Telset.id β Mozilla resmi merilis Firefox 153 yang kini memiliki fitur Containers sebagai fitur bawaan, memungkinkan pengguna memisahkan aktivitas kerja, pribadi, belanja, dan perbankan secara lebih rapi tanpa perlu ekstensi tambahan.
Pembaruan ini mulai meluncur ke pengguna di saluran Release pada 21 Juli dan juga menghadirkan pemutaran video HDR di Windows, peningkatan pada PDF, serta kontrol yang lebih ketat terhadap akses file lokal dan perangkat jaringan.
Fitur Containers di Firefox 153 memungkinkan tab dibuka dalam ruang terisolasi di mana cookie, login, dan penyimpanan situs tidak dibagikan satu sama lain. Dengan kata lain, seseorang dapat tetap masuk ke dua akun berbeda di situs web yang sama, menjaga akun kerja Google tetap terpisah dari aktivitas YouTube pribadi, atau menghentikan cookie belanja mengikuti aktivitas browsing sehari-hari.

Apa Itu Firefox Containers dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Fitur ini dirancang khusus untuk pengguna yang secara rutin mengelola berbagai identitas online tetapi tidak ingin bergantung pada jendela pribadi (private windows) atau profil browser terpisah. Layanan perusahaan bisa tetap berada di dalam kontainer Work, situs keuangan di kontainer Banking, dan toko online di kontainer Shopping.
Setiap kontainer dapat memiliki nama, warna, dan ikon sendiri, sehingga tab-tab di dalamnya mudah diidentifikasi. Untuk membuka kontainer baru, pengguna cukup mengklik kanan pada tab dan memilih βOpen in New Container Tab.β Firefox 153 menyertakan kategori Personal, Work, Banking, dan Shopping secara bawaan, namun pengguna juga dapat membuat opsi kustom sesuai kebutuhan.
Baca Juga:
Penting untuk dicatat bahwa teknologi kontainer ini sebenarnya bukan hal baru. Mozilla telah menawarkannya selama bertahun-tahun melalui ekstensi Multi-Account Containers. Namun, dengan Firefox 153, Mozilla membangun pengalaman inti langsung ke dalam browser, sehingga pengguna tidak perlu lagi memasang add-on untuk isolasi tab dasar.
Meski demikian, ekstensi Multi-Account Containers masih tersedia bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih canggih, termasuk kemampuan untuk menetapkan situs web tertentu ke kontainer khusus dan menghubungkan kontainer individual melalui Mozilla VPN. Pengguna yang sudah menggunakan ekstensi tersebut dapat terus menjalankannya berdampingan dengan fitur bawaan baru ini.
Fitur Lain yang Hadir di Firefox 153
Selain fitur Containers, Firefox 153 juga membawa sejumlah pembaruan signifikan lainnya. Browser kini dapat memutar video HDR pada layar Windows yang kompatibel saat HDR diaktifkan di pengaturan sistem. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan kualitas visual lebih baik saat menonton konten multimedia.
Halaman web juga dapat dibagikan melalui kode QR, sementara editor PDF yang sudah ada kini mampu menggabungkan file dan menambahkan gambar sebagai halaman baru. Fitur-fitur ini tentu meningkatkan produktivitas pengguna yang sering bekerja dengan dokumen digital.
Pembaruan lainnya mencakup penambahan pemilih warna (color picker) di bilah alamat dan dukungan eksperimental untuk format JPEG XL melalui Firefox Labs. Bagi para pengembang dan pengguna yang selalu ingin mencoba teknologi terbaru, dukungan JPEG XL ini bisa menjadi nilai tambah yang menarik.
Dari sisi keamanan dan privasi, Firefox 153 menerapkan kebijakan yang lebih ketat. Ekstensi kini harus meminta izin terpisah untuk mengakses file lokal, dan situs web memerlukan persetujuan sebelum dapat terhubung ke perangkat atau layanan di jaringan lokal. Langkah ini menunjukkan komitmen Mozilla dalam melindungi data pengguna dari akses yang tidak diinginkan.
Menariknya, langkah Mozilla menghadirkan fitur Containers sebagai bawaan ini juga diikuti oleh browser berbasis Chromium. Brave baru-baru ini menambahkan fitur Containers serupa ke aplikasi desktop-nya, yang menawarkan cara dasar yang sama untuk memisahkan akun, cookie, dan sesi penjelajahan tanpa perlu mengganti profil. Ini menunjukkan bahwa tren privasi dan manajemen identitas online semakin menjadi prioritas utama bagi para pengembang browser.
Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan ekosistem Mozilla, temuan bug Firefox oleh AI Claude Mythos menunjukkan bagaimana keamanan browser terus menjadi fokus. Sementara itu, bagi yang khawatir dengan kecerdasan buatan, Mozilla baru saja memberikan opsi mematikan fitur AI secara total.
Dengan hadirnya fitur Containers sebagai bawaan di Firefox 153, Mozilla memberikan solusi praktis bagi jutaan pengguna yang ingin menjaga privasi dan produktivitas online mereka tanpa harus repot mengatur banyak profil atau mengandalkan ekstensi pihak ketiga. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam menjadikan Firefox sebagai browser yang lebih cerdas dan ramah pengguna.





Komentar
Belum ada komentar.