8 Alasan Kenapa Nokia 8 Layak Dibeli

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:21 Februari 2018
⏱️7 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Kehadiran Nokia 8 di Indonesia disebut-sebut sebagai titik awal kebangkitan Nokia di industri ponsel. Dengan smartphone tersebut, Nokia seakan mulai memberikan sinyal kepada para pesaingnya untuk mulai “was-was” dengan comeback-nya sang raksasa yang sedang tidur.

Bagaimana tidak, berbeda dengan peluncuran sebelum-sebelumnya yang hanya memperkenalkan jajaran seri feature phone, low-end hingga mid-end, Nokia 8 merupakan seri tertinggi dari Nokia yang menghadirkan spesifikasi gahar dan build quality mumpuni.

Menjadi andalan baru di Indonesia, tentu saja Nokia 8 dibekali sejumlah senjata pamungkas untuk bisa bertarung dengan para pesaingnya. Nokia tahu, Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi mereka, karena basis penggemarnya masih cukup besar.

Itu sebabnya, Nokia tentu tak ingin mengecewakan para penggemarnya yang sudah lama menanti gebrakan Nokia dengan produk terbaiknya. Secara kualitas, Nokia 8 memang layak diperhitungkan.

[Baca juga: Gahar! Nokia 8 Pro Diotaki Snapdragon 845 dan Penta-Lens?]

Nah, bagi Anda yang masih galau ingin membeli Nokia 8, tim Telset.id akan coba membantu memberikan gambaran tentang smartphone ini. Setidaknya ada 8 alasan kenapa Nokia 8 layak dibeli. Ingin tahu apa saja? Check this out!

Build Quality

Nokia 8

Alasan pertama kenapa Nokia 8 pantas untuk dibeli adalah smartphone ini dikemas dengan body yang memiliki build quality khas dari Nokia. Jika Anda pernah atau menjadi penggemar ponsel Nokia, tentu sudah tahu bagaimana ponsel Nokia dikenal sebagai ponsel yang “tahan banting” karena memiliki body yang kokoh, solid dan berkualitas.

Body Nokia 8 dibuat dari bahan solid block aluminium 6000 Series yang menjadikannya kokoh tapi nyaman untuk digenggam. Itu artinya, Nokia 8 tidak dikemas menggunakan frame berbahan dasar aluminium biasa, melainkan sebuah potongan aluminium cukup besar yang dibentuk sedemikian rupa menjadi frame atau rangkanya.

Dengan penggunaan bahan itupun, menjadikan Nokia 8 berbeda dibandingkan smartphone flagship lainnya yang dikemas dalam body yang cenderung ringkih. Soal urusan kualitas body-nya, Nokia 8 patut untuk diacungi jempol.

Desain Khas Nokia

Selain dikemas dengan body yang solid dan juga kokoh, Nokia 8 pun mengadopsi bahasa desain khas Nokia, yakni sederhana tapi elegan. Kami rasa hal tersebut wajar, karena bahasa desain ini sebenarnya telah diaplikasikan Nokia pada produk lainnya seperti Nokia 2, Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6.

[Baca juga: Kapan Nokia 7 Plus akan Diboyong ke Indonesia?]

Dengan menggunakan bahasa desain yang hampir seragam, itu membuat Nokia memiliki ciri khas tersendiri seperti saat dulu mereka menjadi raja ponsel. Seperti diketahui, saat itu Nokia terkenal dengan desain ponselnya yang berbeda dibandingkan desain ponsel lainnya. Tentu Anda masih ingat kan?

Android Murni dan Up to date

Nokia 8 telah berjalan di atas Android stock versi 7.1.1 Nougat. Karena berjalan di sistem operasi bawaan khas dari Google, Nokia 8 tentu memiliki user interface (UI) yang sederhana. Namun dibalik kesederhanaan tersebut sebenarnya malah membuat pengguna mendapatkan keuntungan berupa pengalaman lebih ketika menggunakan smartphone.

Kami berikan beberapa contoh pengalaman ketika menggunakan Nokia 8. Misalnya saja pengalaman perpindahan antar aplikasi yang jadi lebih smooth. Itu karena sistem Android bawaan memiliki kinerja dan performa yang lebih baik. Sehingga ketika pengguna berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya, akan terasa cepat dan ringan. Hal ini pun akan berdampak pada konsumsi daya baterai yang lebih hemat.

Selain smooth, sistem Android bawaan juga tidak memiliki banyak aplikasi bloatware. Seperti diketahui, sistem operasi berbagai merek smartphone yang berbasis Android biasanya memiliki banyak aplikasi bloatware yang tak bisa dihapus dan hanya memberatkan smartphone. Jika berat, maka kapasitas RAM akan terbebani dan juga berpengaruh pada konsumsi daya baterai yang menjadi lebih boros.

Terlepas dari hal tersebut, Nokia 8 juga dipastikan akan mendapatkan pembaruan sistem yang cepat. Sebagai salah satu buktinya, ketika pengguna menyalakan pertama kali Nokia 8, mereka akan langsung mendapatkan pembaruan ke Android 8.0 Oreo. Tak sampai disitu saja, biasanya Nokia 8 juga akan langsung mendapatkan pembaruan Security Patch terbaru. Keren kan?

Kinerja High-end

Sebagai versi tertinggi dari Nokia saat ini, tentu Nokia 8 disematkan dapur pacu yang gahar. Nokia 8 dibekali prosesor octa-core 2.5 GHz Snapdragon 835, RAM 4GB, ROM 64GB, dan baterai berkapasitas 3,090 mAh.

Smartphone ini pun bisa dibilang menjadi smartphone resmi kedua di Indonesia yang menggunakan Snapdragon 835, setelah LG V30 Plus yang diluncurkan pada akhir tahun lalu. Untuk sektor layarnya, Nokia 8 mengusung layar berjenis IPS berukuran 5,3 inch beresolusi QHD

Apa saja sih yang bisa dilakukan oleh sebuah smartphone dengan spesifikasi tadi? Kami beri contoh, mungkin bagi Anda yang gemar memainkan game berat, Nokia 8 pasti sanggup melahapnya dengan sangat baik. Selain game yang akan berjalan dengan lancar, tampilannya pun akan terbilang bagus karena layar Nokia 8 telah beresolusi QHD.

Untuk urusan multitasking, Nokia 8 juga sangat nyaman untuk digunakan. Sekedar informasi, Nokia 8 telah mendukung fitur Split Screen yang memungkinkan penggunanya untuk menjalankan dua aplikasi bersamaan dalam satu layar, dengan syarat aplikasi yang dijalankan mendukung fitur Split Screen.

Kamera Berkualitas

Fitur Bothie

Nama Carl-Zeiss sudah menjadi jaminan mutu bagi para penyuka fotografi. Nokia sudah lama menjadi “langganan” Carl-Zeiss sejak lama. Jika Anda ingat, ponsel flagship Nokia zaman dulu seperti Nokia N95, Nokia N82, dan lainnya, sudah menggunakan lensa dari Carl-Zeiss.

Nokia 8 pun juga menggunakan lensa Carl-Zeiss, dengan kamera ganda di bagian belakang beresolusi masing-masing 13MP lensa RGB dan 13MP lensa monokrom dengan aperture keduanya f/2.0

Kamera tersebut juga telah didukung dengan teknologi PDAF serta OIS dan juga beberapa fitur tambahan seperti HDR, panorama, perekaman berkualitas 4K, dan lainnya.

Nokia 8 memang berhasil menghasilkan gambar atau video berkualitas. Misalnya saja dua foto di bawah ini yang memperlihatkan warna hampir sempurna dari awan dan langit, tanpa harus kehilangan detil serta ketepatan warna dari objek lain seperti gedung, orang yang berjalan, hingga KRL.

Sementara untuk kamera depannya, Nokia 8 juga disematkan kamera depan beresolusi 13MP aperture f/2.0 yang juga berkemampuan untuk mengambil video berkualitas 4K. Nah, selain kualitas kameranya yang jempolan, Nokia 8 juga menyimpan fitur unik yang mungkin jarang di-explore oleh merek smartphone lain.

Fitur itu adalah Bothie yang memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar atau video menggunakan kamera depan dan belakang sekaligus dalam satu layar. Sehingga selain bisa dipakai nge-vlog, penggunanya juga bisa sekaligus memperlihatkan suasana dari tempat-tempat menarik yang sedang mereka ceritakan dalam vlog-nya.

Ozo Audio

Nokia 8 telah dibekali teknologi audio 3D bernama Ozo Audio. Itu artinya, Nokia 8 mampu menangkap audio spasial 360 derajat tanpa harus menggunakan peralatan khusus yang mungkin berharga lebih mahal.

Lewat kemampuan tadi, Nokia 8 bisa dimanfaatkan untuk merekam video dengan kualitas gambar dan suara yang bagus. Bagaimana tidak, bukan seperti smartphone biasa yang biasanya mampu merekam suara dari satu sisi saja, tapi juga mampu menangkap suara dari berbagai arah pada lingkungan seluas 360 derajat.

Hasilnya? Jangan ditanyakan lagi, suara akan terdengar jauh lebih realistis dan memberikan kesan lebih nyata seolah si pengguna tengah berada di tengah-tengah lingkungan video itu sendiri. Sebagai buktinya, coba cek video di bawah ini.

Flagship Ramah Kantong

Jika melihat rentetan peluncuran smartphone Nokia beberapa waktu lalu, rata-rata smartphone-nya dihargai lebih mahal dibandingkan merek lain di kelas yang sama. Maka wajar banyak orang yang menduga harga Nokia 8 di Indonesia akan dibanderol di atas Rp 8 juta atau 9 jutaan.

Tapi ternyata semua perkiraan itu meleset. Nokia melenggang di Indonesia dengan harga Rp 6.499.000. Bahkan selama masa promo di e-commerce Lazada, Nokia 8 bisa dibawa pulang dengan harga cuma Rp 5,9 juta. Jujur, bukan hanya Anda saja yang kaget dengan banderol harga itu, tapi kami juga terkejut.

[Baca juga: Mendarat di Indonesia, Ini Harga Nokia 8]

Harga ramah kantong ini juga langsung mematahkan anggapan bahwa smartphone flagship biasanya akan dibanderol di atas Rp 9 juta atau 10 jutaan. Meski memang sebelumnya smartphone flagship Xiaomi pernah dijual di bawah harga Rp 8 juta, tapi itu tidak resmi masuk ke Indonesia.

Enak Digunakan

Dari semua alasan yang kami beberkan tadi, sebenarnya apa sih inti dari Nokia 8 itu sendiri. Menurut kami, Nokia 8 menjadi salah satu smartphone yang enak untuk digunakan. Mengapa? Nokia 8 dikemas dengan body yang solid dan kokoh, serta memiliki ukuran yang pas saat digenggam dengan satu tangan saja.

Namun yang terpenting, mesin utama yang ada di dalamnya pun mampu mendukung berbagai aktivitas penggunanya. Seperti bekerja multitasking, bermain game, menjadi vlogger, belajar fotografi, dan lainnya. Singkatnya, Nokia 8 jangan dilewatkan oleh Anda yang mengaku gamer dan vlogger.

Well, memang semua tergantung pilihan Anda sendiri. Namun bagi Anda yang ingin menjajal smartphone flagship dengan harga yang tidak mencekik, Nokia 8 bisa menjadi pilihan. (FHP/HBS)