Telset.id β Bocoran spy shot interior BYD Seagull versi refresh akhirnya terungkap di China, menampilkan perubahan besar dengan konsol tengah dua lapis yang luas serta satu layar infotainment besar yang menggantikan posisi kluster instrumen pengemudi. Ini adalah pertama kalinya tampilan kabin hatchback listrik murah tersebut terlihat publik, setelah sebelumnya dimensi dan mesinnya terungkap lewat daftar Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China pada awal Juli 2026.

BYD Seagull merupakan model entry-level di jajaran Ocean Network untuk kendaraan energi baru (NEV). Di pasar tertentu, mobil ini juga dikenal dengan nama Dolphin Mini, Dolphin Surf, dan Atto 1, dengan posisi di bawah BYD Dolphin. Bocoran interior ini memberikan gambaran jelas bagaimana BYD menyegarkan mobil listrik kompaknya yang sempat menjadi mobil terlaris di China.
Desain Interior Baru yang Lebih Fungsional
Dari gambar spy shot yang beredar, BYD telah mengubah total desain konsol tengah Seagull dengan bentuk miring dua lapis (dual-layer). Perubahan ini secara signifikan menambah ruang vertikal di lantai bawah, memberikan area praktis bagi pengemudi untuk menaruh barang berukuran besar seperti tisu dan makanan takeaway. Ini adalah peningkatan fungsionalitas yang jarang ditemui di kelas mobil murah.

Layar sentuh infotainment berukuran besar kini bertengger di atas konsol tengah. Menariknya, deretan tombol fisik di bawah ventilasi udara tengah masih dipertahankan, menunjukkan BYD tidak sepenuhnya menghilangkan kontrol konvensional demi kemudahan penggunaan. Namun, belum ada informasi apakah layar infotainment ini mendapatkan peningkatan resolusi atau daya pemrosesan.
Perubahan paling mencolok adalah hilangnya layar kluster pengemudi di belakang setir. Sebagai gantinya, semua informasi kendaraan kini disajikan melalui satu layar terpusat tersebut. Setir kemudi juga telah didesain ulang dengan tombol-tombol sudut berbentuk βsquircleβ yang lebih modern.
Meski banyak berubah, interior Seagull versi refresh ini tetap mempertahankan tema warna biru laut (marine blue) yang khas dari model saat ini. Sebagai sentuhan baru, terdapat aksen merah di sisi penyangga jok (seat bolsters) yang menambah kesan sporty pada kabin.
Baca Juga:
Dimensi Lebih Besar dan Mesin Lebih Bertenaga
Selain perubahan interior, Seagull versi refresh juga hadir dengan dimensi eksterior yang lebih besar. Berdasarkan daftar MIIT, panjang mobil kini mencapai 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu roda juga bertambah 150 mm menjadi 2.650 mm, yang seharusnya memberikan ruang kaki lebih lega bagi penumpang belakang.
Akibat ukurannya yang lebih besar, bobot kosong (curb weight) Seagull baru ini diperkirakan antara 1.180 hingga 1.255 kg. Semua varian baru dalam daftar MIIT menggunakan ban 205/60R16, jauh lebih lebar dibandingkan ban 165 dan 175 section pada model saat ini. Ini tentu berdampak pada stabilitas berkendara.

Performa juga mendapat peningkatan signifikan. Motor listrik tunggal di bagian depan kini menghasilkan tenaga 95 kW (127 hp), naik 40 kW (54 hp) dari varian tertinggi Seagull saat ini di China. Kecepatan puncaknya juga naik tipis menjadi 150 km/jam.
Baterai LFP untuk Seagull baru akan dipasok oleh Shaoxing FinDreams Battery, anak perusahaan dari FinDreams milik BYD. Namun, daftar MIIT belum merilis angka kapasitas atau jarak tempuh. Mobil ini dibangun di atas platform tegangan rendah 400V dan tidak mendukung standar Flash Charging milik BYD.
Model Seagull saat ini hanya menawarkan baterai berpendingin udara (air-cooled) pada varian jarak tempuh 305 km, yang dapat mempengaruhi kecepatan pengisian daya dan umur pakai baterai di iklim panas. Belum jelas apakah BYD akan tetap menawarkan opsi air-cooled untuk menekan harga entry-level Seagull baru. Untuk informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dan perubahan eksterior, kamu bisa membaca artikel kami tentang Seagull terbaru.
Perjuangan BYD Mengembalikan Kejayaan Seagull
Menurut China EV DataTracker, BYD mengirimkan 8.879 unit Seagull di pasar domestik pada Juli 2026. Angka ini jauh dari masa kejayaannya sebagai mobil terlaris di China. Posisinya kini telah digantikan oleh Geely EX2 dan Leapmotor B03X, dua kompetitor yang tampil lebih agresif di segmen yang sama.

Refresh ini, bersama dengan penambahan kunci seperti LiDAR, diyakini menjadi langkah krusial bagi BYD untuk membawa hatchback mini-nya kembali ke puncak persaingan. Namun, perlu dicatat bahwa informasi mengenai harga resmi dan ketersediaan pasar belum diumumkan.
Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, pertanyaan besarnya adalah apakah BYD bisa mempertahankan posisi Seagull sebagai mobil listrik termurah yang menarik. Strategi ini mengingatkan kita pada bagaimana BYD menggempur pasar kei car Jepang dengan harga agresif, serta ekspansi pabriknya di Brazil untuk memperkuat posisi global. Keberhasilan Seagull baru akan sangat menentukan strategi BYD di segmen entry-level ke depan.





Komentar
Belum ada komentar.