Amazon Akui Salah Minta Karyawan Hapus TikTok

Malware TikTok

Telset.id, Jakarta  – Amazon mengaku salah telah meminta kepada seluruh karyawan untuk menghapus aplikasi video pendek TikTok dari smartphone. Amazon menyampaikannya kepada semua staf lewat email.

Jumat (10/7/2020) pagi akhir pekan lalu, Amazon meminta kepada seluruh karyawan untuk menghapus TikTok dari smartphone. Departemen IT Amazon mengirim instruksi tersebut melalui email kepada pegawai.

{Baca juga: Curi Apple Watch, Empat Karyawan Amazon Diciduk Polisi}

“Jika memiliki TikTok di perangkat Anda, perusahaan menginstrukikan untuk segera menghapusnya pada 10 Juli 2020. Tujuannya untuk mempertahankan akses seluler ke email Amazon,” demikian bunyi instruksi Amazon.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Minggu (12/7/2020), perintah itu dibatalkan pada Jumat sore. “Email pagi ini kami dikirim karena kesalahan,” kata juru bicara Amazon dalam sebuah pernyataan.

Amazon memastikan tidak ada perubahan terkait kebijakan perusahaan sehubungan dengan TikTok. Padahal, dalam memo asli via email, Amazon mengutip “risiko keamanan” apabila para karyawan tetap mengakses TikTok.

TikTok berada di bawah pengawasan dalam beberapa hari terakhir. Semua gara-gara ada tuduhan bahwa data milik para pengguna yang dikumpulkan TikTok berpotensi dibagikan oleh perusahaan kepada pemerintah China.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengatakan bahwa pemerintah sedang mencari cara untuk melarang TikTok dan aplikasi media sosial lain buatan China karena masalah keamanan dan privasi.

{Baca juga: Polisi AS Pakai Sistem Pengenal Wajah Amazon}

Anggota parlemen AS telah menyuarakan keprihatinan keamanan nasional atas penanganan aplikasi data video pendek. Mereka khawatir tentang undang-undang China yang mewajibkan perusahaan domestik untuk bermitra. [SN/HBS] -tiktok-by-end-of-day/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here