Project Sandcastle Bisa Jalankan Android di iPhone

Project Sandcastle

Telset.id, Jakarta  – Dengan Project Sandcastle, Anda dapat menginstal Android di iPhone. Para pencetus proyek tersebut bahkan telah berhasil mem-port Android ke iPhone asli (edisi pertama).

Sekarang, bersama tim pengembang, Project Sandcastle memungkinkan Anda memasang Android di iPhone. Untuk saat ini, Anda akan melihat bahwa hanya iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang didukung.

{Baca juga: Cara Aktifkan Dark Mode WhatsApp di Smartphone Android}

Untuk melakukannya, dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Jumat (6/3/2020), Anda perlu melakukan Jailbreak perangkat. Setelah selesai, Anda dapat melanjutkan untuk mencoba menginstal Android.

Namun, untuk sekarang, kinerjanya belum sempurna karena masih dalam versi beta. Namun, tim pengembang secara aktif mengembangkan untuk menjalankan Android dengan sempurna di iPhone.

Jika proyek itu berhasil, Anda bisa mengaktifkan lagi ke iPhone lama yang tak lagi mendapat dukungan dari Apple. Anda bisa beralih ke Android tanpa perlu membeli smartphone lain.

Tentu saja, Apple tidak akan mendukung proyek tersebut secara resmi. Semua keputusan ada di tangan Anda. Satu hal yang perlu dicatat, Anda harus siap menerima segala risikonya.

{Baca juga: Yeayy! Pengguna Bisa “Cicip” Game Android Sebelum Download}

Semoga saja iPhone lama Anda sudah tidak bergaransi. Kalau ternyata masih, Anda sepertinya wajib rela untuk kehilangan jaminan dari Apple. Sekali lagi, semua keputusan ada di tangan Anda.

Sebelumnya, suksesor Android 10, yakni Android 11 dikabarkan akan diperkenalkan Google di tahun ini dengan membawa beragam fitur baru. Bahkan, Google pun telah menyebarkan Developer Preview dari Android 11 bagi para developer untuk menyesuaikan aplikasi mereka.

Mengutip dari 9to5Google, Senin (24/02/2020), salah satu fitur baru yang dibawa Android 11 adalah fitur ketuk dua kali body belakang smartphone untuk aktifkan Google Assistant.

Fitur ini memiliki kode “Columbus”, dan nantinya akan pertama kali hadir di seri Google Pixel. Bagaimana cara kerjanya?

Yang jelas, fitur ini kemungkinan besar memanfaatkan sensor accelerometer dan juga gyroscope pada smartphone untuk menangkap gesture ketukan pada body yang dilakukan pengguna. [SN/HBS]

Simak Video Samsung Galaxy Z Flip Unboxing: Inovasinya Keren, Pantes Mahal”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here