Telset.id ā Geely resmi memperkenalkan Geely EX5 baru di China dengan penggerak roda belakang (RWD) bertenaga 329 hp dan baterai 70 kWh yang menawarkan jarak tempuh 635 km versi CLTC. SUV listrik ini dijadwalkan memasuki pasar domestik China sebagai Geely Galaxy E5 pada 23 September 2026.
Kemunculan model ini bukan hal yang benar-benar mengejutkan. Sebelumnya, Geely EX5 versi pembaruan sudah sempat terekspos di China selama proses homologasi domestik. Setelah itu, model ini muncul dalam foto mata-mata dengan bagasi depan yang luas. Sebelumnya juga sempat terungkap bahwa Geely EX5 Pamer Frunk berukuran jumbo menjelang peluncurannya.
Sekilas, tampilannya mirip dengan crossover EX5 yang saat ini beredar. Namun, ada sejumlah perubahan yang membedakannya. Model baru ini mengadopsi gagang pintu konvensional, sensor LiDAR, sensor tambahan di fender depan, serta bumper sporty dengan elemen matte-chrome. Geely sendiri menyebut EX5 baru ini sebagai compact crossover dengan dimensi 4636/1920/1670 mm dan jarak sumbu roda 2.750 mm. Sebagai perbandingan, mobil ini 13 mm lebih pendek dari Skoda Enyaq.

Salah satu sorotan utama dari EX5 baru adalah bagasi depan atau frunk berkapasitas 160 liter dengan penutup yang digerakkan secara elektrik. Frunk ini diklaim mampu menahan beban maksimal hingga 50 kg. Mobil ini juga menggunakan roda berukuran 19 inci, sementara port pengisian dayanya terletak di fender belakang pada sisi pengemudi.
Interior dan Fitur Kabin Geely EX5
Di bagian kabin, dasbor Geely EX5 baru dilengkapi layar sentuh mengambang, kluster instrumen LCD, dan head-up display. Tuas transmisi ditempatkan di belakang setir berbentuk D. Terowongan tengahnya memiliki pengisi daya ponsel nirkabel, tuas pemilih gigi berbentuk kenop, dan sederet tombol fisik.
Fitur lain yang tersedia mencakup sistem akustik Flyme Sound, sandaran tangan belakang, dan sunroof panoramik berukuran besar. Dari sisi sistem bantuan berkendara, EX5 baru mengusung G-ASD G-Pilot H5 yang mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA) di jalan perkotaan maupun jalan tol.

Baca Juga:
Spesifikasi Baterai dan Tenaga Geely EX5 Baru
Seperti pertama kali dilaporkan CarNewsChina, Geely EX5 baru menggunakan motor listrik di poros belakang dengan tenaga 245 kW atau setara 329 hp. Angka ini 114 hp lebih besar dibandingkan model yang saat ini beredar. Model baru ini berdiri di atas platform bertegangan tinggi 800V.
Baterai entry-level berkapasitas 61,5 kWh menawarkan jarak tempuh 550 km versi CLTC atau 451 km versi WLTP. Sementara varian teratas Geely EX5 mengandalkan paket baterai 70 kWh untuk jarak tempuh 635 km versi CLTC atau 521 km versi WLTP. Sebagai perbandingan, model yang saat ini beredar hanya menawarkan jarak tempuh 430 hingga 475 km versi WLTP.

Peningkatan kapasitas baterai dan tenaga ini menjadi pembeda paling signifikan antara EX5 baru dan model lama. Kombinasi platform 800V dan baterai 70 kWh menempatkan EX5 baru pada level yang berbeda dari generasi sebelumnya, meski secara visual perubahan yang terlihat justru cenderung konservatif.
Dari sisi eksterior, bumper sporty dengan elemen matte-chrome serta sensor tambahan di fender depan menjadi penanda bahwa ini bukan model yang sama. Adapun sensor LiDAR yang terpasang menegaskan posisi EX5 baru sebagai kendaraan yang mengedepankan kemampuan bantuan berkendara, sejalan dengan sistem G-ASD G-Pilot H5 yang diusungnya.

Bagi pasar yang tengah mengamati pergerakan Geely, peluncuran EX5 baru ini melengkapi rangkaian model yang diperkenalkan perusahaan dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Geely juga tercatat menghadirkan model-model lain di segmen yang berbeda, seperti Geely Panda Mini yang mengandalkan baterai CATL. Langkah ekspansi Geely juga terlihat di pasar Eropa, dengan Geely E2 yang telah tiba di dealer Belgia.

Yang menarik, peluncuran EX5 baru ini terjadi di tengah tren penjualan yang justru menurun. Menurut China EV DataTracker, Geely EX5 telah mengirimkan 40.776 unit dari Januari hingga Agustus 2026, turun 45,9 persen secara year-on-year. Angka ini menjadi konteks penting mengingat EX5 baru hadir sebagai pembaruan dengan peningkatan tenaga dan jarak tempuh yang cukup besar.
Penurunan pengiriman hampir setengahnya dalam periode delapan bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa model yang saat ini beredar menghadapi tekanan di pasar China. Pembaruan dengan motor 329 hp, platform 800V, dan baterai hingga 70 kWh menjadi jawaban Geely atas kondisi tersebut, meski dampaknya terhadap penjualan baru akan terlihat setelah model ini resmi dijual.

Perlu dicatat bahwa Geely EX5 baru akan masuk pasar China dengan nama Geely Galaxy E5. Nama berbeda untuk pasar domestik ini menunjukkan strategi penamaan Geely yang memisahkan lini produk berdasarkan pasar, sebagaimana terlihat pada model-model lain di jajaran Galaxy.
Dari sisi dimensi, EX5 baru berada di segmen compact crossover dengan panjang 4636 mm, lebar 1920 mm, dan tinggi 1670 mm. Jarak sumbu roda 2.750 mm menempatkannya 13 mm lebih pendek dari Skoda Enyaq, sebuah perbandingan yang memberi gambaran posisi EX5 baru di antara para pesaingnya di segmen SUV listrik kompak.

Kapasitas frunk 160 liter dengan penutup elektrik dan beban maksimal 50 kg menjadi salah satu fitur praktis yang jarang ditemui di segmen ini. Ditambah roda 19 inci dan port pengisian di fender belakang sisi pengemudi, EX5 baru memadukan aspek fungsional dengan desain yang tetap membumi.
Di dalam kabin, kombinasi layar sentuh mengambang, kluster LCD, dan head-up display menempatkan informasi kendaraan dalam jangkauan pandang pengemudi. Sistem akustik Flyme Sound, sandaran tangan belakang, dan sunroof panoramik melengkapi aspek kenyamanan yang ditawarkan model ini.

Sistem bantuan berkendara G-ASD G-Pilot H5 yang mendukung NOA di jalan perkotaan dan jalan tol menjadi nilai tambah tersendiri. Dukungan sensor LiDAR serta sensor tambahan di fender depan memperkuat klaim kemampuan sistem ini dalam membaca kondisi jalan di sekitar kendaraan.
Dengan peluncuran yang tinggal menghitung hari, Geely EX5 baru akan segera diuji oleh pasar China. Peningkatan tenaga sebesar 114 hp, platform 800V, dan opsi baterai hingga 70 kWh menjadi modal teknis yang jelas, sementara catatan penurunan pengiriman 45,9 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026 menjadi tolok ukur yang harus dijawab oleh model baru ini.

Bagi konsumen maupun pengamat industri, tanggal 23 September 2026 menjadi penanda dimulainya babak baru bagi salah satu model listrik andalan Geely di segmen compact crossover. Semua angka teknis sudah terbuka, mulai dari 329 hp, 635 km CLTC, hingga frunk 160 liter. Yang belum terjawab hanya satu: apakah pasar akan merespons berbeda dari delapan bulan pertama tahun ini.





Komentar
Belum ada komentar.