Telset.id – Geely resmi meluncurkan Galaxy E5 versi baru di China pada 23 September, dengan harga mulai 97.800 yuan (14.400 dolar AS) hingga 137.800 yuan (20.300 dolar AS). SUV ini dipasarkan dalam lima varian, dan perubahan paling signifikan adalah perpindahan konfigurasi penggerak dari roda depan ke roda belakang untuk model utama, disertai integrasi LiDAR, sistem intelligent driving G-Pilot (Qianli Haohan) H5, pengisian cepat 6C, serta baterai anyar Aegis Golden Brick short-blade. Di beberapa pasar internasional, model ini dikenal dengan nama Geely EX5.
Perubahan ini menempatkan Galaxy E5 bukan lagi sekadar SUV listrik keluarga, melainkan kendaraan yang bersaing langsung di segmen teknologi pengisian dan sistem bantuan mengemudi. Bagi Geely, langkah ini adalah jawaban atas strategi Flash Charging milik BYD. Perusahaan menyebut 6C fast charging kini menjadi standar yang makin umum di jajaran model terbaru mereka, termasuk pada Smart #1 dan Galaxy TT yang baru diluncurkan.
Lima Varian, Dua Arsitektur Berbeda
Struktur harga Galaxy E5 baru terbagi rapi dari varian entry-level hingga varian tertinggi. Varian 530km Global Classic dibanderol 97.800 yuan (14.400 dolar AS), lalu 550km Smart Charging Voyage di 107.800 yuan (15.900 dolar AS), 550km Smart Charging Exploration di 115.800 yuan (17.000 dolar AS), 635km Smart Charging Exploration+ di 125.800 yuan (18.500 dolar AS), dan 635km Smart Charging LiDAR di 137.800 yuan (20.300 dolar AS).
Yang perlu dicatat, empat varian Smart Charging dibangun di atas arsitektur 800V dengan motor belakang berdaya 245 kW (329 hp). Ini lonjakan 85 kW (114 hp) dibanding model sebelumnya. Sementara varian entry-level FWD tetap memakai arsitektur 400V dengan motor 160 kW (215 hp). Perbedaan arsitektur ini menjelaskan mengapa selisih harga antara varian terendah dan tertinggi mencapai 40.000 yuan.
Baterai Aegis Golden Brick short-blade tersedia dalam tiga kapasitas: 60,22 kWh, 61,52 kWh, dan 70,01 kWh. Jarak tempuhnya masing-masing 530 km (429 km WLTP), 550 km (446 km WLTP), dan 635 km (514 km WLTP). Bagi konsumen yang terbiasa membaca angka WLTP, selisih antara klaim CLTC dan WLTP di sini cukup konsisten di kisaran 19-20 persen.
Untuk urusan pengisian daya, Geely mengklaim kemampuan 6C pada model ini. Namun catatan editor sumber menyebut angka realistisnya: pengisian hingga 80 persen membutuhkan sekitar 9 menit, bukan 8 menit 40 detik seperti klaim puncak pengisian cepat. Klaim pengisian daya super cepat juga tengah jadi medan pertempuran baru, seperti terlihat pada langkah Geely Siap Pamer teknologi pengisian 2,2 MW.
Baca Juga:
LiDAR di Atap dan Kabin Baru
Dari sisi desain, Galaxy E5 baru mempertahankan grille depan tertutup dan desain lampu utama yang ramping. Perubahannya ada pada bumper depan yang direvisi dengan aksen krom matte serta lip depan bergaya shovel yang lebih agresif. LiDAR ditempatkan di atap untuk mendukung bantuan mengemudi tingkat tinggi, mencakup NOA perkotaan dan jalan tol, memory parking, serta fingertip parking.
Dimensi varian RWD adalah 4.630 x 1.920 x 1.670 mm dengan wheelbase 2.745 mm. Sementara varian FWD entry-level berukuran 4.615 x 1.901 x 1.670 mm dengan wheelbase 2.750 mm. Perubahan eksterior lain mencakup kamera baru di fender, kaca privasi untuk jendela belakang, dan kembalinya door handle konvensional. Geely juga menyediakan opsi roda 18 inci dan 19 inci, plus front trunk 160L yang tidak ada di versi sebelumnya.

Masuk ke kabin, layar sentuh utama mengambang berukuran 15,4 inci dengan resolusi 2.5K, dipasangkan dengan kluster instrumen digital 10,2 inci. Ada setir tiga palang yang didesain ulang dan pemilih gigi bergaya kristal. Sistemnya dijalankan oleh Flyme Auto 2 smart cockpit, dilengkapi HUD, 540° transparent chassis, kontrol suara empat zona, pengisian nirkabel ponsel 50W, dan kursi penumpang depan zero-gravity.

Soal keselamatan, struktur bodi memiliki kekakuan torsional 36.000 N·m/deg dengan baja hot-formed 1.500 MPa dan lapisan pelindung pada paket baterai. Fitur all-scenario tyre blowout stabilisation system diklaim mampu menjaga kendali pada 160 km/jam di jalur lurus dan 120 km/jam di tikungan. Kombinasi angka ini menempatkan Galaxy E5 di level yang serius untuk kelas SUV listrik menengah.
Peluncuran ini melengkapi rangkaian panjang model Geely yang masuk ke pasar global dengan nama berbeda. Sebelumnya, Geely M9 Masuk UAE dengan harga setara Rp 715 juta untuk melawan Kia Telluride, sementara lini SUV PHEV mereka juga diuji lewat Geely Battleship 700.

Bagi pasar China, Galaxy E5 baru bersaing di segmen SUV listrik harga menengah yang semakin padat. Dengan lima varian, dua arsitektur berbeda, dan opsi LiDAR di varian tertinggi, Geely memposisikan model ini sebagai kendaraan yang bisa dipilih sesuai kantong, bukan sekadar satu paket fitur seragam.

Yang menarik, keputusan menghadirkan front trunk 160L dan kembali ke door handle konvensional menunjukkan Geely mendengar masukan pengguna. Dua hal ini sering dikritik pada generasi EV sebelumnya, dan kini diperbaiki tanpa mengorbankan aspek aerodinamis secara signifikan.

Dari sisi tenaga, lonjakan 114 hp pada varian Smart Charging adalah pembeda paling terasa dibanding model lama. Motor 245 kW (329 hp) yang dikirim ke roda belakang mengubah karakter berkendara secara fundamental, dari SUV listrik keluarga menjadi kendaraan dengan traksi dan distribusi bobot yang lebih menarik untuk pengemudi.

Untuk varian entry-level, arsitektur 400V dengan motor 160 kW (215 hp) tetap dipertahankan. Pilihan ini masuk akal secara komersial: konsumen yang mencari harga termurah tidak perlu membayar premium untuk arsitektur 800V dan penggerak roda belakang yang belum tentu mereka butuhkan.

Dengan harga mulai 97.800 yuan, Galaxy E5 baru menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan jarak tempuh di atas 500 km, pengisian cepat, dan fitur bantuan mengemudi yang lengkap. Kombinasi LiDAR plus G-Pilot H5 di varian tertinggi menjadikannya salah satu opsi paling agresif di kelasnya. Implikasinya jelas: persaingan di segmen SUV listrik menengah China akan makin ketat, dan tekanan harga ke bawah akan terus berlanjut sepanjang siklus model ini.





Komentar
Belum ada komentar.