Telset.id β Penjualan dan pengiriman produsen mobil besar China pada Agustus 2026 akhirnya terungkap. BYD memuncaki daftar dengan 433.384 unit mobil penumpang terjual, dengan 188.746 unit diekspor. Chery masih mempertahankan posisinya sebagai eksportir terbesar China dengan 196.984 unit, namun terlihat jelas bahwa angka ekspor BYD kini sangat dekat dengan Chery.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan persaingan ketat di pasar otomotif China, terutama untuk kendaraan listrik (EV), PHEV, dan EREV. BYD tidak hanya unggul dalam volume penjualan domestik, tetapi juga menunjukkan pertumbuhan ekspor yang signifikan, mengancam dominasi Chery yang selama ini menjadi raja ekspor.
Kinerja Penjualan BYD dan Raksasa Tradisional Lainnya
BYD mempertahankan posisinya sebagai pemimpin volume dengan menjual 433.384 mobil penumpang pada Agustus, naik 16,7% year-on-year (YoY). Yang menarik, perusahaan menghasilkan lebih banyak pendapatan di luar China daripada di pasar domestiknya pada paruh pertama 2026, dengan 53% pendapatannya berasal dari penjualan luar negeri.
Melihat lebih dalam portofolio BYD, seri Dynasty dan Ocean terjual 375.373 unit, sementara Fang Cheng Bao mengirimkan 41.568 unit (+155,6% YoY), Denza terjual 16.001 unit (+33,4% YoY), dan Yangwang mengirimkan 442 unit (+9,1% YoY). Pertumbuhan Fang Cheng Bao yang luar biasa ini menarik untuk dicermati, terutama dengan kehadiran model-model terbaru mereka. Kabar terbaru menyebutkan Fang Cheng Bao Formula S GT telah tiba di dealer China jelang peluncurannya.
SAIC melaporkan penjualan NEV sebanyak 187.037 unit (+44,1% YoY). Sementara itu, penjualan NEV Geely mencapai 175.877 unit (+9,4% YoY). Di dalam jajaran domestiknya, Zeekr mencetak rekor tertinggi dengan 36.981 pengiriman (+109,8% YoY), sementara seri Galaxy memimpin volume dengan 119.115 unit.
Chery mengekspor 196.984 unit pada Agustus, yang mewakili 70,3% dari total 280.128 unit yang terjual. Segmen NEV Chery mengirimkan 120.909 unit (+69,8% YoY). Sementara divisi NEV Changan menjual 105.000 unit, termasuk 45.885 unit dari merek Changan Qiyuan (seri AQ +103,1% YoY), 28.659 unit dari Deepal, dan 8.082 unit dari Avatr.
Persaingan di pasar China juga memanas dengan masuknya pemain global. Sebagai informasi, Toyota membangun EV Lexus di China, bukan di Jepang, menunjukkan betapa pentingnya pasar ini.
Baca Juga:
Kinerja Startup NEV dan Prospek ke Depan
Leapmotor terus menjadi startup dengan performa terbaik pada Agustus, mengirimkan 103.129 unit secara global (+80,7% YoY). Perusahaan ini menjadi satu-satunya startup yang menembus angka 100.000 unit per bulan selama dua bulan berturut-turut.
Sebaliknya, HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) milik Huawei mengalami penurunan year-on-year pertamanya, dengan pengiriman 42.101 unit (-5,6% YoY). Aito menyumbang hampir setengah dari volume ini dengan sekitar 20.652 unit.
Startup lain juga menunjukkan kinerja beragam. Xpeng mengirimkan 39.107 unit (+4% YoY), dengan flagship GX terjual 7.338 unit dan seri MONA telah melampaui 310.000 pengiriman kumulatif. Li Auto mengirimkan 37.679 unit (+32,1% YoY, +23,67% MoM) dan mengantisipasi September yang kuat dengan peluncuran MEGA baru dan i9.
Nio mengirimkan 35.836 unit (+14,5% YoY). Merek utama Nio menyumbang 21.174 unit (+101,2% YoY), Onvo menambahkan 8.810 unit, dan merek Firefly mengirimkan 5.852 unit (+34,7% YoY). Xiaomi melanjutkan kinerja stabilnya, mengirimkan lebih dari 30.000 unit untuk bulan kelima berturut-turut.

Dengan tren ekspor BYD yang semakin mendekati Chery, dinamika pasar otomotif global diprediksi akan berubah. Sengketa bisnis di sektor terkait juga patut disorot, seperti kasus aset Nexperia di China yang dibekukan pengadilan dalam sengketa dengan Wingtech, yang menunjukkan kompleksitas lanskap industri teknologi China.





Komentar
Belum ada komentar.