Review Honor 8X: Tampilan Premium, Baterai Awet, Kamera Lumayan

Telset.id – Honor yang menjadi brand turunan Huawei memang terbilang baru di pasar smartphone Indonesia. Meski masih “anak baru”, namun gebrakan yang dilakukan vendor China ini terbilang cukup lumayan gaungnya. Hal itulah yang mesti diwaspadai vendor lainnya, apalagi Honor sudah menyiapkan beberapa senjata pamungkasnya. Salah satu yang baru saja diluncurkan adalah Honor 8X.

Penerus Honor 7X ini membawa upgrade berkualitas dibandingkan pendahulunya. Antara lain, mengadopsi bezel tipis, bodi kaca, rangka logam, dan menggunakan prosesor Kirin 710 yang menjanjikan pemrosesan cepat.

Ponsel pintar ini digadang-gadang sebagai smartphone kelas menengah, namun punya fitur layaknya smartphone flagship. Menariknya lagi, Honor 8X juga hadir dengan tampilan fisik yang sangat minim bezel, yakni dengan screen to body ratio mencapai 91 persen.

Nah! untuk lebih mengetahui detail produk terbaru Honor ini, Telset.id akan mengupasnya secara tuntas dalam review Honor 8X berikut ini. Simak ulasan kami.

Desain

Honor 8X tampak seperti smartphone Honor klasik, yang menampilkan kaca mengkilap dengan sentuhan akhir yang mengkilap dengan pantulan cahaya, rangka logam, setiap sudut berlekuk, dan tampilan menarik di sekeliling.

Berbicara tentang punggung yang funky, pertama kali kami melihat Honor 8X kami diingatkan tentang Oppo F9 Pro, yang memiliki desain dengan teksture berlian dua nada yang berkilauan dipunggungnya. Begitu juga dengan Honor 8X meski tidak ada pola berlian, tampilan ponsel memiliki dual tone warna ketika Anda melihatnya dari sudut yang berbeda ada biru terang dan biru gelap.

Dua kamera belakang di bagian belakang terlihat seperti mata minion dan lampu kilat duduk tepat di bawah kamera. Logo Honor telah ditulis secara vertikal di belakang lalu ada pemindai sidik jari ditempatkan di tengah bagian atas perangkat.

Di bagian depan, kita dapat melihat layar tinggi dengan notch di bagian atas menempatkan kamera menghadap ke depan, lubang suara, dan sensor.

Di sebelah kiri, kita melihat kartu microSD dan slot dual-SIM. Di sebelah kanan, kita melihat tombol volume rocker tombol power. Di bagian bawah, ada rongga speaker dan jack headphone 3,5 mm , dan port micro-USB.

Secara keseluruhan Honor 8X terasa nyaman di tangan, meskipun benar-benar kurang nyaman untuk digunakan dengan satu tangan mungkin ukurannya yang terlalu besar yakni 160.4 x 76.6 x 7.8 mm.

Bagi pengguna dengan tangan yang lebih besar atau mereka yang memegang ponsel mereka secara berbeda mungkin tidak memiliki masalah yang sama dengan orang memiliki tangan yang lebih kecil. Meski begitu, perangkat telepon ini sangat ringan dengan berat 175 gram.

Layar

Honor 8X memang bukan yang terbaik untuk di layar tetapi layak untuk diapresiasi. Dengan harga jual kisaran Rp 3,9 jutaan, Anda bisa mendapatkan layar FullView IPS 6,5 inci dengan resolusi FHD+ (1080×2340 piksel), memberikan rasio layar ke bodi hingga 91% yang mengakibatkan bezel bawah menjadi sangat tipis yakni 4,25 mm.

Banyak yang bertanya, kok bisa setipis itu? Ternyata Honor 8X menggunakan teknologi Chip-on-Film (COF) yang terintegrasi dengan IC chipset yang terletak dibelakang sirkuit board. Sehingga antena bisa dipindahkan yang tadinya dibawah menjadi disamping bodi. Alhasil bezel bawah bisa menjadi lebih tipis.

Honor 8X juga memiliki rasio layar 19,5: 9 yang sangat besar dan sangat tinggi dengan notch yang cukup sempit. Asiknya untuk yang tidak suka layar notch dapat memblokir area teratas dengan bar hitam juga.

Untuk tampilan layar, Honor 8X memiliki ‘Mode Color & Temperature’ dimana fasilitas ini dapat memberikan perubahan kecerahan layar dan warna yang sesuai dengan mata penggunannya. Ada pilihan Normal atau Vivied yang dikombinasikan dengan pilihan temperature Warm atau Cold.

Ukuran layar yang sangat besar membuat Honor 8X tampak sebagai ponsel idaman buat Anda penggila hiburan, sangat cocok untuk bermain game, streaming video dan membaca artikel panjang atau bahkan buku.

Baterai

Beralih ke kapatitas baterai, Honor 8X memiliki kapasitas 3.750 mAh, yang tampaknya tidak besar untuk ponsel dengan layar 6,5 inci. Namun, seperti banyak seri ponsel Honor sebelumnya yang mampu memberikan performa baterai yang baik, Honor 8X juga memiliki daya tahan baterai yang oke banget.

Dengan penggunaan yang sangat berat selama seharian, termasuk beberapa jam streaming musik, browsing internet, dan sekitar 30 menit nonton video di YouTube, Honor 8X masih bisa bertahan hingga jam 11 malam dengan kondisi baterai 60%.

Yang menjadi celah kelemahannya, Honor 8X masih menggunakan port micro USB untuk mengisi daya. Itu salah satu dari beberapa bagian yang tampaknya kuno. Sayangnya Honor 8X membutuhkan waktu lama untuk mengisi penuh. Dengan tidak adanya kemampuan pengisian cepat, waktu yang dibutuhkan ketika kami mencobanya sekitar 3 jam lebih dari 0-100 persen.

Ketika Anda mengalami kapasitas baterai yang mulai habis, Honor 8X memiliki dua mode hemat daya. Mode Power Saving yang dapat  membatasi aktivitas latar belakang, mengurangi efek visual, dan menonaktifkan sinkronisasi email untuk menghemat daya.

Sedangkan untuk menggunakan Ultra Power Saving berfungsi lebih ekstrim lagi dengan membatasi ponsel hanya dengan aplikasi pilihan saja guna memperpanjang umur baterai hingga beberapa hari.

Performa

Honor 8X memiliki kekuatan besar Cortex-A73 di dalam Kirin 710 menawarkan kinerja yang konsisten di seluruh aplikasi. Ketika kami coba multitasking tidak menimbulkan masalah apa pun, lancar jaya!!

Seberapa kuat Kirin 710? Kirin 710 memiliki delapan core CPU utama, empat Cortex-A73s dan empat Cortex-A53s. Core Cortex-A73 yang bertenaga tinggi itu berarti Honor 8X dengan mudah mengalahkan kompetitornya.

Di aplikasi benchmark Geekbench  skor yang diperoleh 5561 poin, yang jauh lebih tinggi dari skor Moto G6 Plus yang hanya 4,167. Honor 8X memiliki RAM 4GB sedangkan ROM 128GB. Sedangkan untuk Bechmark Antutu Honor 8X memiliki skor  138402.

Namun, ponsel ini tidak cukup memberikan performa yang maksimal karena baru menggunakan GPU Mali-G51 MP4 GPU yang memang bukan komponen kelas game berperforma tinggi dan ini jelas merupakan kelemahan Honor 8X dalam kategori kinerja. Kami anjurkan, jika mau main PUBG dan Fortnite, Ada bisa menurunkan pengaturan grafis.

Satu lagi yang menjadi kelebihan Honor 8X. Meski memiliki struktur bodi notch, ketika notch di non aktifkan, bermain game PUBG tetap nyaman karena resolusi pada layar tidak terpotong.

Honor juga sudah berusaha untuk mengatasi ini dengan teknologi Turbo GPU, tetapi sulit untuk mengetahui seberapa besar dampak yang dimilikinya. Buat permainan ringan seperti Subway Surfers dan Candy Crush sangat mudah digunakan. Kami juga tidak merasakan panas yang berlebihan pada Honor 8X saat ponsel ini diajak bekerja keras.

Sayangnya, versi model JSN L22 yang beredar di Indonesia tidak dilengkapi konektifitas NFC. Padahal untuk model L21 yang beredar di pasar Eropa, kabarnya telah dilengkapi dengan konektifitas ini. Meski fitur ini tidak banyak digunakan di Indonesia, namun jika saja ponsel ini dilengkapi dengan NFC tentu akan membuatnya semakin menonjol di tengah para kompetitornya.

Kamera

Honor 8X memiliki kamera ganda di bagian belakang, dengan lensa diatur secara vertikal di posisi samping. Itu hal yang bagus karena jika tidak, kami kadang cenderung untuk memasukkan jari ke lensa kamera ketika menuju sensor sidik jari. Satu kamera memiliki sensor 20 megapiksel, sedangkan yang lainnya memiliki sensor 2 megapiksel.

Kamera kedua juga mendukung untuk menghasilkan foto bokeh. Lensa memiliki aperture F/1.8 yang relatif besar untuk membantu dengan bidikan cahaya rendah. Kamera juga mendukung Phase Detection Autofocus..

Honor sendiri mengklaim bahwa kamera utama Honor 8X mampu mengenali 22 kategori objek dan 500 skenario berbeda. Yang dibantu AI, termasuk didalamnya terdapat modus Night, Panorama, dan Light Painting, yang merupakan efek menyenangkan di mana Anda pada dasarnya merekam gambar diam, menggerakkan kamera ke sekeliling, dan membuat jejak cahaya di layar.

Modus Night merupakan salah satu yang sangat diandalakan dimana pengguna dapat mengambil gambar meski pencahayaan di sekitar objek tidak memadai bahkan gelap. Setelah pengguna menekan tombol shutter, kamera akan mengambil beberapa frame dengan nilai eksposur berbeda selama beberapa detik. Algoritma cerdas kamera Honor 8X kemudian akan menggabungkan beberapa frame tersebut menjadi sebuah gambar utuh.

Ada juga mode Aperture khusus, yang memungkinkan Anda menyesuaikan tingkat bokeh, tetapi sekali lagi Anda dapat merubah hasilnya sesuai dengan yang ada inginkan.

Bagi pecinta selfie, Anda tidak perlu khawatir. Honor 8X menyematkan kamera depan 16MP yang mendukung mode backlight, HDR dan Semantic Image Segmentation untuk hasilkan selfie yang dramtis.

Tambahan yang menarik adalah kemampuan untuk beralih mode AI bahkan setelah foto telah diambil. Ini benar-benar membantu mengingat bahwa beberapa bidikan yang kami ambil menggunakan mode AI keluar dengan sangat kontras dengan kontras ekstrim. Mendukung perekaman video gerak lambat pada 480fps melambat hingga 1/16 kecepatan normal atau bisa juga memiliki perlambatan 16x (480 fps).

Kesimpulan

Honor sedang berusaha untuk menembus pasar Indonesia dengan menghadirkan Honor 8X. Secara tampilan, Honor 8X terlihat bagus, dan sesuai dengan harganya yang relatif terjangkau di kelasnya. Smartphone ini tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga kinerjanya cukup memuaskan dengan adanya prosesor Kirin 710 .

Hal-hal lain yang menurut kami cukup memusakan adalah luas layarnya dan fitur kameranya yang bisa menghasilkan foto yang di atas rata-rata dibandingkan smartphone di kelasnya. Honor 8X juga dilengkapi dengan fitur keamanan biometrik yang cepat. Namun, sayangnya kapasitas baterainya yang besar tidak di imbangi dengan fitur pengisian cepat.

Bagi Anda penyuka gadget, kini bisa mendapatkan beberapa alternatif pilihan smartphone kelas menengah yang layak dibawa pulang. Di segmen ini, selain ada Xiaomi Redmi Note 5 Pro dan Asus ‘ZenFone Max Pro M1 yang sudah lebih dulu ada di pasaran, kini Anda memiliki opsi yang lebih seru dan sangat menggoda, yakni Honor 8X. [MS/HBS]

1 COMMENT

  1. masih pikir2 mau ngambil hape ini apa enggak. nonton unboxing2 hape ini emang keliatan gede. tahan dulu deh..lagian bakal banyak pilihan di akhir tahun uihihihi..kalo ada yg ukurannya kaya Honor 8 auto-beli ini mah 8X.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here