Apple Angkat Bicara Soal Serangan di iPhone Uighur

Telset.id, Jakarta  – Apple mengonfirmasi bahwa Uighur, kelompok minoritas yang sebagian besar Muslim dan dianggap sebagai ancaman oleh China, memang telah menjadi target serangan karena kelemahan keamanan iPhone.

Namun, Alphabet sebagai induk perusahaan Google memperkarakan tentang upaya Apple untuk melacak pengguna ponsel secara nyata waktu. Peneliti Google Project Zero berujar bahwa upaya itu akan dilakukan selama dua tahun.

{Baca juga: Pasar Smartphone Global “Merana”, Apple jadi Korbannya}

“Ada lima kelemahan keamanan yang mengarah kepada upaya berkelanjutan untuk meretas pengguna iPhone di komunitas tertentu selama minimal dua tahun,” terangnya, dikutip Telset.id dari Reuters, Minggu (8/9/2019).

Para peneliti tidak menentukan komunitas yang disasar. Namun, ada laporan bahwa serangan untuk memantau warga Uighur. Ada pula rumor, China meretas perusahaan telekomunikasi Asia untuk memata-matai pelancong Uighur.

Di lain sisi, Apple mengatakan bahwa serangan “terfokus sempit” dan memengaruhi “kurang dari selusin situs yang berfokus kepada konten terkait komunitas Uighur”. Apple membantah ada peretasan massal pengguna iPhone.

“Apa yang disampaikan olehpeneliti Google tidak benar. Kami telah memperbaiki masalah itu dalam 10 hari setelah diberitahu oleh Google. Serangan situs hanya berlangsung dua bulan. Tidak dua tahun seperti kata Google,” katanya.

Apple menambahkan, pernyataan Google keluar enam bulan setelah tambalan iOS dirilis sehingga menciptakan kesan yang salah tentang” eksploitasi massal ” untuk “memantau aktivitas pribadi seluruh populasi secara real-time.”

Dalam sebuah pernyataan, Google menyatakan tetap mendukung temuannya. Google berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Apple dan perusahaan lain guna menemukan serta memperbaiki segala masalah maupun kekurangan.

{Baca juga: Tim Cook “Curhat” Dampak Perang Dagang ke Donald Trump}

Asal tahu saja, Google dan Apple adalah saingan di pasar ponsel. Sistem operasi iOS buatan Apple bersaing sengit dengan Android bikinan Google. Tahun lalu, Google Project Zero menemukan kelemahan keamanan di chip Intel. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Rekomendasi 10 Game Anak-anak Terbaik di Android 2020

Telset.id, Jakarta - Smartphone dan gaming sepertinya telah menjadi hal yang sulit dipisahkan belakangan ini. Kini, bahkan anak-anak memanfaatkan...

Sony Gelar Acara 3 Juni, Siap Pamerkan PlayStation 5?

Telset.id, Jakarta - Setelah sempat diumumkan pada tahun lalu, Sony PlayStation 5 sepertinya hanya tinggal menunggu waktu untuk hadir...

Barisan Smartphone Huawei dengan EMUI 10.1, Ada Huawei P30!

Telset.id, Jakarta – Jajaran produk Huawei P40 datang dengan EMUI 10.1, yang merupakan versi terbaru dari perangkat lunak EMUI...

Cara Menggunakan Layanan VoLTE Telkomsel

Telset.id, Jakarta - Seiring dengan semakin matangnya 4G, penerapan teknologi Voice over LTE (VoLTE) pun menjadi hal yang lumrah...

Siap-siap! Oppo Reno4 dan Reno4 Pro Meluncur 5 Juni

Telset.id, Jakarta - Setelah sempat wara-wiri di dunia maya, menampilkan baik rupa maupun spesifikasinya, Oppo Reno4 akhirnya benar-benar mengisyaratkan...
- Advertisement -