📑 Daftar Isi

BYD Han generasi baru dalam catatan homologasi MIIT China dengan konfigurasi BEV dan PHEV

BYD Han Generasi Baru Terdaftar: AWD 520 kW, Top Speed 270 km/jam

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Han generasi baru terdaftar di MIIT China dengan tiga varian BEV dan satu PHEV
  • Varian AWD gabungkan motor 200 kW depan dan 320 kW belakang, output 520 kW, top speed 270 km/jam
  • Dua varian RWD beroutput 245 kW dan 300 kW, top speed 240 km/jam
  • PHEV pakai mesin turbo 1.5L 115 kW plus motor listrik 200 kW
  • Dimensi 5.156 mm, wheelbase 3.030 mm, berada di antara Han L dan Da Han
  • Kapasitas baterai, jarak tempuh CLTC, harga, dan jadwal peluncuran belum tercantum

Telset.id – Sedan listrik generasi baru BYD Han resmi muncul dalam catatan homologasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China dengan tiga konfigurasi battery-electric vehicle (BEV) dan satu plug-in hybrid (PHEV). Data homologasi ini menjadi bukti paling konkret sejauh apa BYD mendorong lini sedan andalannya, setelah prototipe bermesin kamuflase tertangkap kamera saat uji jalan di China pada September lalu.

Bagi pasar yang terbiasa melihat Han sebagai sedan listrik kelas atas, angka pada dokumen MIIT kali ini memberi gambaran berbeda. Varian all-wheel-drive tercatat mengombinasikan motor depan 200 kW dengan motor belakang 320 kW, menghasilkan output gabungan 520 kW atau setara sekitar 697 hp, dengan kecepatan puncak 270 km/jam. Ini bukan sekadar penyegaran tahunan, melainkan lompatan spesifikasi yang menempatkan Han di wilayah performa sedan listrik premium.

Yang menarik, catatan resmi ini juga mematahkan spekulasi awal. Sejumlah laporan sebelumnya menduga model baru ini akan diposisikan di bawah Han L. Namun dimensi hasil homologasi justru menempatkannya di atas Han L dalam hal panjang dan wheelbase.

Tiga Varian BEV dan Satu PHEV dalam Catatan MIIT

Dokumen homologasi MIIT merinci tiga konfigurasi BEV dengan karakter berbeda. Varian rear-wheel-drive pertama, BYD7000CEBEV2, memakai motor sinkron magnet permanen 245 kW atau sekitar 329 hp. Bobotnya tercatat 2.005 kg dengan kecepatan puncak 240 km/jam, dan LiDAR atap tersedia sebagai opsi.

Varian rear-wheel-drive kedua, BYD7000CEBEV3, menaikkan output motor menjadi 300 kW atau sekitar 402 hp. Bobotnya 2.125 kg dengan kecepatan puncak 240 km/jam, serta tinggi yang terdaftar 1.492 mm dan 1.507 mm. Pada konfigurasi ini, tidak ada opsi penghapusan LiDAR yang dicantumkan.

Varian puncak, BYD7000CEBEV1, adalah model all-wheel-drive yang menggabungkan motor AC asinkron 200 kW di depan dengan motor sinkron magnet permanen 320 kW di belakang. Output gabungannya 520 kW atau sekitar 697 hp, bobot 2.351 kg, dan kecepatan puncak 270 km/jam. Ketiga varian BEV ini memakai baterai Blade lithium iron phosphate (LFP) dari FinDreams Battery, anak perusahaan BYD.

Untuk varian plug-in hybrid, BYD7150CE6HEV1 mengandalkan mesin bensin turbo 1.498 cc berkode BYD472ZQB. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 115 kW dan tenaga net 110 kW atau sekitar 148 hp, sementara motor listriknya terdaftar 200 kW atau sekitar 268 hp. Bobot varian PHEV ini 2.115 kg dengan kecepatan puncak 200 km/jam, dan tersedia versi tanpa LiDAR atap. Perlu dicatat, angka mesin dan motor tersebut merupakan rating komponen terpisah; catatan resmi tidak menyebutkan daya sistem gabungan.

BYD Han generasi baru dalam catatan homologasi MIIT China dengan konfigurasi BEV dan PHEV

Dimensi Menempatkan Han di Antara Han L dan Da Han

Data dimensi menjadi salah satu bagian paling informatif dari dokumen ini. Han generasi baru tercatat memiliki panjang 5.156 mm dan lebar 1.969 mm, dengan wheelbase 3.030 mm. Tingginya bervariasi menurut konfigurasi, yakni 1.492 mm atau 1.507 mm.

Sebagai pembanding, Han generasi pertama memiliki panjang 4.995 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.495 mm, dan wheelbase 2.920 mm. Han L tercatat 5.050 mm panjang, 1.960 mm lebar, 1.505 mm tinggi, dan wheelbase 2.970 mm. Sementara Da Han mencapai 5.256 mm panjang, 1.999 mm lebar, 1.510 mm tinggi, dan wheelbase 3.130 mm.

Artinya, Han generasi baru lebih panjang 106 mm dari Han L dengan wheelbase 60 mm lebih panjang. Di sisi lain, Da Han lebih panjang 100 mm dan memiliki wheelbase 100 mm lebih panjang dibanding model baru ini. Posisi Han generasi baru dengan demikian berada tepat di antara Han L dan Da Han dalam hierarki ukuran.

Dari sisi perlengkapan, keempat konfigurasi mencantumkan perangkat Bosch Integrated Power Brake (IPB) dan event data recorder (EDR). Catatan homologasi juga mengidentifikasi lokasi perakitan BYD di Xi’an, Provinsi Shaanxi, dan Changzhou, Provinsi Jiangsu, meski tidak merinci konfigurasi mana yang dirakit di pabrik tertentu.

Peralatan eksterior opsional BYD Han generasi baru termasuk LiDAR atap dan variasi fascia

Yang perlu digarisbawahi, dokumen pengisian homologasi ini tidak mencantumkan kapasitas baterai, jarak tempuh CLTC, harga ritel, maupun jadwal peluncuran di ruang pamer. Dengan kata lain, spesifikasi teknis sudah terungkap, tetapi aspek komersial masih tertutup rapat.

Bagi pengamat industri, kemunculan Han generasi baru di catatan MIIT menandakan BYD tengah memperlebar portofolio sedan listriknya secara agresif, dari varian 245 kW hingga 520 kW, sekaligus mempertahankan opsi PHEV. Pendekatan ini memungkinkan satu nama model melayani segmen yang sangat luas, mulai dari pengguna yang mengutamakan efisiensi hingga pembeli yang mengejar performa.

Sebagai konteks industri, pendekatan serupa juga terlihat di sektor otomotif lain yang tengah bersiap menuju elektrifikasi, seperti yang tergambar dalam MX-5 Next. Sementara di ranah teknologi, adopsi model prediksi berbasis AI seperti WeatherNext 3 menunjukkan bagaimana data dan komputasi kian menentukan arah inovasi lintas sektor.

Rincian konfigurasi dan dimensi BYD Han generasi baru dari catatan MIIT

Yang tersisa kini adalah pertanyaan soal harga dan waktu. Tanpa angka ritel dan jadwal peluncuran, posisi Han generasi baru di pasar masih spekulatif. Namun dari sisi teknis, dokumen MIIT sudah cukup menjelaskan bahwa BYD tidak bermain-main dengan sedan andalannya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.