Telkomsel Ajak Startup Edutech Gabung ke Ilmupedia

Telkomsel Edutech

Telset.id, Jakarta – Telkomsel tidak ingin berjalan sendiri dalam mengembangkan Ilmupedia. Anak perusahaan Telkom tersebut mengajak pelaku startup edutech di Indonesia untuk bergabung ke layanan mereka.

Hingga saat ini ada 4 startup edutech yang menjalin kerjasama dengan Ilmupedia yakni, Zenius, Quipper, Bahaso dan Cakap. Namun menurut Vice President Mass Market Telkomsel Hastining B. Astuti sudah ada 2 startup edutech yang akan bergabung dengan Ilmupedia.

{Baca juga: Telkomsel Luncurkan Paket Data Ilmupedia dan Kuis IBJ}

“Saat ini 4 tapi ada 2 lagi sedang dalam proses. kami tidak dapat menyebutkan dulu karena belum bisa,” kata Hasti di Telkomsel Smart Office, Jakarta Kamis (05/03/2020).

Hasti tidak membatasi jumlah startup yang ingin bergabung dengan Ilmupedia. Maka Hasti mengajak pada startup edutech lain untuk bergabung dengan Paket Ilmupedia dari Telkomsel.

“Kita kemukan untuk mitra yang pengen bersama-sama memanfaatkan platform ini ayo. kita bersama-sama untuk Indonesia,” tambah Hasti.

Hasti mengatakan bahwa tidak ada persyaratan yang sulit untuk bergabung dengan Ilmupedia. Baginya yang terpenting adalah mereka mau membangun pendidikan Indonesia.

“Bagi kita patner itu kita akan saring kesungguhan mereka. Apa yang akan mereka berikan untuk indonesia dan untuk pelanggan kita. Kita akan saring dari sisi itu,” tuturnya.

Terakhir ketika ditanya apakah Ilmupedia ingin menjadi aplikasi edutech, Hasti tidak menutup kemungkinan untuk itu. Sayang dia enggan menjelaskan lebih lanjut rencana tersebut.

“Bukan tertutup kemungkinan. Artinya dengan 1 ide diluncurkan, sambutan yang baik oleh mitra maka sangat tidak mustahil kita bisa mengembangkan banyak hal,” tutup Hasti.

{Baca juga: Selamat! Ini Pemenang Kuis Ilmupedia Berani Jawab}

Sebelumnya Paket Ilmupedia resmi diperkenalkan pada akhir tahun 2019 lalu. Hari ini, Telkomsel kembali mengumumkan kehadiran Paket Data Ilmupedia, Paket data ini bisa untuk membuka aplikasi belajar online.

Ilmupedia merupakan paket data yang khusus digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi belajar online. [NM/HBS]

Simak video terbaru Samsung Galaxy Z Flip Unboxing:

Previous article5G Belum Diatur, Bagaimana Realme X50 Pro Dipasarkan?
Next articleProject Sandcastle Bisa Jalankan Android di iPhone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here