Telset.id – Hyundai resmi memulai produksi Ioniq 3 di pabriknya yang berlokasi di Izmit, Türkiye. Langkah ini menjadikan Ioniq 3 sebagai mobil listrik (EV) penumpang pertama yang diproduksi oleh pabrikan asing di negara tersebut. Produksi dimulai pada Agustus 2026, menjelang rencana penjualan mobil ini pada September mendatang.
Kabar ini menjadi tonggak penting bagi Hyundai, mengingat pabrik di Izmit telah beroperasi sejak 1997 sebagai fasilitas produksi luar negeri pertama dan terlama perusahaan. Untuk mempersiapkan fasilitas ini memproduksi Ioniq 3, Hyundai telah menggelontorkan investasi sebesar €250 juta dalam dua tahun terakhir.
Investasi tersebut digunakan untuk transformasi besar-besaran pabrik agar mampu merakit mobil listrik. Secara keseluruhan, total investasi yang telah ditanamkan Hyundai di pabrik Izmit mencapai €1.185 miliar sejak pertama kali beroperasi hampir tiga dekade lalu.
Target Produksi 30.000 Unit per Tahun
Hyundai menetapkan target awal produksi Ioniq 3 di pabrik Izmit sebanyak 30.000 unit per tahun. Angka ini menunjukkan keseriusan Hyundai dalam menjadikan pabrik Turki sebagai basis produksi EV untuk kawasan Eropa dan sekitarnya.
Keputusan memproduksi Ioniq 3 di Turki juga menjadi strategi Hyundai untuk mendekatkan pabrik dengan pasar Eropa yang merupakan salah satu pasar EV terbesar di dunia. Dengan lokasi produksi yang strategis, Hyundai dapat menekan biaya logistik dan mempercepat distribusi ke negara-negara Eropa.
Baca Juga:
Pabrik Izmit sendiri telah melalui berbagai fase produksi selama hampir 30 tahun beroperasi. Dari awalnya memproduksi kendaraan konvensional, kini pabrik tersebut bertransformasi menjadi fasilitas yang mampu merakit kendaraan listrik berteknologi tinggi.
Dua Varian Baterai dan Motor
Ioniq 3 akan tersedia dalam dua pilihan paket baterai dan motor saat mulai dijual pada September 2026. Varian pertama menggunakan baterai berkapasitas 42,2kWh dengan tenaga 147 hp, sementara varian kedua dibekali baterai 61kWh dengan tenaga 135 hp.
Kedua varian ini menawarkan pilihan yang berbeda bagi konsumen. Varian dengan baterai lebih kecil cocok untuk pengguna yang lebih mengutamakan efisiensi dan harga lebih terjangkau, sementara varian baterai besar menawarkan jarak tempuh lebih jauh untuk kebutuhan perjalanan harian yang lebih ekstensif.
Hyundai sebelumnya telah memperkenalkan Ioniq 3 dalam trim N Line pada April 2026, kemudian menyusul versi Standard yang diungkap pada bulan lalu. Peluncuran bertahap ini merupakan strategi Hyundai untuk membangun antisipasi pasar sebelum penjualan resmi dimulai.
Sejarah Panjang Pabrik Izmit
Pabrik Hyundai di Izmit memiliki sejarah panjang dalam operasi manufaktur global perusahaan. Sebagai fasilitas produksi luar negeri pertama Hyundai yang dibuka pada 1997, pabrik ini menjadi fondasi ekspansi global Hyundai selama hampir tiga dekade.
Investasi kumulatif sebesar €1.185 miliar yang ditanamkan ke pabrik ini mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai terhadap operasi manufaktur di Turki. Transformasi terbaru senilai €250 juta khusus untuk mendukung produksi Ioniq 3 menunjukkan arah baru pabrik ini menuju era elektrifikasi.
Dengan dimulainya produksi Ioniq 3, Hyundai mencatatkan sejarah baru sebagai pabrikan asing pertama yang memproduksi mobil listrik penumpang di Turki. Prestasi ini tidak hanya penting bagi Hyundai, tetapi juga bagi industri otomotif Turki secara keseluruhan.
Langkah Hyundai ini juga sejalan dengan tren elektrifikasi global yang semakin masif. Berbagai pabrikan otomotif dunia berlomba-lomba memproduksi kendaraan listrik di berbagai negara untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Hyundai sendiri terus memperluas lini produk EV-nya dengan berbagai model di segmen berbeda.
Dampak bagi Pasar EV Eropa
Mulainya produksi Ioniq 3 di Turki diprediksi akan memperkuat posisi Hyundai di pasar EV Eropa. Dengan basis produksi yang dekat dengan pasar utama, Hyundai dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harus mengimpor dari pabrik di Korea Selatan.
Kehadiran Ioniq 3 juga akan menambah pilihan konsumen di segmen EV kompak yang semakin ramai. Hyundai tampaknya ingin memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar EV di Eropa dengan menghadirkan produk yang tepat di waktu yang tepat.
Keputusan Hyundai memproduksi Ioniq 3 di Turki juga menunjukkan kepercayaan perusahaan terhadap kemampuan pabrik tersebut. Transformasi besar-besaran yang dilakukan selama dua tahun terakhir membuktikan bahwa pabrik yang sudah berusia hampir 30 tahun ini masih mampu beradaptasi dengan teknologi terbaru.
Di sisi lain, produksi lokal ini juga akan berdampak positif bagi perekonomian Turki. Selain menciptakan lapangan kerja, produksi EV di dalam negeri juga akan meningkatkan kapabilitas industri otomotif lokal dalam menghadapi era kendaraan listrik.
Hyundai sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kendaraan listrik di berbagai lini produk. Mulai dari Ioniq 5, Ioniq 6, hingga Ioniq 9, Hyundai telah membangun portofolio EV yang cukup lengkap. Penambahan Ioniq 3 akan melengkapi jajaran produk EV Hyundai di segmen yang lebih terjangkau.
Dengan dimulainya produksi dan rencana penjualan pada September 2026, Ioniq 3 siap menjadi pemain baru di pasar EV kompak global. Konsumen yang menantikan kehadiran mobil ini tentu akan menyambut baik kabar dimulainya produksi ini.





Komentar
Belum ada komentar.