BlackBerry kembali meluncurkan smartphone terbarunya ke pasar Indonesia, Blackberry Classic Q20. Smartphone besutan pabrikan asal Kanada ini menyasar kalangan bisnis atau para pencinta Blackberry yang susah move on dari desain keyboard qwerty.
Harga Rp 5.499.000
Design
Buat Anda yang susah beralih dari Blackberry lama seperti seri Bolt 9000 atau diatasnya, kelebihannya sudah pasti karena penempatan QWERTY keyboard-nya. Sama halnya dengan Blackberry Classic, Smartphone ini memang didesain sama para legenda Blackberry yang sudah lalu. Blackberry Classic hadir jauh lebih elegan dan sangat berkelas dengan rancangan yang kokoh dan premium.
Perangkat ini memiliki sisi frame yang lebih solid dengan material logam. Kalau kami perhatikan material logamnya cukup memiliki kualitas yang tidak main-main, yakni berbahan baja ringan karena itu perangkat ini sedikit lebih berat dengan bobot 177 gram.
Berbeda dengan Blackberry Q10 atau Passport yang mengkombinasikan antara QWERTY keyboard tanpa ada tombol navigasi tetapi menggunakan layar sentuhnya. Blackberry Classic hadir dengan navigasi serupa seperti Blackberry Bolt. Lalu di atas terdapat tombol call, menu Blackberry, Track Pad, tombol Escape dan End Call dan tentunya layar sentuh.
Untuk bagian cover belakang, Classic menggunakan material plastik polycarbonat dengan tekstur bergerigi halus, sehingga membuatnya sangat nyaman saat dipegang. Berkat tekstur yang nyaman bahan ini juga digunakan untuk keyboardnya, So pasti mengetik menjadi lebih nyaman.
Untuk kelengkapan pengoperasian Classic menempatkan beberapa tombol, seperti di tepi sebelah kiri, akan ditemukan slot SIM card dan Micro SD yang harus dicabut menggunakan SIM Card ejector yang tersedia.
Di sisi kanan ada tombol pengatur suara dan tombol play/pause untuk kontrol media. Tombol Power dan port audio jack 3.5mm ada di sisi atas, sedangkan slim port USB dan speaker disematkan di sisi bawah.
Display
BlackBerry Classic hadir dengan layar dengan ukuran 3.5 inci, berbeda dengan yang terdahulu, kali ini layar sudah menggunakan teknologi layar sentuh dengan jenis panel LCD yang memiliki resolusi 720×720 piksel. Sehingga kerapatan piksel yang dihasilkan hanya 294 ppi. Untuk melindungi layarnya, BlackBerry Classic dibekali dengan lapisan Gorilla Glass 3.
Kualitas warna memang berbeda, masih terlihat kurang bagus. Namun, saat digunakan dalam kondisi cahaya yang baik atau dibawah sinar matahari, layarnya mampu menyuguhkan tampilan gambar yang bagus dan nyaman di mata.
Dengan bentuk yang kotak persegi, layar masih kurang nyaman untuk kegiatan hiburan seperti menonton film atau pun melihat foto. Pastinya buat Anda yang biasa menggunakan layar 5 inci, akan butuh penyesuaian lagi.
Namun, untuk aktivitas kerja, Classic mampu memberikan pengalaman baru yang luar biasa seru untuk menunjang produktivitas.
Untuk menjalankan aplikasi, Classic menawarkan 3 pilihan tampilan layar yang akan disesuaikan dengan keinginan pengguna dengan melakukan swipe dari atas kebawah dan memilih opsi size. Misal saat menggunakan kamera, pengguna bisa memilih tampilan full screen, zoom out full screen atau rectangular 16:9.
Interface
BlackBerry Classic hadir dengan sistem operasi 10.3.1. Dari sisi tampilan home screen-nya tampak bersih, segar dan nyaman di mata karena BlackBerry menghilangkan background hitam di setiap aplikasi yang terinstal.
Wilayah home screen tersedia icon Hub di sisi kiri dan icon kamera di sisi kanan yang akan memudahkan penggunaan dengan trackpad. Home screen-nya dapat menampung hingga 8 Active Frame, sehingga mempermudah untuk melakukan multi-tasking. Di App Drawer-nya, pengguna bisa dengan mudah menghapus aplikasi yang terinstal dengan menekan dan menahan aplikasi, lalu memilih icon delete.
Terjadi perubahan interface yang sangat signifikan tampilan menjadi lebih cerah dan bersih, Hub pun semakin terintegrasi dengan semua aplikasi terkait serta memiliki banyak fitur baru. Seperti menghapus isi email asli saat membalas email, Instant Action hingga peningkatan integrasi hub dengan Android Runtime.
Classic mampu menjalankan aplikasi Android dengan lembut dan baik, karena BlackBerry 10.3.1 sudah mampu menjalankan 85% aplikasi Android yang berada di Playstore. Selain itu, Classic juga dibekali dengan Amazon Appstore untuk mempermudah penginstalan aplikasi Android.
Hardware
Sangat disayangkan dapur pacunya BlackBerry Classic hanya dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon MSM 8960 berinti ganda dengan keceptan 1,5 GHz. Snapdragon MSM 8960 sendiri merupakan prosesor model lama yang diluncurkan tahun 2011, hampir bersamaan dengan kehadiran BlackBerry Bold 9900.
Sangat mengejutkan BlackBerry menggunakan prosesor model lama di perangkat terbarunya. Entah suatu kesengajaan untuk semakin bernotalgia dengan nuansa klasik BlackBerry Bold 9900.
Namun, berkat penggunaan base QNX dan dukungan RAM 2 GB, membuat Classic mampu berjalan dengan lembut dan baik saat digunakan untuk melakukan kegiatan multi-tasking.
Untuk menyimpan aplikasi yang terinstal, Classic dibekali 16GB memori internal. Sedangkan untuk menyimpan file multimedia, disediakan slot memori eksternal yang dapat ditambahkan hingga 128 GB.
Untuk penyimpanan data, Classic dibekali dengan baterai berkapasitas 2515 mAh yang tidak dapat dilepas. Dalam penggunaan aktif sehari-hari, saat aktif untuk kegiatan berkirim email, BBM dan jejaring sosial, baterainya mampu bertahan hingga 9 jam dalam jaringan 3G.
Camera & Video
Kamera belakang BlackBerry Classic menggunakan sensor sebesar 8MP dengan dukungan LED Flash dan Autofocus yang akan membantu menghasilkan gambar yang cukup memuaskan. Untuk mengarahkan fokus sesuai kehendak, kameranya dibekali fitur Touch Focus. Sedangkan kamera depan yang beresolusi 2MP dirasa cukup untuk selfie pengguna.
Kamera dilengkapi dengan mode Panorama, Burst, Time Shift, serta ada fitur HDR dan juga Self Timer yang memudahkan untuk mengambil gambar sesuai kebutuhan.
Kameranya mampu merekam video HD 1080p dengan kamera utama dan 720p dengan kamera sekunder. Pengguna juga bisa memotret gambar saat sedang merekam video jika menemukan momen yang bagus dengan menekan tombol shutter saat merekan video.
Multimedia
Untuk mendengarkan musik, Blackberry sepertinya banyak berbenah dengan penggunaan OS terbaru ini, fasilitas musik memiliki fitur Equalizer dan Play Next yang membuat pengalaman mendengarkan musik semakin seru. Keseruan mendengarkan musik juga didukung oleh dua speaker yang memberikan suara yang besar dan jernih. Fitur Radio FM pun tetap ada di pilihan menu Musik.
Untuk mendukung kreativitas pengguna, tersedia Story Maker yang bisa digunakan untuk membuat video slide show dan menambahkan audio dari koleksi foto-foto kita. Di BlackBerry 10.3.1, terdapat fitur Automatic Story yang memudahkan kita untuk membuat slide show berdasarkan waktu dan lokasi foto yang kita ambil.
Kelebihan:
- Desain classic
- Tombol kontrol dan navigasi lengkap
- Kapasitas baterai besar
Kekurangan:
- Bobot berat
- Prosesor lawas
- Kamera biasa






