125 Situs dan Aplikasi Android Tipu Ratusan Juta Dolar AS  

Telset.id, Jakarta – Lebih dari 125 situs dan aplikasi Android menjadi bagian dari skema penipuan yang bernilai ratusan juta dolar Amerika Serikat (AS). Dalam skema tersebut, para penipu membeli aplikasi-aplikasi populer dari para pengembang melalui perusahaan yang disebut We Purchase Apps.

Kepemilikan aplikasi-aplikasi itu lalu dipindahkan ke perusahaan-perusahaan palsu yang akan bertanggung jawab. Pada saat yang sama, perusahaan akan melacak dan menganalisa kegiatan para pengguna.

Data pengguna kemudian akan digunakan untuk memprogram sekumpulan bot yang akan meniru perilaku pengguna. Dengan begitu, penipu bisa mendapatkan uang dari view dan penggunaan aplikasi palsu.

Dilaporkan The Verge, Jumat (26/10/2018), dengan meniru perilaku pengguna asli, para penipu bisa menghasilkan trafik palsu yang tidak terdeteksi oleh sistem deteksi penipuan. Para penipu berhasil mendapatkan jutaan dolar AS dari perusahaan yang membayar untuk menampilkan iklan di aplikasi.

Menurut laporan,  para penipu memang cerdik karena menggunakan trafik dari pengguna asli untuk menyamarkan kegiatan bot. Buzzfeed telah melaporkan temuan mereka ke pada Google.

Google mengaku telah menghapus beberapa aplikasi yang terlibat dalam skema tersebut dari Play Store dan jaringan iklan. Meski demikian, ada beberapa aplikasi seperti EverythingMe, aplikasi dengan lebih dari 20 juta unduhan, masih ada di Play Store.

Dalam laporannya, Google memperkirakan bahwa kerugian yang diderita para pengiklan mencapai 10 juta dolar AS. Angka sebenarnya mungkin jauh lebih besar. Pixalate, perusahaan pendeteksi penipuan, memperkirakan bahwa satu aplikasi bisa membuat satu pengiklan rugi 75 juta dolar AS per tahun. [BA/IF]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here