NASA Buka Lowongan, 12 Ribu Orang Lamar jadi Astronot

Telset.id, Jakarta – Siapa yang punya cita-cita ingin menjadi astronot NASA? Menurut laporan terbaru, usai NASA membuka lowongan pekerjaan, lebih dari 12.000 orang sudah mengajukan lamaran untuk jadi astronot NASA. Para pelamar berasal dari 50 negara bagian di Amerika Serikat (AS).

NASA mengatakan, penduduk dari Distrik Columbia dan empat wilayah AS melamar sebagai bagian dari kelas astronot berikutnya. Periode lowongan pekerjaan untuk menjadi astronot NASA dibuka selama sebulan, yang berakhir pada Selasa (31/30/2020).

Administrator NASA, Jim Bridenstine, menjelaskan bahwa kelas astronot berikutnya akan menjelajahi bulan dan membuka jalan menuju Mars. Mereka juga menjalankan misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

{Baca juga: Cegah Corona, Astronot Jalani Karantina Sebelum ke ISS}

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Jumat (03/04/2020), para astronot yang dinyatakan lolos seleksi bakal menggunakan kapsul komersial baru untuk menjelajah ke luar angkasa.

“Kami sangat senang melihat begitu banyak orang AS antusias mendaftar untuk bergabung dengan kami,” kata Bridenstine dalam sebuah pernyataan. Meski demikian, jumlah pelamar sebanyak itu bukanlah rekor.

Tahun 2017 lalu, ada 18.300 orang yang apply lamaran sebagai astronot NASA. Badan antariksa AS tersebut kemudian menyeleksinya dan menetapkan 12 orang. Sekarang, proses kualifikasi menjadi astronot jauh lebih ketat dibanding 2017.

{Baca juga: Nasa Bikin Sayembara untuk Rancang Robot Bulan, Berminat?}

Untuk bisa melamar sebagai astronot, kandidat wajib menyandang gelar master sains, teknologi, teknik, atau matematika. Berapa yang bakal lolos seleksi? Tergantung kepada persyaratan misi ke antariksa.

“Baru-baru ini, kelas astronot berkisar antara delapan orang hingga 12 orang. Namun, semua tergantung kepada kebijakan,” ujar juru bicara NASA, Brandi Dean. (SN/MF)

This post was last modified on 3 April 2020 15:16

View Comments