Telset.id – Bayangkan Anda berjalan di jalanan batu Roma Kuno, menyaksikan kemegahan Colosseum yang masih dalam pembangunan, dan mungkin saja berpapasan dengan Kaisar Nero yang sedang memainkan kecapinya. Ini bukan sekadar mimpi para penggemar Assassin’s Creed belaka. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa adaptasi live-action Netflix akan membawa kita semua ke era kekaisaran Romawi yang legendaris tersebut.
Menurut laporan eksklusif dari Nexus Point News, serial yang telah lama dinantikan ini akan mengambil latar di Roma Kuno dengan menampilkan figur-figur sejarah penting. Nero, kaisar kelima Romawi yang terkenal dengan pemerintahannya yang kontroversial, diprediksi akan menjadi salah satu karakter sentral dalam cerita ini. Spekulasi berkembang bahwa alur kisah akan terjadi antara tahun 54 hingga 68 Masehi, tepat selama masa pemerintahan kaisar yang satu ini.
Meskipun detail plot masih diselimuti kabut misteri, pengumuman resmi dari Netflix dan Ubisoft awal bulan ini telah mengonfirmasi satu nama: Toby Wallace sebagai pemeran reguler pertama. Dalam posting blog resmi, alur cerita digambarkan sebagai “thriller berkecepatan tinggi yang berpusat pada perang rahasia antara dua faksi yang tersembunyi.” Deskripsi ini sangat sesuai dengan DNA Assassin’s Creed yang kita kenal—pertarungan abadi antara Assassin dan Templar.

Lima tahun. Itulah waktu yang harus ditunggu penggemar sejak pertama kali diumumkan bahwa serial Assassin’s Creed sedang dalam produksi hingga akhirnya Netflix secara resmi memberikan lampu hijau pada Juli tahun ini. Periode penantian yang cukup panjang ini tentu memunculkan berbagai pertanyaan: Apa yang terjadi di balik layar? Apakah rencana awal untuk menghadirkan multiple series dalam universe yang sama telah berubah?
Yang menarik, meskipun ada jeda waktu yang signifikan, antusiasme komunitas tetap tinggi. Banyak yang berharap serial ini akan mengadopsi struktur antologi seperti yang diterapkan dalam seri game-nya, di mana setiap musim mengeksplorasi setting sejarah yang berbeda dengan karakter protagonis yang baru. Pendekatan semacam ini akan memungkinkan penonton untuk menjelajahi berbagai era bersejarah, mulai dari Renaissance Italia hingga Revolusi Amerika.
Baca Juga:
Pemilihan setting Roma Kuno sebenarnya merupakan langkah yang cukup strategis. Era ini belum pernah dieksplorasi secara mendalam dalam seri game utama Assassin’s Creed, meskipun banyak fans yang telah lama menantikannya. Roma Kuno menawarkan landscape politik yang kompleks, arsitektur yang megah, dan konflik-konflik bersejarah yang sempurna untuk narasi Assassin’s Creed. Anda bisa membayangkan bagaimana Assassin bisa bersembunyi di antara kerumunan orang di Forum Romanum, atau melakukan parkour di atap-atap vila aristokrat Romawi.
Kehadiran Nero sebagai karakter membuka peluang naratif yang menarik. Kaisar yang dikenal dengan kecintaannya pada seni dan teater ini juga terkenal karena tuduhan membakar Roma pada tahun 64 Masehi. Bagaimana jika kebakaran besar itu ternyata merupakan bagian dari rencana Templar? Atau mungkin Assassin berusaha mencegah konspirasi yang lebih besar? Kemungkinan-kemungkinan seperti inilah yang membuat proyek adaptasi ini begitu menggugah selera.
Netflix sendiri telah membuktikan kemampuan mereka dalam mengadaptasi game menjadi konten streaming yang sukses. Seperti yang kita lihat pada adaptasi Far Cry menjadi serial anime, platform ini memahami bagaimana menghadirkan esensi game sambil menciptakan pengalaman menonton yang unik. Pengalaman tersebut tentu akan sangat berharga untuk serial Assassin’s Creed yang notabene memiliki lore yang sangat kaya dan kompleks.
Adaptasi game ke layar lebar atau kecil memang selalu menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana menyeimbangkan ekspektasi fans yang sudah memahami dunia game dengan kebutuhan penonton umum yang mungkin belum pernah memegang controller? Netflix tampaknya belajar dari kesalahan adaptasi film Assassin’s Creed tahun 2016 yang mendapat tanggapan beragam dari kritikus dan penonton.
Kolaborasi antara Netflix dan Ubisoft juga patut diapresiasi. Ubisoft, sebagai pemegang IP, telah aktif dalam berbagai proyek multimedia termasuk kolaborasi dengan Free Fire. Pengalaman mereka dalam mengembangkan universe Assassin’s Creed selama lebih dari satu dekade tentu akan menjadi aset berharga untuk memastikan serial ini tetap setia pada spirit franchise-nya.
Pertanyaan besar lainnya adalah bagaimana serial ini akan terhubung dengan game-game terbaru dalam franchise tersebut. Assassin’s Creed Mirage yang akan datang dikabarkan akan kembali ke akar seri dengan gameplay yang lebih stealth-oriented. Apakah akan ada elemen naratif yang saling terhubung antara game dan serial? Atau mungkin karakter dari game tertentu akan membuat cameo?
Yang jelas, pengumuman casting Toby Wallace sebagai pemeran reguler pertama memberikan secercah harapan bahwa produksi telah bergerak maju. Wallace, aktor muda berbakat yang dikenal dari perannya dalam “Babyteeth” dan “The Royal Hotel”, membawa energi fresh yang mungkin tepat untuk merepresentasikan karakter Assassin baru. Karakter apakah yang akan dia perankan? Mungkin seorang anak muda yang terlibat dalam konflik Assassin-Templar tanpa disengaja? Atau justru seorang veteran yang sudah lama bergerak di bayang-bayang?
Serial Assassin’s Creed Netflix ini juga muncul di saat yang tepat. Dunia sedang mengalami ketertarikan baru pada konten bertema sejarah, terbukti dengan kesuksesan series seperti “Rome” dan “Barbarians”. Kombinasi antara akurasi sejarah (dengan sentuhan fiksi tentunya) dan action sequence yang memukau bisa menjadi formula yang sempurna untuk menarik baik penggemar game maupun penonton umum.
Lima tahun mungkin terasa lama untuk menunggu, tapi seperti kata pepatah, semua hal yang baik datang kepada mereka yang menunggu. Dengan setting Roma Kuno yang memukau, karakter sejarah yang menarik, dan tim kreatif yang berpengalaman, serial Assassin’s Creed Netflix berpotensi menjadi adaptasi game terbaik yang pernah dibuat. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda lebih tertarik dengan setting sejarah tertentu lainnya? Atau justru penasaran dengan bagaimana Nero akan digambarkan dalam universe Assassin’s Creed?
Sementara kita menunggu pengumuman lebih lanjut, kita bisa berspekulasi dan berharap bahwa serial ini akan menghadirkan pengalaman yang sama epiknya dengan game-game yang telah kita cintai selama ini. Siapa tahu, mungkin setelah kesuksesan serial ini, masa depan franchise Assassin’s Creed akan semakin cerah dengan lebih banyak adaptasi ke berbagai media.

