BYD Ti7 PHEV crossover dengan baterai 50 kWh untuk jarak tempuh listrik 230 km

BYD Ti7 PHEV Hadir dengan Baterai 50 kWh, Jarak Tempuh Listrik 230 Km

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Ti7 PHEV varian long-range terungkap melalui dokumen homologasi MIIT China.
  • Menggunakan baterai LFP 50 kWh dari FinDreams, memberikan jarak tempuh listrik 230 km WLTC.
  • Bobot baterai 384 kg, 164 kg lebih berat dari varian entry-level.
  • Varian RWD: mesin 1.5L + motor listrik 200 kW, konsumsi BBM 5,98 L/100 km.
  • Varian AWD: mesin 1.5L + dua motor listrik 360 kW, jarak tempuh listrik 210 km.
  • Potensi flash charging dari 10% ke 97% dalam 9 menit.
  • Dimensi: 4999/1995/1865 mm, wheelbase 2.920 mm, mampu menarik 2.000 kg.
  • Harga di China: 179.800 - 239.800 yuan (~Rp 400-530 juta).
  • Penjualan kumulatif 94.417 unit di China, salah satu model terpopuler.

Telset.id – BYD Ti7 plug-in hybrid crossover versi jarak jauh (long-range) resmi terungkap melalui proses homologasi domestik di China. Dokumen dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) menunjukkan bahwa varian ini mengadopsi baterai LFP 50 kWh, memberikan jarak tempuh listrik murni hingga 230 km dalam siklus WLTC.

Peningkatan kapasitas baterai ini menjadi lompatan signifikan dari varian yang sudah ada. Saat ini, BYD Ti7 PHEV yang dipasarkan di China menawarkan dua pilihan baterai. Varian entry-level menggunakan baterai 26,6 kWh dengan jarak tempuh listrik 105 km WLTC, sementara trim yang lebih mahal memiliki baterai 35,6 kWh untuk jarak 140 km WLTC. Dengan baterai 50 kWh, jarak tempuh listrik varian baru ini hampir dua kali lipat dari varian tertinggi sebelumnya.

Baterai 50 kWh tersebut diproduksi oleh anak perusahaan BYD, FinDreams, dan memiliki bobot mencapai 384 kg. Bobot ini 164 kg lebih berat dibandingkan baterai pada varian entry-level Ti7 PHEV. Konsekuensinya, bobot kosong (curb weight) mobil ini berkisar antara 2.350 hingga 2.530 kg, tergantung pada tipe penggeraknya.

Varian penggerak roda belakang (RWD) dari BYD Ti7 long-range ini mengandalkan mesin pembakaran internal (ICE) 1,5 liter bertenaga 115 kW (154 hp) yang dipadukan dengan satu motor listrik 200 kW (268 hp). Kombinasi ini mampu menempuh jarak hingga 230 km dalam mode listrik murni. Saat baterai habis, konsumsi bahan bakarnya tercatat 5,98 liter per 100 km.

BYD Ti7 PHEV crossover to get a large 50 kWh battery for 230 km of EV range

Sementara itu, varian all-wheel drive (AWD) hadir dengan jarak tempuh listrik 210 km dan konsumsi bahan bakar 6,3 liter per 100 km. Varian ini tetap menggunakan mesin 1,5 liter yang sama, namun dipasangkan dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga puncak gabungan sebesar 360 kW (483 hp). Perbedaan jarak tempuh ini wajar mengingat bobot dan kompleksitas sistem penggerak AWD yang lebih tinggi.

Salah satu fitur yang paling menarik adalah potensi hadirnya teknologi flash charging. Ada kemungkinan varian long-range BYD Ti7 PHEV ini akan mengadopsi teknologi pengisian daya cepat yang memungkinkan baterai diisi dari 10% hingga 97% hanya dalam waktu sembilan menit. Jika terealisasi, ini akan menjadi terobosan besar, menghilangkan salah satu kekhawatiran utama pengguna mobil hybrid: waktu pengisian daya yang lambat.

Secara dimensi, BYD Ti7 PHEV untuk pasar domestik adalah SUV lima tempat duduk dengan ukuran panjang 4.999 mm, lebar 1.995 mm, tinggi 1.865 mm, dan jarak sumbu roda 2.920 mm. Mobil ini juga mampu menarik beban hingga 2.000 kg, menjadikannya pilihan praktis untuk kebutuhan rekreasi atau pekerjaan.

Selain varian PHEV, BYD Ti7 juga tersedia dengan opsi powertrain BEV (Battery Electric Vehicle). Varian listrik murni ini menawarkan dua pilihan baterai, yaitu 92 kWh dan 105,7 kWh, dengan jarak tempuh mencapai 675 hingga 755 km berdasarkan siklus CLTC. Kehadiran varian BEV ini memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang mungkin sudah siap beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

Grafik penjualan bulanan BYD Ti7 di China

Dari segi harga, BYD Ti7 dibanderol antara 179.800 hingga 239.800 yuan, atau setara dengan sekitar 26.530 hingga 35.385 dolar AS. Dengan rentang harga tersebut, Ti7 bersaing di segmen SUV premium yang cukup kompetitif di China. Menariknya, model ini juga sudah mulai dipasarkan di luar negeri pada tahun ini dengan nama Fang Cheng Bao Ti7.

Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa BYD Ti7 telah terjual sebanyak 94.417 unit di China. Angka ini menjadikannya salah satu model terpopuler di pasar domestik, meskipun terdapat laporan luas mengenai masalah pada atap kaca panoramiknya. Popularitas ini membuktikan bahwa konsumen China sangat menghargai kombinasi teknologi hybrid yang efisien, fitur canggih, dan harga yang kompetitif.

Peningkatan kapasitas baterai pada varian long-range ini bisa menjadi respons langsung terhadap kebutuhan pasar akan jarak tempuh listrik yang lebih jauh. Dengan 230 km, pengguna dapat menjalani sebagian besar aktivitas harian mereka hanya dengan tenaga listrik, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan biaya operasional. Ini adalah langkah strategis BYD untuk memperkuat posisinya di segmen PHEV yang semakin ketat.

Perkembangan ini juga menunjukkan betapa agresifnya produsen mobil China dalam mengembangkan teknologi plug-in hybrid. Mereka tidak hanya berfokus pada mobil listrik murni, tetapi juga terus menyempurnakan teknologi hybrid sebagai jembatan transisi. Inovasi seperti baterai 50 kWh dan potensi flash charging pada Ti7 adalah contoh nyata dari strategi ini.

Bagi konsumen di luar China, kehadiran varian long-range ini bisa menjadi sinyal positif. Jika BYD memutuskan untuk mengekspor versi ini ke pasar global, termasuk Indonesia, maka konsumen akan mendapatkan SUV hybrid dengan kemampuan listrik yang mendekati mobil listrik murni, namun dengan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.

Secara keseluruhan, BYD Ti7 PHEV dengan baterai 50 kWh adalah sebuah evolusi yang signifikan. Ia menawarkan solusi bagi mereka yang menginginkan mobil ramah lingkungan tanpa harus khawatir dengan keterbatasan infrastruktur pengisian daya. Dengan jarak tempuh listrik yang luas dan potensi pengisian daya super cepat, Ti7 long-range ini siap menjadi pemain kunci di pasar SUV hybrid global.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.