompetitif.
Implikasi dari peluncuran ini adalah bahwa Lynk & Co tidak hanya meningkatkan spesifikasi teknis, tetapi juga menempatkan diri sebagai pemain serius di segmen kendaraan listrik premium dengan teknologi otonom canggih. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi merek di pasar domestik China sekaligus mempersiapkan ekspansi global.





Komentar
Belum ada komentar.