Telset.id – BMW resmi membuka pre-sale untuk iX3 Long Wheelbase edisi China pada ajang 2026 Chengdu Auto Show, dengan banderol mulai 269.900 yuan atau setara 39.700 USD (sekitar Rp 590 juta). Tiga varian ditawarkan dengan rentang harga hingga 339.900 yuan (50.000 USD), dan BMW memastikan harga pre-sale ini akan sama dengan harga peluncuran resmi.
Model yang dirancang khusus untuk pasar China ini mengusung platform listrik “Neue Klasse” dengan jarak sumbu roda yang diperpanjang hingga 3.005mm. Dimensi keseluruhan kendaraan tercatat 4.885mm untuk panjang, 1.895mm untuk lebar, dan 1.635mm untuk tinggi. Kehadiran iX3 Long Wheelbase ini menjadi respons langsung BMW terhadap persaingan ketat di segmen SUV listrik premium China.
Desain dan Fitur Khusus China
iX3 generasi terbaru ini mengadopsi bahasa desain Neue Klasse yang ditandai dengan gril 3D bercahaya serta klaster lampu “Digital Angel” yang terdiri dari 322 LED beads. Pintu kendaraan dilengkapi semi-hidden door handle dengan sistem bukaan ganda elektrik dan fisik. Dari sisi eksterior, tersedia sembilan pilihan warna, sementara interiornya menawarkan empat skema dwiwarna atau monokromatik.

Bagian kabin menjadi pusat perhatian dengan kehadiran BMW Panoramic iDrive system. Teknologi ini memperkenalkan “Panoramic Vision Bridge” dan head-up display 3D yang menggunakan proyeksi ultra-short-throw untuk menampilkan gambar panorama 40 inci resolusi 4K di kaca depan. Layar sentuh 17,9 inci dimiringkan 17,5 derajat menuju pengemudi demi ergonomi yang lebih baik.
Untuk konektivitas, sistem ini kompatibel dengan Huawei HiCar dan Apple CarPlay. Yang menarik, BMW juga mengintegrasikan model bahasa besar (LLM) dari Alibaba serta kemampuan penalaran DeepSeek. Sementara untuk sistem mengemudi otonom, BMW berkolaborasi dengan Momenta mengembangkan sistem AI end-to-end yang mampu menangani skenario kompleks perkotaan dan jalan tol di China.
Performa dan Teknologi Baterai Generasi Baru
Dari sisi performa, iX3 ditenagai teknologi BMW eDrive generasi keenam dengan arsitektur tegangan tinggi 800V. Kendaraan ini menggunakan baterai silinder besar 4695 berkapasitas 108 kWh dengan teknologi “Cell to Pack” (CTP). Teknologi ini menghasilkan peningkatan kepadatan energi sebesar 20 persen dan penambahan jangkauan 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Varian tertinggi iX3 50L dilengkapi motor asinkron di depan dan motor sinkron eksitasi di belakang, menghasilkan tenaga gabungan 351 kW (477 hp). Beberapa angka performa yang diunggulkan antara lain:
- Jarak tempuh hingga 900 km berdasarkan siklus CLTC
- Konsumsi energi resmi serendah 15,1 kWh/100 km
- Pengisian 10 menit memberikan tambahan jangkauan 400 km (CLTC)
- Pengisian cepat 10 hingga 80 persen hanya membutuhkan 21 menit
Untuk utilitas, mobil ini menawarkan bagasi depan (frunk) 58 liter dan kapasitas bagasi belakang 540 liter. Dengan melipat kursi belakang, kapasitas tersebut dapat diperluas hingga 1.600 liter.

Peluncuran iX3 Long Wheelbase ini menandai langkah agresif BMW di pasar kendaraan listrik China, segmen yang terus tumbuh dengan persaingan harga dan teknologi yang semakin ketat. Dengan harga yang diklaim setara antara pre-sale dan peluncuran, BMW tampaknya ingin membangun kepercayaan konsumen sejak awal. Keputusan untuk menghadirkan model khusus China dengan fitur-fitur yang disesuaikan menunjukkan komitmen pabrikan asal Munich tersebut terhadap pasar terbesar dunia untuk kendaraan listrik.
[CONTENT_END]





Komentar
Belum ada komentar.