Siap-siap, Iklan di YouTube Bakal Semakin Mengganggu

Iklan di YouTube

Telset.id, Jakarta  – Kabar menyebut bahwa iklan di YouTube bakal semakin mengganggu. YouTube mengatakan bahwa iklan jenis paruh putar bakal hadir di video dengan durasi lebih dari delapan menit.

Sebelumnya, iklan paruh putar hanya berlaku di video berdurasi lebih dari 10 menit. Namun, menurut laporan Ubergizmo, dikutip Telset.id, Minggu (12/7/2020), YouTube bakal punya kebijakan baru.

{Baca juga: YouTube Stop Hitung View Iklan di YouTube Music Chart}

Iklan paruh-putar tidak hanya akan ada di video berdurasi 10 menit di YouTube. YouTube mengubah persyaratan dengan mulai menerapkan iklan paruh putar di semua video berdurasi mulai delapan menit.

“Sebelumnya, hanya video lebih dari 10 menit yang memenuhi syarat untuk iklan paruh-putar. Mulai akhir Juli 2020, video lebih dari delapan menit akan memenuhi syarat untuk iklan paruh-putar,” kata YouTube.

Sebagai bagian dari perubahan ini, iklan paruh-putar akan dinyalakan untuk semua video yang memenuhi syarat. Kreator konten yang tidak ingin menyertakan iklan paruh-putar akan memiliki opsi lain.

Opsi tersebut adalah menonaktifkannya secara manual untuk setiap unggahan baru. Namun demikian, tidak berarti bahwa kreator konten ingin memasukkan sedikit iklan karena sama dengan pendapatan.

“Iklan kadang-kadang bisa sedikit mengganggu. Kami membayangkan bahwa mungkin ada beberapa kreator konten yang khawatir bahwa hal itu dapat membuat pengguna malas membuka video,” ucap YouTube.

{Baca juga: Pesaing TikTok, YouTube ‘Shorts’ Mulai Diuji Coba}

Perubahan tersebut diharapkan mulai berlaku di YouTube pada akhir bulan ini. Jadi, jangan kaget jika mulai Agustus 2020 Anda mulai mendapatkan lebih banyak iklan paruh-putar dalam video yang lebih pendek.

YouTube sendiri sedang getol mengembangkan layanannya. YouTube dikabarkan tengah menyiapkan pesaing TikTok. Menurut laporan Ubergizmo, saat ini YouTube sedang mengujinya.

Asal tahu saja, aplikasi video pendek TikTok mendulang kesuksesan sejak pertama hadir di hadapan pengguna.

Saking populernya, aplikasi tersebut mengundang kontroversi. Muda maupun tua berlomba-lomba tampil di TikTok.

Dengan keberhasilan TikTok meraih kesuksesan dalam waktu singkat, banyak perusahaan mencoba menghadirkan aplikasi serupa demi mendulang cuan.

Laporan menyebut, satu di antaranya yang sedang menyiapkan pesaing TikTok adalah YouTube.

Perusahaan telah mengumumkan sedang melakukan eksperimen. YouTube tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah segmen video 15 detik dari perangkat seluler. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here