📑 Daftar Isi

Tampilan fitur Surveillance Layer MapQuest yang memplot lokasi kamera pembaca plat nomor di peta

MapQuest Rilis Lapisan Surveillance Layer Pelacak Kamera Plat Nomor

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • MapQuest merilis pembaruan aplikasi dengan fitur Surveillance Layer
  • Fitur memplot lokasi kamera pembaca plat nomor dan arah hadapnya
  • Mencakup perangkat Flock, Motorola Solutions (Vigilant), Genetec, Axis, Axon, dan merek lain
  • MapQuest tidak menjelaskan sumber data lokasi kamera
  • Fitur mirip Flock Surveillance Map buatan peneliti keamanan
  • Memicu perdebatan privasi dan penyalahgunaan sistem ALPR
  • Kepolisian sebelumnya mengeluhkan pembaruan Waze 2015 yang melaporkan lokasi petugas

Telset.id – MapQuest, layanan peta dan navigasi daring yang sudah ada jauh sebelum Google Maps, merilis pembaruan aplikasi yang menambahkan fitur bernama Surveillance Layer. Fitur ini memplot lokasi kamera pembaca plat nomor (license plate reader) yang diketahui ke dalam peta, sehingga pengguna bisa melihat keberadaan kamera pengawasan otomatis di sekitar rute mereka.

Pengumuman itu disampaikan MapQuest melalui akun Bluesky resminya. Perusahaan menyatakan bahwa Surveillance Layer mencakup perangkat dari Flock, serta sejumlah merek lain seperti Motorola Solutions (Vigilant), Genetec, Axis Communications, Axon, Leonardo (ELSAG), Neology, Rekor, PlateSmart, Ubicquia, Verkada, dan sejumlah merek outdoor surveillance camera lainnya. Kehadiran fitur ini menjadikan MapQuest salah satu layanan peta pertama yang secara terbuka menampilkan posisi kamera ALPR kepada publik.

Selain menunjukkan lokasi setiap kamera, Surveillance Layer juga mengindikasikan arah hadap kamera. Informasi tersebut memungkinkan siapa pun yang tidak ingin terekam oleh sistem automatic license plate recognition (ALPR) untuk menghindari kamera yang sudah diketahui posisinya, bila memungkinkan. Namun, MapQuest tidak menjelaskan bagaimana para pengembang aplikasi memperoleh seluruh data tersebut.

a Flock license plate reader mounted on a stoplight at an intersection

Kemiripan dengan Peta Flock dan Polemik Privasi

Fitur Surveillance Layer disebut mirip dengan Flock Surveillance Map yang dibangun seorang peneliti keamanan menggunakan data milik Flock sendiri. Kemiripan ini menempatkan MapQuest dalam pusaran perdebatan yang lebih luas soal transparansi data kamera pengawasan. Sebelumnya, langkah serupa juga memantik reaksi dari sisi korporasi, seperti tergambar dalam kasus Peta 335.701 Kamera yang memicu somasi merek dagang.

Kota dan kepolisian berargumen bahwa sistem seperti ini membantu menjaga keamanan masyarakat karena mempermudah pelacakan pelaku kejahatan. Sebaliknya, banyak pihak menilai keberadaan kamera tersebut sebagai bentuk invasi privasi yang masif. Kritik itu merujuk pada sejumlah insiden penyalahgunaan sistem oleh aparat kepolisian serta kesalahan administratif, termasuk satu kasus yang berujung pada penahanan seorang car reviewer yang tidak bersalah.

Karena keluhan warga, sejumlah kota mulai mencabut kamera sejenis. Kekhawatiran utama para kritikus adalah ketika kamera ALPR terhubung ke sistem federal atau nasional yang lebih luas, yang memungkinkan aparat dari kota atau negara bagian lain melacak kendaraan tanpa surat perintah. Persoalan ini juga menjadi sorotan dalam RUU Larangan Kamera yang diajukan Senator Sanders di tingkat federal.

Reaksi Kepolisian dan Keterbatasan Fitur

Belum jelas bagaimana kepolisian akan merespons fungsi baru MapQuest ini. Namun, banyak departemen kepolisian sebelumnya pernah mengeluhkan pembaruan Waze pada 2015 yang memungkinkan pengguna melaporkan lokasi petugas. Keluhan serupa juga muncul dalam insiden seorang YouTuber asal Kanada yang membangun kamera “mirip Flock” untuk melacak kendaraan polisi, lalu didatangi aparat yang justru mengangkat isu privasi.

Fitur Surveillance Layer dapat membantu pengguna menghindari lokasi kamera ALPR yang sudah diketahui. Meski demikian, jika tujuan perjalanan memiliki cakupan kamera yang padat, pengguna tidak punya pilihan selain melewati salah satunya dan terekam, kecuali ada warga di sekitar yang memasang “Flock Sock” pada kamera tersebut.

Pembaruan ini juga menambah panjang deretan persoalan yang membelit Flock Safety. Perusahaan tersebut sebelumnya menawarkan buyout kepada 1.500 karyawan di tengah krisis kontrak, seperti diberitakan dalam artikel Buyout 1.500 Karyawan. Isu lain yang mencuat adalah tuduhan bahwa Flock Safety kabur dari klaim kamera buatan AS, yang dibahas dalam laporan Klaim Kamera Buatan.

Dengan langkah MapQuest ini, posisi kamera ALPR kini tidak lagi hanya diketahui oleh pihak yang memasangnya. Bagi pengguna peta, Surveillance Layer memberi lapisan informasi baru yang bisa dipakai saat merencanakan rute. Namun, fitur ini tidak menghapus kenyataan bahwa kamera tetap beroperasi dan merekam kendaraan yang melintas.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.