πŸ“‘ Daftar Isi

BYD Racco meluncur di pasar pertama di luar Jepang dengan harga 34.615 USD

BYD Racco Meluncur di Sri Lanka, Harga 2,5 Kali Jepang

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Racco meluncur di Sri Lanka, pasar pertama di luar Jepang, dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Lanka (34.615 USD)
  • Harga tersebut 2,5 kali lebih tinggi dari harga awal di Jepang (13.555 USD)
  • Harga perkenalan berlaku hingga 9 November, setelah itu akan naik
  • Racco akan segera masuk Macau sebagai pasar RHD berikutnya
  • Spesifikasi: motor 47 kW (63 hp), torsi 160 Nm, jarak tempuh 210-320 km WLTC
  • Baterai LFP 22,4 kWh dan 35,84 kWh, dimensi 3395/1475/1800 mm
  • Di Jepang, Racco raup 1.000 pesanan dalam dua minggu

Telset.id – BYD Racco resmi diluncurkan di Sri Lanka pada 16 Oktober 2026 dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Lanka (34.615 USD), menandai pasar pertama di luar Jepang bagi kei car listrik tersebut. Model ini juga akan segera masuk ke Macau, memperluas jangkauan BYD ke pasar setir kanan (RHD) di luar negeri.

Peluncuran ini mengikuti jejak debut Racco di Jepang pada akhir Juli 2026. Saat itu, BYD menerima 1.000 pesanan hanya dalam dua minggu setelah peluncuran, dengan banderol antara 2.140.000 hingga 2.497.000 yen (13.555 – 15.815 USD). Di Jepang, Racco ditawarkan dalam tiga level trim: 200, 300 Plus, dan 300 Premium. Belakangan terungkap bahwa BYD berencana membawa mobil mungil ini ke luar Jepang, dengan Sri Lanka dan Macau sebagai dua pasar RHD pertama.

Baca Juga:

Menurut BYD Sri Lanka, harga 11.450.000 rupee Lanka tersebut merupakan harga perkenalan yang berlaku hingga 9 November. Artinya, setelah periode itu berakhir, Racco akan menjadi lebih mahal. Angka tersebut sekitar 2,5 kali lebih tinggi dibanding harga awal di Jepang.

Kenaikan harga ini bukan tanpa alasan. Mobil di Sri Lanka memang secara umum mahal akibat bea masuk dan pajak impor. Sebagai perbandingan, Toyota Yaris Cross berbahan bakar bensin dibanderol 19.950.000 rupee Lanka (60.315 USD) di pulau tersebut. Dengan konteks lokal itu, Racco kei car terbilang cukup wajar harganya.

BYD Racco meluncur di pasar pertama di luar Jepang dengan harga 34.615 USD

Spesifikasi BYD Racco

BYD Racco adalah kei car penggerak roda depan dengan bentuk bodi kotak dan dimensi 3395/1475/1800 mm serta wheelbase 2.520 mm. EV mungil ini menawarkan radius putar minimum 4,8 meter. Kabinnya menampung empat kursi dengan bagasi berkapasitas 280 liter.

Dua opsi baterai LFP tersedia: 22,4 kWh dan 35,84 kWh. Baterai tersebut menyuplai tenaga ke motor listrik dengan output puncak 47 kW (63 hp) dan torsi 160 Nm. Jarak tempuh listriknya berada di antara 210 km hingga 320 km, tergantung opsi baterai yang dipilih. Angka 320 km tersebut diukur dalam kondisi WLTC.

Interior BYD Racco kei car listrik

Dengan motor 47 kW dan jarak tempuh hingga 320 km, Racco memposisikan diri sebagai kendaraan perkotaan yang efisien. Kombinasi bodi ringkas dan radius putar 4,8 meter membuatnya lincah di jalanan sempit. Kapasitas bagasi 280 liter juga tergolong fungsional untuk ukuran kei car.

Jejak Pemesanan di Jepang

Sebelum ekspansi ke Sri Lanka, Racco sudah lebih dulu mencuri perhatian di Jepang. Peluncuran akhir Juli 2026 itu langsung menuai 1.000 pemesanan dalam dua minggu. Tiga trim yang ditawarkan β€” 200, 300 Plus, dan 300 Premium β€” dibanderol 2.140.000 hingga 2.497.000 yen (13.555 – 15.815 USD).

Respons pasar Jepang itu menjadi sinyal awal bahwa kei car listrik buatan BYD diterima dengan baik. Setelahnya, BYD mengungkap rencana membawa model ini ke pasar luar Jepang, dengan Sri Lanka dan Macau sebagai tujuan pertama di segmen RHD.

Kabin BYD Racco dengan empat kursi

Di Sri Lanka, Racco hadir sebagai opsi kendaraan listrik mungil di tengah pasar yang didominasi mobil bensin berharga tinggi. Dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Lanka, BYD berupaya menarik minat awal sebelum harga naik setelah 9 November. Strategi harga perkenalan ini lazim digunakan untuk membangun basis pelanggan di pasar baru.

Untuk pasar Macau, BYD belum mengumumkan detail harga maupun waktu peluncurannya. Yang jelas, Racco akan menyusul masuk ke wilayah tersebut setelah Sri Lanka. Ekspansi ini menegaskan arah BYD memperluas portofolio kei car listriknya ke lebih banyak pasar RHD.

Detail interior BYD Racco

Bagi konsumen di pasar RHD lainnya, kehadiran Racco di Sri Lanka dan Macau menjadi indikasi bahwa BYD serius menggarap segmen kei car listrik di luar Jepang. Model ini membawa kombinasi dimensi ringkas, jarak tempuh hingga 320 km, dan harga yang β€” meski lebih tinggi dari Jepang β€” masih kompetitif dibanding mobil bensin lokal di Sri Lanka.

Peluncuran di Sri Lanka sekaligus menandai babak baru bagi BYD dalam menguji penerimaan kei car listrik di pasar dengan bea masuk tinggi. Jika respons di Sri Lanka dan Macau positif, bukan tidak mungkin BYD memperluas Racco ke pasar RHD lain. Namun, untuk saat ini, semua bergantung pada penerimaan konsumen di dua pasar pertama tersebut.

Dengan harga perkenalan yang berlaku terbatas hingga 9 November, calon pembeli di Sri Lanka memiliki jendela waktu singkat untuk mendapatkan Racco di harga 11.450.000 rupee Lanka. Setelah itu, harga akan menyesuaikan. Bagi BYD, langkah ini menjadi ujian pertama ekspansi kei car listrik di luar Jepang β€” sekaligus pembuktian apakah formula Racco bisa diterima di pasar yang kondisi pajaknya jauh berbeda.

[ META_DESCRIPTION]
BYD Racco resmi meluncur di Sri Lanka dengan harga perkenalan 34.615 USD, 2,5 kali lebih tinggi dari Jepang. Simak spesifikasi dan rencana Macau.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.