Telset.id – LiuGong, produsen alat berat global asal China, menegaskan bahwa excavator listrik 924FE 30-ton bukan sekadar alternatif pengganti mesin diesel, melainkan unggul dalam segala aspek. Klaim berani ini disampaikan perusahaan saat produk tersebut bersiap memasuki pasar Amerika Utara, menandai babak baru dalam persaingan alat berat ramah lingkungan di kawasan tersebut.
Excavator listrik 924FE dengan bobot 27 ton (sekitar 30 ton) ini melakukan debut globalnya pada Mei lalu. Mesin ini dibekali baterai LFP berkapasitas 528 kWh yang mampu memasok daya ke motor listrik Weiteli 115 kW (sekitar 155 hp). Dengan spesifikasi tersebut, 924FE diklaim mampu beroperasi hingga 10 jam nonstop dalam satu kali pengisian daya, cukup untuk menutupi kebutuhan satu shift kerja penuh di lapangan.

Bagi perusahaan yang membutuhkan operasi 24 jam, LiuGong menyatakan baterai besar tersebut dapat diisi ulang dari 15% hingga 100% dalam waktu kurang dari 3 jam. Jika dihitung mundur, pengisian daya 10-80% seharusnya dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 90 menit pada koneksi DC 300 kW. Dengan kata lain, waktu yang dibutuhkan hampir sama dengan durasi pergantian shift atau penutupan buku log harian.
Bagi pengguna yang menganggap waktu pengisian tetap terlalu lama, LiuGong juga menyediakan versi dengan sistem tukar baterai (battery swap) di situs globalnya. Menariknya, baterai 528 kWh tersebut juga kompatibel dengan sejumlah alat berat LiuGong lainnya, memberikan fleksibilitas tambahan bagi pemilik armada.
Baca Juga:
Kenyamanan Operator dan Fitur Pendukung
Di bagian kabin, operator 924FE mendapatkan seluruh kenyamanan dan kontrol standar excavator, ditambah sejumlah fitur ekstra. Tersedia layar sentuh 10 inci, kamera 360 derajat, hingga kursi dengan suspensi udara berpemanas untuk menjaga kenyamanan operator selama bekerja. Kipas reverse membuat pembersihan mesin menjadi lebih mudah, sementara lampu kerja LED terang dengan fitur mati tertunda membantu operator keluar-masuk kendaraan dengan aman dalam berbagai kondisi cuaca.

Penghematan Biaya Operasional hingga 50 Persen
LiuGong mengklaim kendaraan listrik berat (HDEV) untuk pasar AS dapat mengurangi biaya operasional sebesar 40% hingga 50% dibandingkan mesin diesel serupa. Pengurangan ini didorong oleh lebih rendahnya biaya bahan bakar, kebutuhan perawatan, dan biaya suku cadang pengganti. Selain itu, aspek lain yang tidak kalah penting adalah retensi operator yang lebih baik, berkurangnya hari sakit, dan kemudahan rekrutmen karyawan baru yang umumnya lebih tertarik bekerja dengan peralatan listrik modern.
Untuk memberikan rasa aman bagi pembeli, paket baterai dan motor listrik pada peralatan konstruksi listrik LiuGong dilindungi garansi lima tahun atau 10.000 jam operasional. Sementara itu, garansi “mesin lengkap” berlaku selama tiga tahun atau 4.000 jam.
Langkah LiuGong memasuki pasar Amerika Utara dengan excavator listrik ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam industri alat berat. Produsen global semakin yakin bahwa elektrifikasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan operasional yang menawarkan efisiensi nyata. Adopsi teknologi serupa juga terlihat di sektor lain, seperti upaya militer menghadapi gangguan sinyal GPS dengan solusi sederhana yang diulas dalam artikel tentang drone Molniya.
Kehadiran 924FE di Amerika Utara akan menjadi ujian nyata bagi klaim LiuGong bahwa excavator listrik mampu menggantikan mesin diesel secara total. Jika terbukti, ini bisa menjadi titik balik bagi industri konstruksi di kawasan tersebut, yang selama ini masih didominasi peralatan berbahan bakar fosil. Perkembangan serupa juga terjadi pada alat berat otonom, seperti yang ditunjukkan Honda dengan mesin pemotong rumput otonom terbarunya.
Dengan kombinasi daya tahan baterai yang panjang, sistem pengisian cepat, opsi tukar baterai, serta penghematan biaya operasional yang signifikan, LiuGong 924FE menawarkan paket lengkap bagi perusahaan konstruksi yang ingin beralih ke peralatan listrik. Pertanyaannya kini tinggal satu: apakah pasar Amerika Utara siap menerima klaim bahwa listrik benar-benar lebih baik dari diesel?





Komentar
Belum ada komentar.