Telset.id β Chery Auto Malaysia memperluas kampanye penggantian as belakang (rear axle) untuk 8.878 unit Omoda 5 pra-facelift varian C dan H pada Oktober 2026, namun pertanyaan besarnya tetap sama: bagaimana temuan teknis tahun ini berhubungan dengan masalah pengelasan yang diidentifikasi pada 2024? Perusahaan belum menjelaskan secara publik perbedaan cakupan kampanye maupun kaitan antara kedua temuan tersebut.
Pada 2024, Chery mengaitkan masalah ini dengan penggantian ujung las otomatis (automated welding tip) tanpa kalibrasi ulang, yang mengakibatkan penetrasi las tidak sempurna. Kini, dalam kampanye Oktober 2026, Chery menyatakan hasil tinjauan teknis menemukan potensi kekuatan las yang tidak memadai pada sambungan lengan belakang as belakang (trailing-arm joints) di batch produksi tertentu, sehingga menimbulkan risiko kegagalan las di bawah tekanan operasional.
Deskripsi tersebut berbeda dari penjelasan 2024 soal penetrasi las tidak sempurna. Namun, pernyataan yang tersedia tidak menetapkan apakah kedua temuan itu memiliki akar penyebab yang sama. Chery juga tidak mengonfirmasi bahwa seluruh kendaraan dalam kampanye akan menerima as baru β pemilik hanya berhak atas inspeksi gratis dan penggantian bila diperlukan.
Cakupan VTA dan Respons Otoritas Malaysia
Departemen Transportasi Jalan Malaysia (JPJ) untuk sementara menangguhkan Vehicle Type Approval (VTA) bagi Omoda 5 bensin pra-facelift yang terdampak. Penangguhan ini mencegah registrasi baru di bawah persetujuan tersebut selama investigasi dan penilaian keselamatan berlangsung. Penting dicatat, langkah ini bukan larangan menyeluruh terhadap kendaraan Chery.
Sebelumnya, insiden pelepasan as pada 6 Oktober yang melibatkan kendaraan JWL 2862 di Johor Bahru menjadi pemicu perhatian publik. Kasus serupa juga pernah terjadi dan sempat kami bahas dalam laporan As Rear Axle Terlepas, yang memperlihatkan pola berulang pada model yang sama.
Chery Malaysia sendiri telah menghentikan produksi Omoda 5 generasi awal pada September 2025. Sebagai penggantinya, mereka memperkenalkan Chery O5 facelift yang memakai suspensi belakang multi-link independen dan transmisi dual-clutch (DCT) enam percepatan β menggantikan torsion beam dan CVT pada model sebelumnya. Omoda E5 versi listrik juga menggunakan suspensi belakang multi-link. Kedua model tersebut tidak termasuk dalam kampanye 8.878 unit yang diumumkan.
Baca Juga:
Perluasan dari Kampanye Inspeksi 2024
Setelah dilaporkan adanya kegagalan as belakang pada Omoda 5 di Malaysia pada April 2024, Chery menyiapkan kampanye inspeksi preventif yang mencakup 600 kendaraan yang dirakit di pabrik Inokom antara 14 hingga 17 Agustus 2023. Dalam pernyataan 4 Mei 2024, Chery menyebut 60 kendaraan menerima komponen terdampak yang diproduksi pada 15 Agustus. Perusahaan mengaitkan masalah pengelasan dengan pemasok yang mengganti ujung las otomatis tanpa mengalibrasi ulang peralatan, sehingga terjadi penetrasi las tidak sempurna.
Tanggal 14β17 Agustus merujuk pada jendela perakitan kendaraan, sementara 15 Agustus merujuk pada tanggal produksi komponen terdampak. Indonesia menjalankan kampanye terpisah pada 2024. Chery Sales Indonesia mengidentifikasi 420 unit Omoda 5 1.5T Z dan RZ yang berpotensi terdampak untuk pasar tersebut. Perusahaan menggunakan Vehicle Identification Number (VIN) untuk mengidentifikasi kendaraan yang perlu diperiksa dan menawarkan penggantian gratis bila ditemukan masalah. Angka-angka ini terpisah dari kampanye Malaysia.
Untuk kampanye Oktober 2026, Chery mengatakan akan menghubungi pemilik dan telah mengirim pengiriman pertama komponen pengganti ke pusat layanan resmi. Pemilik dapat memeriksa VIN mereka melalui situs pembaruan produk Chery Malaysia. Detail kampanye ini juga sempat kami ulas dalam laporan Recall 8.878 Omoda C5.
Konfigurasi Sasis dan Variasi Pasar Ekspor
Omoda 5 pra-facelift Malaysia yang masuk kampanye menggunakan mesin bensin turbo empat silinder 1,5 liter, transmisi CVT, dan as belakang torsion beam berlas. Versi pasar lain memiliki konfigurasi berbeda. Australia: Chery C5 terbaru yang diperkenalkan Mei 2025 memakai suspensi belakang multi-link independen dan DCT enam percepatan. Eropa: spesifikasi terbitan untuk model Omoda 5 bensin mencantumkan mesin turbo 1,6 liter dan suspensi belakang multi-link independen. Malaysia: Chery O5 facelift dan Omoda E5 listrik memakai suspensi belakang multi-link.
Perbedaan ini membedakan versi-versi tersebut dari konfigurasi yang terkena kampanye, tetapi tidak secara independen menetapkan kelayakan recall. Chery menyatakan sedang menyaring kendaraan di pasar ekspor lain yang berbagi komponen dari produksi terdampak. Kelayakan bergantung pada kendaraan dan komponen spesifik yang diidentifikasi, bukan semata pada nama model atau pasar.
Di sisi lini produk, Chery terus memperluas portofolio di segmen lain, seperti yang terlihat pada peluncuran Jetour Traveller 7 dengan opsi ICE dan PHEV.
Kotak Fakta: Tiga Kampanye As Omoda 5
Berikut ringkasan perbandingan tiga kampanye yang tercatat, berdasarkan pernyataan resmi yang tersedia:
- Malaysia 2024: 600 kendaraan dalam kampanye inspeksi; 60 unit teridentifikasi memakai komponen terdampak; temuan berupa penetrasi las tidak sempurna akibat penggantian ujung las tanpa kalibrasi; lingkup kendaraan Omoda 5 pra-facelift dengan jendela perakitan 14β17 Agustus 2023.
- Indonesia 2024: 420 unit berpotensi terdampak; kendaraan diperiksa berbasis VIN; inspeksi dan penggantian gratis bila ditemukan masalah; lingkup Omoda 5 1.5T Z dan RZ.
- Malaysia 2026: 8.878 unit tercakup kampanye; temuan berupa potensi kekuatan las tidak memadai pada sambungan trailing-arm; inspeksi gratis dan penggantian bila diperlukan; lingkup Omoda 5 pra-facelift varian C dan H.
Dua kampanye Malaysia mengidentifikasi populasi yang berbeda dan mendeskripsikan masalah pengelasan secara berbeda. Chery belum mengklarifikasi secara publik bagaimana temuan-temuan itu saling berhubungan atau menjelaskan perbedaan cakupan kampanye. Fakta bahwa angka melonjak dari 600 unit (2024) menjadi 8.878 unit (2026) di pasar yang sama, tanpa penjelasan teknis resmi yang menghubungkan keduanya, menjadi celah transparansi yang masih terbuka hingga kini.
[IMG_PLACEHOLDER]





Komentar
Belum ada komentar.