Kamera Flock yang terpasang di tiang di St. Lucie County, Florida

11 Kamera Flock Florida Tanpa Izin Milik Siapa pun

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • St. Lucie County, Florida, menemukan 11 kamera Flock tanpa izin dan tanpa pemilik jelas.
  • Awalnya hanya 52 kamera terdata, lalu ditemukan 14 tambahan, 3 diklaim Sheriff.
  • Warga merasa tidak aman dan tidak nyaman dengan temuan ini.
  • Kamera tanpa klaim akan ditutup kantong plastik untuk cegah pengumpulan data.
  • Lebih dari 100.000 kamera Flock masih digunakan di seluruh AS.

Telset.id – Pemerintah St. Lucie County, Florida, menemukan 11 kamera Flock yang tidak memiliki izin dan tanpa pemilik yang jelas setelah mereka memutuskan untuk menghentikan penggunaan perangkat tersebut. Temuan ini muncul ketika proses pencabutan kamera sedang berlangsung, dan hingga kini tidak ada satu pun pejabat county yang mengetahui siapa yang memasang perangkat itu.

Sebelumnya, para pemimpin county meyakini hanya ada 52 kamera Flock yang terpasang di wilayah mereka. Namun, saat proses penghentian dilakukan, mereka justru menemukan 14 kamera tambahan yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin resmi. Dari jumlah tersebut, tiga kamera kemudian diklaim oleh Kantor Sheriff St. Lucie County, meski departemen itu tidak menjelaskan kepada The Washington Post mengapa peralatan tersebut tidak dilengkapi dokumen perizinan. Artinya, tersisa 11 kamera Flock yang benar-benar tidak diketahui pemiliknya.

Temuan ini memicu kekhawatiran di kalangan warga. Sejumlah penduduk county menyatakan kepada The Washington Post bahwa mereka merasa tidak aman dan tidak nyaman dengan keberadaan kamera-kamera misterius tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak Flock belum memberikan komentar resmi terkait temuan tersebut.

Kamera Flock sendiri telah lama menjadi sorotan karena risiko keamanan dan potensi penyalahgunaan privasi. Isu serupa pernah mencuat dalam kasus Flock ALPR Salah Tangkap, yang menunjukkan bagaimana teknologi pengenalan pelat nomor bisa berdampak langsung pada warga. Sebelumnya, pada bulan lalu, Departemen Transportasi Florida memberlakukan larangan penempatan pembaca pelat nomor Flock di jalan negara bagian oleh aparat penegak hukum.

Meski sejumlah pemerintah kota dan negara bagian mulai membalikkan kebijakan penggunaan perangkat perusahaan ini, kamera Flock masih umum digunakan. Lebih dari 100.000 unit dilaporkan beroperasi di seluruh Amerika Serikat.

Photo of a Flock camera

Seorang pejabat county mengatakan kepada The Washington Post bahwa pihaknya telah memasang pemberitahuan di kamera-kamera yang tidak diklaim, berisi perintah agar pemiliknya segera menurunkan perangkat tersebut. Sementara menunggu, kamera-kamera itu akan ditutup dengan kantong plastik untuk mencegah pengumpulan data lebih lanjut.

Langkah penutupan kamera dengan kantong plastik ini menjadi semacam tindakan darurat untuk menghentikan potensi pengambilan data yang tidak diinginkan. Namun, pertanyaan besar soal siapa pemilik 11 kamera tersebut masih belum terjawab.

Seorang karyawan surat kabar tersebut mendatangi lokasi salah satu kamera tanpa izin dan menemukan bahwa perangkat itu sudah hilang. Tidak ada tanda-tanda siapa yang menurunkannya. Kejadian ini menambah daftar panjang pertanyaan soal transparansi dan pengawasan perangkat pengawasan publik di Florida.

Isu pengawasan berbasis teknologi di Florida juga mencuat dalam konteks lain. Sebuah laporan menyoroti bagaimana Hakim Florida Peringatkan Bahaya AI di sistem peradilan, menandakan kekhawatiran yang lebih luas terhadap penerapan teknologi tanpa pengawasan yang memadai. Selain itu, insiden kebocoran data juga pernah terjadi, seperti yang terlihat dalam kasus ShinyHunters Bocorkan Data kendaraan dan SIM Florida.

Dengan temuan 11 kamera tanpa pemilik ini, St. Lucie County menghadapi pertanyaan serius soal siapa yang sebenarnya mengoperasikan perangkat pengawasan di wilayah mereka. Sementara itu, warga yang merasa tidak aman menunggu kejelasan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.