Telset.id ā Dongfeng Motor dikabarkan tengah mengejar hak debut perdana untuk baterai generasi ketiga CATL Shenxing, sebagaimana dilaporkan 21CBH dan dikutip CarNewsChina pada 3 November 2026. Negosiasi ini berlangsung saat persaingan memperebutkan teknologi pengisian daya super cepat semakin memanas menjelang penutupan jendela peluncuran produk kuartal keempat.
Laporan eksklusif tersebut menyebut bahwa Dongfeng telah aktif bernegosiasi dengan CATL sejak kuartal kedua tahun ini. Tujuannya jelas: mengunci posisi sebagai peluncur pertama baterai yang diklaim mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar enam menit tersebut.
Bagi CATL, produsen baterai terkemuka dunia itu, timing produksi massal Shenxing generasi ketiga menjadi krusial untuk memvalidasi narasi āsuper-chargingā yang mereka usung. Baterai ini pertama kali diperkenalkan pada 21 April dan diklaim memiliki performa terdepan di industri.
Klaim Pengisian Daya dan Tekanan Kompetisi
Baterai Shenxing generasi ketiga diklaim mampu mengisi dari 10% ke 80% dalam waktu 3 menit 44 detik. Sementara untuk pengisian penuh, dibutuhkan waktu sekitar enam menit pada suhu normal.
Klaim tersebut menempatkan CATL di posisi yang harus dibuktikan. Pasalnya, kompetitor seperti BYD telah lebih dulu menyebarkan Blade Battery generasi kedua ke berbagai model, termasuk kendaraan entry-level dengan harga sekitar 70.000 yuan atau setara 10.400 dolar AS.
Tekanan bagi CATL pun meningkat. Mereka dituntut membuktikan superioritas teknologinya di tengah gencarnya langkah kompetitor yang telah lebih dulu memasarkan produknya secara luas.
Di sisi lain, langkah Dongfeng memburu hak debut merupakan manuver strategis. Tujuannya untuk mendapatkan daya tawar dalam pasokan baterai, termasuk komitmen pasokan yang terjamin dan kekuatan penetapan harga.
Menariknya, negosiasi ini berlangsung di tengah tren industri yang disebut āde-CATL-izationā. Sejumlah produsen mobil telah berupaya mendiversifikasi pemasok baterai mereka. Namun, CATL tetap dominan dengan pangsa pasar 43,8% di China per sembilan bulan pertama 2026.
Dongfeng Motor sendiri merupakan salah satu produsen mobil tertua di China. Sebelumnya, pabrikan ini juga sempat menarik perhatian lewat langkahnya merilis baterai hybrid solid berdensitas 350 Wh/kg pada Oktober 2026.
Baca Juga:
Kemitraan Strategis dan Ekosistem Energi
Hubungan antara Dongfeng dan CATL mencapai tonggak baru pada 29 Oktober 2026. Kedua perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama strategis tingkat grup.
Kemitraan tersebut berfokus pada pembangunan ekosistem energi terintegrasi āsuper-charging and battery-swappingā. Sejumlah merek di bawah naungan Dongfeng, termasuk Voyah, M-hero, dan Epicland, dijadwalkan menjadi yang pertama mengadopsi produk pengisian super 10C atau lebih tinggi yang dikembangkan bersama kedua perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan transformasi CATL yang semakin memposisikan diri sebagai penyedia solusi energi menyeluruh, bukan sekadar produsen baterai. Dengan mengintegrasikan stasiun tukar baterai āChocolateā dengan tiang pengisian super Shenxing, perusahaan membangun jaringan energi besar yang saling terhubung.
Untuk mendukung pergeseran tersebut, CATL baru-baru ini melakukan perombakan manajemen. Eksekutif kunci dipindahkan untuk menjembatani kesenjangan organisasi antara pasar kendaraan penumpang dan operasi kendaraan komersial. Langkah ini dinilai sebagai upaya langsung mempercepat adopsi teknologi tukar baterai mereka.
Hingga saat ini, ekosistem tukar baterai CATL terus berkembang pesat. Mitra utamanya meliputi Dongfeng, Chery, BAIC, Changan, GAC, dan Seres. CATL berencana memperluas jaringan hingga lebih dari 3.000 stasiun pengisian dan penukaran terintegrasi pada akhir tahun ini.
Ekspansi ekosistem ini juga tercermin dari langkah Dongfeng yang sebelumnya memunculkan versi tukar baterai pada salah satu model listriknya di katalog MIIT.
Ambisi Jaringan Energi dan Catatan Editor
Dalam catatan editor CarNewsChina, stasiun tukar baterai CATL yang diperkenalkan pada acara peluncuran April menggabungkan penukaran dan pengisian super cepat. Artinya, stasiun tersebut dapat menukar baterai sekaligus menyediakan pengisian cepat 10C.
Dalam skema ini, baterai di stasiun penukaran juga dapat berfungsi sebagai penyimpanan energi untuk titik pengisian ultra-cepat. CATL bahkan sempat melontarkan gagasan āreverse battery swappingā atau penukaran baterai terbalik.
Dalam konsep tersebut, pengguna dapat menukar baterai penuh mereka di stasiun CATL dan mendapatkan uang dengan mengisi ulang pasokan energi stasiun. Pendekatan ini dinilai sebagai bentuk fisik dari V2G atau vehicle-to-grid.
Pengembangan ekosistem energi ini juga sejalan dengan langkah ekspansi Dongfeng ke berbagai pasar. Sebelumnya, pabrikan tersebut dikabarkan siap masuk Kanada dengan dua model EV murah, menandakan ambisi global yang terus tumbuh.
Dengan negosiasi yang masih berjalan dan jendela peluncuran kuartal keempat yang semakin sempit, posisi Dongfeng sebagai peluncur perdana baterai Shenxing generasi ketiga akan menjadi indikator penting bagi arah persaingan teknologi pengisian daya di pasar otomotif China pada 2026.
Gambar: CATL





Komentar
Belum ada komentar.