Telset.id – Saat meluncurkan realme X3 SuperZoom dan realme Narzo, realme juga memoperkenalkan Buds Air Neo. Dan produk TWS realme Buds Air Neo ini telah datang ke meja pengujian tim redaksi Telset. Simak ulasan review realme Buds Air Neo.
Buds Air Neo sendiri menjadi versi baru dari TWS pertama yang diluncurkan realme di awal tahun, yaitu realme Buds Air.
Uniknya, produk suksesor ini membawa peningkatan sekaligus juga penurunan fitur dari generasi sebelumnya.

Buds Air pun dibanderol dengan harga yang lebih murah ketimbang realme Buds Air versi awal. Apa saja yang peningkatan yang ditawarkan dan kenapa harganya bisa lebih murah, simak review realme Buds Air Neo berikut ini.
{Baca juga: Review Huawei Freebuds 3: Dengerin Musik Makin Yahud}
Desain
Desain dari realme Buds Air Neo tidak berubah dari Buds Air versi standar. Perangkat ini kembali mengusung desain earphone Half In Ear mirip dengan perangkat Airpods milik Apple. Tapi tak mengapa, karena desain ini nyatanya memang memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna saat digunakan.
Dengan desain half-in ear ini, earphone tidak terasa menekan ke dalam telinga seperti model in ear. Tetapi juga tetap memberikan frekuensi bass serta isolasi yang baik saat digunakan.
Realme Buds Air Neo memiliki charging case yang juga mirp dengan versi sebelumnya, dan pastinya juga charging case mirip dengan AirPods.
Buds Air Neo sendiri datang dengan dua pilihan warna standar yaitu hitam dan putih. Unit yang kami review kali ini yaitu berwarna putih. Lubang tune audio berada di bagian ujung depan earphone, dan juga di bagian tengah dan atas.
Di sisi luar perangkat earphone, terdapat sensor sentuh yang berfungsi untuk menavigasikan perangkat earphone saat terhubung dengan ponsel.
Adapun perintah navigasinya, pengguna cukup melakukan double tap di sisi untuk memutar/pause audio, tap 3x untuk audio berikutnya, dan tekan agak lama untuk masuk ke voice assistant.

Pengguna juga bisa mengakses gaming mode, yaitu dengan tap-hold di kedua sisi earphone kanan dan kiri. Realme mengklaim mode gaming ini akan mengurangi latency 50% dibanding dengan earbuds wireless lainnya.
Di sisi bagian bawah, terdapat konektor magnetik pogo, dimana konektor tersebut berfungsi untuk penghubung daya saat dimasukan ke dalam charging case.
Charging case memiliki magnet pengunci pada bagian atas, sehingga saat kita membuka bagian penutup untuk mengambil earphone, maka akan kembali tertutup dengan rapat. Charging case memiliki port MicroUSB di bagian bawah untuk pengisian daya, dengan input sebesar 10W.

Di bagian depan charging case terdapat tombol pairing dan juga lampu LED. Lampu LED akan menjadi notifikasi bila kapasitas daya pada charging case sudah rendah.

Saat Charging Case dibuka, jika baterai kurang dari 20%, maka lampu indikator LED tesebut akan menyala secara berkedip. Tetapi jika baterai masih diatas 20% maka lampu LED akan menyala terus berwarna hijau.

Untuk melakukan pairing, pastikan earphone sedang berada di dalam charging case, lalu tekan tahan pada tombol pairing yang ada di depan charging case tersebut. Lalu lakukan pencarian pada smartphone, tentunya dengan mengaktifkan Bluetooth.
Pada paket penjuaannya, realme Buds Air Neo dilengkapi dengan charging case, kabel MicroUSB, buku panduan dan kartu garansi.

Spesifikasi
Tak lengkap tentunya jika di review realme Buds Air Neo ini, kami tak menyebutkan spesifikasi lengkapnya. Spesifikasi dari realme Buds Air Neo masih mirip dengan pendahulunya yaitu Buds Air. Hanya saja untuk generasi terbaru ini memiliki sedikit aspek yang lebih unggul.
Dimana Buds Air Neo kini datang dengan driver yang berukuran sedikit lebih besar yaitu 13mm. Dibandingkan dengan Buds Air versi standar, mempunyai driver berukuran 12mm. Power output audio dari perangkat ini yaitu mencapai kurang lebih 6 DBm.
Selebihnya, spesifikasi Buds Air Neo ini masih terbilang mirip dengan Buds Air Neo versi standar. Realme Buds Air Neo juga kembali didukung oleh Chipset R1, yang akan mengurangi delay antara perangkat dan earbuds.
Selain itu juga memberikan transmisi dual channel yang cepat dan stabil pada kedua earbuds. Sementara produk lain memiliki latensi 204ms, Buds Air Neo memiliki latensi hanya sekitar 102ms.
{Baca Juga: Review Samsung Galaxy Buds Plus: Suara Lebih Baik, Baterai Awet}
Buds Air memiliki dua buah microphone, yaitu microphone untuk panggilan audio, dan microphone untuk noise canceling. Untuk teknologi suara, earphone ini dibekali Dynamic Bass Boost, yang dapat menghasilkan suara yanglebih ngebass dan mendalam.
Buds Air Neo menggunakan konektivitas Bluetooth 5.0, dengan jarak maksimal untuk terhubung ke perangkat smartphone mencapai 10 meter. Untuk Coding Audio yang tersedia yaitu SBC dan AAC.
Pengguna bisa menggunakan codec SBC jika ingin mendapatkan konektivitas yang lebih stabil, atau AAC jika ingin mendapatkan kualitas suara yang lebih baik.
Untuk kapasitas baterainya, realme tidak merincikan secara pasti. Namun untuk penggunaan, earphone ini dapat bertahan selama kurang lebih 3 jam saat dipakai. Tapi jika digunakan bersama dengan charging box, total pemakaiannya yaitu mencapai sekitar 17 jam.

Di Buds Air Neo, pengisian daya hanya bisa dilakukan menggunakan kabel. Berbeda dengan versi standar, dimana realme membekalinya dengan pengisian daya Wireless. Mungkin ini juga menjadi satu alasan kenapa Buds Air Neo bisa lebih murah ketimbang versi standar.
Performa
Sejak awal pengujian untuk review realme Buds Air Neo, yang kami rasakan adalah earphone ini mudah dipasangkan dengan perangkat smartphone manapun.
Apalagi karena perangkat earphone TWS ini tidak membutuhkan aplikasi khusus untuk dapat tersambung ke smartphone. Cukup dengan pengaturan dan pairing pada menu Bluetooth, dan earphone dapat terhubung dengan mudah.
Ini tentunya menjadi nilai tambah tersendiri bagi Buds Air Neo. Karena perangkat ini sendiri memang hanya ditujukan untuk kebutuhan audio, tanpa fitur-fitur lain seperti fitness tracker dan lain-lain.
Untuk kualitas suaranya, Buds Air Neo cukup memberikan hasil yang baik. Dibandingkan generasi sebelumnya, Buds Air Neo yang membawa driver berukuran lebih besar 13mm ini memang memberikan bass yang sedikit lebih padat, namun juga perbedaanya tidak terlalu signifikan.
Kami memutar berbagai jenis audio berkualitas tinggi melalui Spotify, dan karakteristik suara dari earphone ini nampaknya Flat, baik pada frekuensi Bass, Mid, maupun High semua terasa seimbang. Ini pastinya menjadi kelebihan sekaligus kekurangan bagi pengguna.
Kelebihannya, pengguna bisa mengatur sendiri karakterisitik suara yang dihasilkan menggunakan aplikasi equalizer atau semacamnya. Tidak seperti earphone yang sudah memiliki karakter tertentu diawal, akan sulit disesuaikan ke selera pengguna.
Tapi kekurangnya, bagi pengguna yang tak mau ribet mencari tuning equalizer yang pas, suara dari earphone ini akan terasa standar.

Sound staging pada earphone juga terasa cukup megah, meskipun tidak menyamai earphone kelas audiophile. Pengguna bisa mendengarkan audio dengan nyaman baik saat memutar musik, bermain game ataupun menonton film.
Untuk bermain game menggunakan realme Buds Air Neo, saat digunakan dengan mode normal pastinya masih akan terasa delay yang membuat kita kurang nyaman bermain.
Apalagi saat bermain game seperti PUBG Mobile maupun COD Mobile, suara tembakan akan terasa telat. Tetapi saat menggunakan mode Gaming, dengan tap tahan di kedua sisi earphone, maka delay akan terasa berkurang.
Meskipun juga belum menyamai saat menggunakan earphone kabel. Saat mengaktifkan game mode, akan terdengar notifikasi berupa suara mesin mobil yang dinyalakan. Saat dimatikan, akan kembali terdengar notifikasi berupa piano yang dimainkan pelan.
Untuk waktu pemakaian, Buds Air Neo dapat membuktikan diri untuk dapat digunakan selama sekitar 3 jam. 3 jam sendiri adalah rata-rata yang dapat dicapai oleh earphone dalam kondisi volume 50%. Saat menggunakan earphone ini, kami bisa menggunakannya sekitar 3-5 jam.
Tentunya itu bergantung dengan volume yang digunakan, dan juga jenis audio yang diputar. Saat memutar musik misalnya, akan lebih cepat menguras baterai ketimbang sekedar memutar podcast.
Saat melakukan panggilan suara, micrphone pada earphone secara otomatis mengaktifkan ANC, untuk memblokir suara bising dari luar. Tentunya ini akan menjadikan suara pengguna saat melakukan panggilan menjadi terdengar lebih jelas. ANC di earphone ini benar-benar bekerja dengan optimal.
Untuk pengisiannya, kedua earphone realme Buds Air Neo dapat disi dengan cepat pada charging box, yaitu hanya sektiar 30 menit. Sementara untuk charging case-nya sendiri, untuk mengisi baterainya membutuhkan waktu sekitar 1 jam.
Selama mereview, kami cukup nyaman mengenakan earphone ini selama lebih 1 jam, dan tidak terasa sakit di telinga. Tapi tentunya tingkat kenyamanan pakai earphone akan berbeda-beda bagi tiap pengguna.
Cukup rawan untuk mengenakan earphone ini saat beraktivitas yang banyak gerakan, karena earphone tidak terlalu kokoh untu menempel pada telinga pengguna.
Kesimpulan

Dari pengujian review realme Buds Air Neo ini, kami menyimpulkan bahwa nampaknya realme akhirnya menyadari bahwa para penggunanya masih lebih berfokus pada pengalaman audio ketimbang mobilitas yang lebih baik.
Realme Buds Air Neo tampil dengan driver lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga menghasilkan suara yang lebih baik.
{Baca juga: Harga Realme Watch dan Buds Air Neo Gak Sampai Sejutaan}
Berbagai fitur unggulan seperti Dynamic Boost, ANC, dan mode gaming tetap disematkan untuk menjaga pengalaman audio bagi pengguna tetap memuaskan.
Tetapi realme menghilangkan salah satu fitur yang tampaknya masih belum dibutuhkan oleh banyak pengguna, yaitu pengisian daya wireless.
Dengan menyingkirkan fitur tersebut, rupanya Buds Air Neo bisa memangkas harga yang jauh lebih murah. Yaitu selisih sekitar 200 ribuan.
Ini pastinya akan lebih menguntungkan baik bagi realme maupun bagi pengguna. Realme bisa menjual produk lebih murah, yang pastinya bisa lebih diminati oleh antusias gadget tanah air. Realme Buds Air Neo tersedia dengan harga RP 499.000.
Kelebihan:
- Audio Bagus
- Ada Noise Cancelling
- Ada Gaming Mode (Latency Rendah)
- Baterai tahan lama
- Pengisian daya cepat
- Harga bersaing
Kekurangan:
- Desain mirip Apple AirPods
- Kurang kokoh di telinga
TELSET RATING: 8/10








