📑 Daftar Isi

Overhead EV charge system ChargePoint di Portland International Airport

ChargePoint Pasang Fast Charging Gantung di Bandara Portland

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • ChargePoint memasang 10 dual-port fast charger 200 kW di QTA Portland International Airport
  • Sistem gantung di langit-langit dengan kabel retractable untuk 20 EV rental sekaligus
  • Menghemat biaya instalasi dengan membatasi conduit dan wiring
  • Melindungi peralatan dari kerusakan akibat kendaraan di fasilitas QTA
  • 11 perusahaan rental hadir di PDX termasuk Alamo, Avis, Enterprise, Hertz, dan Sixt
  • Dilengkapi fleet software untuk pemantauan jarak jauh dan manajemen pengisian

Telset.id – ChargePoint memasang 10 unit dual-port fast charger berkekuatan 200 kW di Quick Turnaround Facility (QTA) Portland International Airport (PDX), Oregon, untuk mengisi daya hingga 20 mobil sewaan listrik sekaligus dengan sistem gantung di langit-langit.

Inovasi ini menjawab tantangan unik yang dihadapi bandara dalam menyediakan infrastruktur pengisian daya untuk armada rental. Alih-alih menempatkan charger di lantai yang memakan ruang berharga, ChargePoint memilih memasang peralatan di atas kendaraan dengan kabel yang bisa ditarik turun saat dibutuhkan.

Dengan sistem gantung ini, charger dan kabel tidak lagi menghalangi jalur mobil rental yang bergerak di fasilitas yang sibuk. Ruang yang tersedia pun menjadi lebih lega bagi staf untuk bermanuver dan memproses kendaraan.

Jeremiah Hartley, airport rental car manager di Portland International Airport, menyampaikan apresiasinya terhadap sistem inovatif ini. “The innovative overhead charging system enabled us to save on installation costs by limiting the conduit and wiring needed, and helps protect against potential damage caused by vehicles in the QTA,” ujarnya.

Sistem Pengisian Cepat untuk Operasional Rental

Pengaturan ini memungkinkan perusahaan penyewaan mobil mengisi daya EV dengan cepat dalam waktu singkat di antara penyewaan, sehingga kendaraan bisa kembali beroperasi lebih cepat. ChargePoint tidak menyebutkan perusahaan rental mana yang akan menggunakan fasilitas ini, namun sejumlah nama besar tercatat hadir di PDX.

Alamo, Avis, Budget, Dollar, Enterprise, Hertz, National, Payless, Sixt, Thrifty, dan Zipcar semuanya memiliki kehadiran di bandara tersebut. Dengan adanya sistem ini, mereka bisa memanfaatkan jendela waktu singkat untuk memastikan kendaraan siap digunakan kembali.

ChargePoint juga menyediakan perangkat lunak fleet yang memberi operator kemampuan pemantauan jarak jauh dan alat troubleshooting. Sistem ini memungkinkan pengelolaan pengisian daya berdasarkan bagaimana dan kapan kendaraan dibutuhkan.

Bandara menghadirkan tantangan unik untuk pengisian daya armada rental. Mereka membutuhkan daya yang besar, mobil memiliki perputaran cepat, dan memasang deretan stasiun pengisian konvensional memakan ruang berharga serta berisiko tertabrak kendaraan.

Jika sistem gantung di langit-langit PDX ini berjalan baik dalam operasional rental harian, bisa menjadi template praktis bagi bandara lain yang terkendala ruang untuk menambah pengisian daya berdaya tinggi. Ini menjadi solusi yang menarik untuk diikuti perkembangan penerapannya.

Kehadiran sistem pengisian daya gantung ini juga sejalan dengan tren elektrifikasi kendaraan yang semakin meluas. Bandara sebagai simpul transportasi utama menjadi lokasi strategis untuk pengembangan infrastruktur EV charging yang efisien.

Lonjakan kebutuhan listrik untuk berbagai infrastruktur modern memang menjadi perhatian banyak pihak. Di sisi lain, efisiensi pemasangan menjadi pertimbangan penting, seperti yang ditekankan Hartley mengenai penghematan biaya instalasi dengan membatasi kebutuhan conduit dan wiring.

Perlindungan terhadap peralatan dari potensi kerusakan akibat kendaraan yang melintas juga menjadi nilai tambah. Sistem gantung ini menghindarkan charger dari risiko tertabrak mobil yang bergerak di fasilitas QTA yang padat aktivitas.

Dengan kapasitas 200 kW per unit dan total 20 port pengisian, fasilitas ini mampu melayani kebutuhan pengisian cepat untuk armada rental dalam skala besar. Waktu pengisian yang lebih singkat berarti kendaraan bisa kembali ke jalur penyewaan lebih cepat.

Inovasi ChargePoint ini menunjukkan bagaimana solusi infrastruktur bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik lokasi. Bandara yang memiliki keterbatasan ruang kini memiliki opsi untuk tetap menyediakan fasilitas pengisian daya tanpa mengorbankan area operasional.

Ke depannya, model serupa berpotensi diterapkan di berbagai lokasi lain yang memiliki tantangan ruang serupa. Keberhasilan implementasi di PDX akan menjadi tolok ukur bagi adopsi teknologi serupa di bandara-bandara lain.

Perkembangan infrastruktur kendaraan listrik memang terus berlanjut di berbagai sektor. Dari pengisian daya di bandara hingga pengembangan ban khusus EV, industri terus berinovasi untuk mendukung transisi energi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.