Review Samsung Galaxy J7 Prime

Review Samsung Galaxy J7 Prime, Mid-end Berpenampilan Mewah

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
⏱️7 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Samsung resmi meluncurkan seri terbaru untuk jajaran Galaxy J di Indonesia yakni Samsung Galaxy J7 Prime. Smartphone berbandrol Rp 3,7 jutaan ini mengusung desain yang premium karena dikemas dengan body berbahan dasar metal dan berbagai fitur andalan lainnya.

Selain sudah mendukung konektivitas 4G LTE, Galaxy J7 Prime juga memiliki beberapa keunggulan seperti keamanan, baterai berkapasitas lumayan dan juga dapur pacu yang cukup memuaskan.

Jika Anda penasaran dengan beberapa poin yang sudah disebutkan tadi, ada baiknya jika Anda mengikuti review Samsung Galaxy J7 Prime khas Tim Telset.id berikut ini. Check this out!

Desain

Saat pertama kali melihat Samsung Galaxy J7 Prime, jujur kami awalnya melihat smartphone ini akan masuk ke jajaran high-end dari Samsung. Kenapa tidak? Karena desainnya yang unibody dengan bahan dasar metal. Meski mengusung desain unibody, tak serta merta Samsung “mengikuti arus” smartphone unibody lainnya yang hampir semuanya memiliki desain serupa.

Hal itu karena selain smartphone ini hanya tersedia dalam dua warna saja yakni Black dan White/Gold, Galaxy J7 Prime juga mengusung desain yang sebenarnya sederhana namun terlihat elegan dan premium. Misalnya saja dengan tidak ada atau tidak terlihatnya garis antena yang memang biasanya terlihat di bagian atas dan bagian bawah pada smartphone desain unibody berbahan dasar metal lainnya. Samsung juga memisahkan slot SIM 1 dengan slot SIM 2 dan microSD. Dan yang berbeda sekali adalah letak speaker yang biasanya selalu di bagian bawah (smartphone unibody lain), Galaxy J7 Prime malah menyematkannya di bagian samping.

Galaxy J7 Prime memiliki ukuran dimensi yang cukup besar yakni 151.7 x 75 x 8mm dengan berat hanya 167 gram saja. Ketika menggenggam smartphone berukuran layar 5.5 inch ini, cukup nyaman karena dibantu dengan desain yang membulat di tiap ujung J7 Prime. Namun menurut kami ada satu kekurangan dari bahan metal yang dipakai oleh smartphone ini yakni ketika dipegang, J7 Prime cukup licin, sehingga penggunanya harus hati-hati untuk memegangnya agar smartphone tidak jatuh ke lantai.

Di bagian depan, ada ciri khas Samsung yang memang melekat pada smartphone mid-end yakni adanya tombol fisik Home di bagian tengah yang juga berfungsi sebagai sensor sidik jari yang diapit oleh tombol kapasitif untuk Recent Apps di bagian kiri dan Back di bagian kanan. Terdapat juga kamera berukuran 8MP di bagian atasnya, tepat di sebelah sensor proximity dan speaker phone.

Pindah ke bagian belakang, jika Anda membeli J7 Prime berwarna White/Gold, maka Anda akan langsung melihat desain elegan nan premium yang disematkan Samsung pada smartphone ini. Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, garis antena yang biasa kita temui pada smartphone sejenis, di J7 Prime hanya garis biasa saja tanpa diberi warna apapun. Letak kamera 13MP dan LED Flash dari J7 Prime juga diletakkan di bagian tengah. Tepat di bawahnya, terdapat tulisan Samsung yang menyatu dengan desain bagian belakang secara keseluruhan.

Di bagian sisi kanan, seperti yang sudah kami sebutkan tadi, terdapat speaker yang ditemani dengan adanya tombol Power. Sedangkan di bagian sisi kiri, terdapat tombol Volume, serta slot kartu SIM 1 yang terpisah dengan slot kartu SIM 2 dan microSD.

Di bagian atas smartphone ini tidak ada apapun karena jack 3.5 mm, port microUSB, serta mic disimpan di bagian bawah J7 Prime dengan apik.

Layar

Samsung Galaxy J7 Prime mengusung layar PLS TFT berukuran 5.5 inch dengan resolusi 1080p yang dilapisi dengan layar curved 2.5D yang melahirkan warna yang jelas dan membuat nyaman mata penggunanya. Tak usah khawatir dengan keamanan layar, karena layar J7 Prime sudah dilindungi dengan lapisan Corning Gorilla Glass 4.

Ketika kami menjajalnya di dalam ruangan, warna yang ditampilkan sangat jelas dan tetap membuat nyaman mata penggunanya asalkan diatur dengan intensitas warna yang sesuai kebutuhan. Kenapa? Karena pada smartphone ini tidak disematkan pengaturan otomatis untuk intensitas cahaya.

Sedangkan di luar ruangan dengan sinar matahari yang cukup terik, layar J7 Prime masih memperlihatkan warna yang cukup jelas, apalagi ada fitur bernama Outdoor Mode yang membuat tampilan layar begitu cerah sehingga pengguna masih bisa melihat layar dengan cukup jelas di bawah sinar matahari.

User Interface

Pengguna Galaxy J7 Prime akan disuguhkan dengan halaman antarmuka yang segar ala TouchWiz UI yang berbasis Android 6.0.1 Marshmallow. Perlu diakui, antar muka khas Samsung tersebut memang ringan karena tidak terlalu banyak mengkonsumsi RAM. Selain itu juga, ada beberapa aplikasi bloatware yang disematkan pada Galaxy J7 Prime yakni berbagai aplikasi dari Microsoft seperti Word, Excel, PowerPoint, OneNote, OneDrive, dan Skype.

Untuk pengaturan halaman utama, pengguna hanya perlu menekan dan menahan layar beberapa saat, kemudian muncul berbagai opsi pengaturan yang siap digunakan seperti Wallpapers, Widgets, Themes, dan Screen Grid.

Pada Galaxy J7 Prime juga ada fitur Smart Manager yang berguna untuk melihat daya tahan baterai, memori penyimpanan, RAM, hingga keamanan. Pengguna juga bisa mengoptimasi smartphone dengan menekan tombol CLEAN ALL dibagian bawah.

Audio

Ketika membeli smartphone ini, kita juga akan mencapatkan earphone dari Samsung yang bisa digunakan untuk menikmati musik, video atau FM Radio. Sayangnya, tidak ada aplikasi musik default dari Samsung di dalam Galaxy J7 Prime. Yang ada hanyalah pemutar musik dari Google yakni Google Play Music.

Untuk kualitas suara ketika mendengarkan musik menggunakan speaker internal, suara yang dikeluarkan terbilang lumayan meski ketika volume dimaksimalkan, masih terdengar suara yang pecah ketika nada yang dikeluarkan cukup tinggi. Sedangkan ketika menggunakan earphone, suara yang dihasilkan enak didengar dan pas untuk telinga (tergantung intensitas volume yang digunakan).

Selain itu, pengguna juga bisa melakukan penyesuaian suara dengan menggunakan equalizer yang ada agar suara yang dihasilkan semakin membuat nyaman telinga.

Kamera

Samsung Galaxy J7 Prime memiliki kamera utama berkualitas karena berukuran 13MP dengan aperture f/1.9, dan didukung dengan adanya LED Flash serta autofocus. Kamera tersebut mampu menciptakan hasil foto yang lebih terang dan jelas sehingga menarik untuk dipandang dan layak untuk dibagikan di media sosial.

Ketika kami mencobanya di dalam ruangan, benar saja bahwa kamera ini memang berkualitas. Kenapa? Karena foto yang dihasilkan memang terang, tajam dan jelas sehingga secara overall, kamera ini bisa digunakan untuk memotret di dalam ruangan.

Ketika kami mencobanya di luar ruangan, hasil foto pun begitu jelas dan tajam. Hal tersebut ternyata berkat adanya sensor high-resolution yang terdapat pada kamera smartphone ini yang pastinya memberikan hasil foto yang berkualitas.

Sedangkan untuk kamera depannya, Galaxy J7 Prime memiliki kamera berukuran 8MP dengan aperture F/1.9 tanpa adanya LED Flash. Tapi untungnya, terdapat fitur Selfie Flash yang menggunakan layar sehingga sebelum melakukan foto, layar akan terang sehingga membantu ssi pencahayaan dalam berfoto.

Berikut beberapa foto yang berhasil diambil oleh kamera Galaxy J7 Prime:

Kinerja

Dapur pacu Samsung Galaxy J7 Prime menggunakan prosesor Octa-core 1.6 GHz Cortex-A53 dengan chipset  Exynos 7870 Octa. Prosesor tersebut dibantu dengan adanya GPU Mali-T830MP2, RAM 3GB, memori internal yang memiliki dua pilihan memori internal yakni 16GB dan 32GB dan baterai berkapasitas lumayan besar yakni 3300 mAh. Spesifikasi tersebut dirasa cukup untuk smartphone yang berharga Rp 3,7 jutaan.

Kami pun penasaran untuk mengujinya menggunakan AnTuTu Benchmark, dan hasilnya Galaxy J7 Prime berhasil mencetak skor 45765 poin saja. Hasil tersebut bisa dibilang cukup untuk smartphone mid-end, namun jika dibandingkan dengan Xiaomi Redmi Note 3 Pro dengan RAM sama dan memori internal 32GB, perolehannya masih tertinggal jauh.

Belum puas, kami pun mencoba game seperti Subway Surfer, Turbo FAST, Angry Birds 2 dan Asphalt Xtreme. Hasilnya, Galaxy J7 Prime bisa melahap habis keempat game tersebut tanpa adanya lag yang brearti. Hebatnya, meskipun mengusung body berbahan dasar metal, ketika kami mencoba bermain game cukup lama (setengah jam), body masih belum terasa hangat. Tentunya hal tersebut membuat nyaman gamers yang membeli smartphone ini.

Sensor Sidik Jari

Sama halnya dengan smartphone mid-end yang beredar di Indonesia saat ini, Samsung juga tak lupa menyematkan sensor sidik jari yang disimpan di tombol Home smartphone ini. Karena posisinya yang memudahkan, maka penggunanya akan lebih mudah dan cepat untuk masuk ke halaman utama. Selain itu juga, sensor sidik jari merupakan keamanan standar yang lebih baik daripada menggunakan passwordpattern atau PIN.

Namun perlu diingat, jika Anda mematikan kemudian menghidupkan kembali smartphone ini dan menyentuh sensor sidik jari dengan jari Anda yang telah terverifikasi, Anda tidak bisa masuk ke halaman utama. Kenapa? Karena untuk proses ini, diharuskan untuk memasukkan password cadangan yang berupa pattern atau lainnya.

Konektivitas

Samsung Galaxy J7 Prime sudah mendukung jaringan super cepat 4G LTE, lengkap dengan teknologi dual-SIM yang keduanya bisa aktif secara bersamaan. Tapi sayangnya, koneksi 4G LTE hanya berlaku untuk salah satu SIM saja, jadi jika slot SIM 1 yang dipilih untuk 4G, maka SIM 2 tidak bisa berjalan di koneksi 4G.

Bagi para “pencari WiFi” juga bisa dimanjakan dengan menggunakan smartphone ini, karena Samsung Galaxy J7 Prime telah support WiFi 802.11 /B/G/N yang berarti bisa menyalurkan data dengan kecepatan hingga 450 Mbps meskipun sebenarnya tergantung kecepatan dari WiFi yang digunakan.

Kesimpulan

Untuk smartphone dengan harga Rp 3,7 jutaan, bisa dibilang sedikit kemahalan, namun jika melihat kredibilitas Samsung di segi kualitas produknya serta spesifikasi yang ditawarkan, mungkin Anda akan rela menggelontorkan uang sebanyak itu untuk membeli smartphone ini.

Namun ada keunggulan lainnya yang cukup setara dan bisa jadi pertimbangan Anda untuk menggunakan smartphone ini yakni desain yang premium dan cukup berbeda daripada smartphone sejenis di kelasnya serta kamera utamanya yang cukup memuaskan kami karena hasilnya yang berkualitas. (FHP)