Telset.id – Geely Galaxy memastikan Battleship 700 akan resmi masuk pasar China pada 10 Oktober. Angka pre-order yang diraih menjadi sorotan: 43.900 unit terjual dalam satu jam pertama pembukaan pemesanan. SUV off-road hybrid plug-in ini sebelumnya dikenal sebagai Zhanjian 700 di pasar domestik dan dikembangkan dari konsep Geely Galaxy Cruiser, meski akhirnya memakai nama Battleship alih-alih Cruiser.
Lonjakan pesanan itu bukan tanpa alasan. Battleship 700 dibangun di atas sistem Thor EM-T, sebuah arsitektur hybrid elektrik all-wheel-drive dengan kecerdasan buatan. Geely menawarkan dua pilihan mesin, yakni 1.5T berdaya 120 kW atau 161 hp dan 2.0T berdaya 160 kW atau 215 hp, yang dipadukan dengan sistem tri-motor AWD. Konfigurasi tertinggi menghasilkan output gabungan 830 kW atau setara 1.113 hp, cukup untuk melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 3,95 detik.
Dari sisi baterai, SUV ini mengandalkan unit CATL lithium iron phosphate berkapasitas 47,14 kWh. Klaim jarak tempuh listrik murni mencapai 305 km dalam siklus CLTC atau 247 km WLTP, sementara jarak tempuh gabungan diklaim melewati 1.770 km atau 1.434 km WLTP. Kombinasi kapasitas baterai dan efisiensi sistem hybrid inilah yang membuat Battleship 700 masuk kelas kendaraan ekspedisi jauh.

Harga Pra-Jual dan Varian Battleship 700
Geely membuka enam varian dengan rentang harga pra-jual yang lebar. Varian 1.5T 2WD Explorer Edition dipatok 199.800 yuan atau sekitar 29.400 dolar AS, lalu 1.5T 2WD Explorer+ Edition di 209.800 yuan atau 30.900 dolar AS. Naik ke 1.5T Tri-Motor AWD Peak-Control Edition, harganya 229.800 yuan atau 33.800 dolar AS, dan Peak-Control+ Edition di 239.800 yuan atau 35.300 dolar AS.
Untuk varian paling bertenaga, 2.0T Tri-Motor AWD Summit Edition dibanderol 269.800 yuan atau 39.700 dolar AS. Puncaknya adalah Land Ark Edition dengan harga 389.800 yuan atau 57.300 dolar AS. Sebagai gambaran posisi Geely di segmen yang lebih terjangkau, Geely EX5 juga menjadi rujukan harga bagi konsumen yang membandingkan lini produk Galaxy.
Baca Juga:
Desain Off-Road dan Kabin Lima Layar
Battleship 700 memakai bahasa desain Oriental Lion. Bagian depan menampilkan sistem pencahayaan Sky Eye, lampu siang full-width, dan logo merek yang menyala. Dimensinya panjang 5.085 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.895 mm hingga 1.925 mm tergantung konfigurasi, dengan wheelbase 2.900 mm. Untuk kebutuhan off-road serius, Geely menyebut approach angle 30 derajat, departure angle 31 derajat, dan ground clearance minimum 233 mm.

Kabinnya dilengkapi sistem interaktif lima layar, kursi pijat 14 titik untuk pengemudi dan penumpang depan, serta kulkas dual-opening berkapasitas 18,5 liter. Untuk kecerdasan off-road, ada all-terrain digital chassis dengan 17 mode berkendara, termasuk Crab Walk dan Waltz Turn yang memangkas radius putar menjadi 3,36 meter. Sisi keselamatan dan kenyamanan ditopang LiDAR di atap serta sistem mengemudi cerdas G-ASD G-Pilot atau Qianli Haohan yang mendukung NOA jalan tol dan perkotaan.
Elemen suspensi juga jadi perhatian. Geely menyematkan active hydraulic suspension, peredam CCD, dan sistem suspensi magic carpet. Kombinasi ini biasanya ditemukan pada kendaraan yang menargetkan kenyamanan di jalan rusak sekaligus kestabilan saat melibas medan berat. Bagi pengamat yang mengikuti perkembangan penggerak listrik Geely, Geely EX5 menjadi contoh lain bagaimana pabrikan ini mendiversifikasi arsitektur penggeraknya.

Yang menarik, momentum peluncuran Battleship 700 berbarengan dengan ekspansi Geely di sektor infrastruktur pengisian daya. Perusahaan ini tengah gencar membangun ekosistem energi yang menopang kendaraan listrik dan hybrid, termasuk lewat kemitraan strategis dengan penyedia jaringan swap baterai. Langkah tersebut memperkuat posisi Geely sebagai pemain yang tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga mengendalikan rantai pasok energinya.

Dari kacamata pasar, angka 43.900 pesanan dalam satu jam menunjukkan permintaan yang belum surut terhadap SUV hybrid berukuran besar, meski harga tertinggi menembus 389.800 yuan. Varian Land Ark Edition jelas menyasar pembeli yang menginginkan kapabilitas off-road maksimal dengan teknologi lengkap, sementara varian 1.5T 2WD Explorer Edition menjadi pintu masuk dengan harga di bawah 200.000 yuan.

Peluncuran 10 Oktober nanti akan menjadi ujian pertama bagi Geely Galaxy di segmen off-road hybrid premium. Dengan spesifikasi tri-motor AWD, baterai CATL 47,14 kWh, dan klaim jarak tempuh gabungan di atas 1.770 km, Battleship 700 menempatkan diri sebagai pesaing langsung di kelas SUV ekspedisi yang mulai ramai di China. Bagi konsumen yang menunggu kepastian harga final dan ketersediaan varian, tanggal tersebut menjadi penentu.

Yang perlu dicatat, semua angka performa dan jarak tempuh masih mengacu pada klaim pabrikan dalam siklus pengujian CLTC dan WLTP. Realisasi di jalan sesungguhnya, terutama pada mode off-road dan penggunaan sistem hybrid secara intensif, baru akan terlihat setelah unit dikirim ke konsumen. Namun dari sisi data pra-jual, Geely setidaknya sudah membuktikan bahwa kombinasi tenaga besar, baterai besar, dan harga berlapis masih punya pasar yang solid di China.

Geely juga tidak sendirian dalam membangun ekosistem kendaraan listriknya. Perusahaan terus mengembangkan teknologi pengisian daya berkecepatan tinggi yang diklaim mampu memulihkan baterai dalam waktu singkat, sebuah arah yang relevan bagi kendaraan hybrid plug-in seperti Battleship 700. Detail teknologinya bisa ditelusuri lewat pembahasan teknologi charging yang digarap Geely.

Dengan enam varian, dua pilihan mesin, dan sistem tri-motor AWD di sebagian besar lini, Battleship 700 menunjukkan strategi Geely Galaxy untuk menutup celah antara SUV keluarga dan kendaraan ekspedisi serius. Pertanyaannya kini bukan lagi soal spesifikasi di atas kertas, melainkan seberapa cepat Geely mengirim unit ke tangan pemesan yang sudah menumpuk sejak jam pertama pra-jual dibuka.






Komentar
Belum ada komentar.