Honor kembali mencoba peruntungan di pasar menengah melalui Honor X7d. Dengan banderol harga Rp 4.499.000, perangkat ini hadir membawa tawaran yang cukup berani, terutama pada sektor kapasitas penyimpanan internal yang masif dan integrasi fitur berbasis kecerdasan buatan yang diklaim mampu mempermudah alur kerja pengguna sehari-hari.
Secara desain dan pengalaman pakai, Honor X7d terasa seperti perangkat yang ingin menonjolkan sisi fungsionalitas di atas estetika yang rumit. Mari kita bedah apakah kombinasi spesifikasi teknis dan fitur yang ditawarkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pengguna modern di rentang harga tersebut.
Kelengkapan Pembelian

Paket penjualan Honor X7d tergolong sangat royal untuk standar harga Rp 4.499.000. Di dalam kotak, Anda mendapatkan unit smartphone yang sudah terpasang pelindung layar, charger 35W HONOR SuperCharge, kabel USB-C, serta case pelindung. Kejutan kecil yang menyenangkan adalah disertakannya earphone dengan ujung USB-C, sebuah aksesori yang kini semakin jarang ditemukan di paket penjualan ponsel masa kini. Selain itu, terdapat SIM tray ejector dan dokumen pelengkap yang membuat paket penjualannya terasa lengkap dan siap pakai tanpa perlu membeli aksesori tambahan lagi.
Desain dan Material

Honor X7d mengusung bahasa desain yang clean dengan bodi belakang dan frame yang mengadopsi bentuk flat. Meski materialnya sepenuhnya polikarbonat, Honor menyematkan teknologi Micro-nano Texture pada back cover yang memberikan sensasi halus dan nyaman saat digenggam. Tersedia dalam tiga opsi warna yakni Desert Gold, Meteor Silver, dan Velvet Black, ponsel ini juga mengedepankan durabilitas dengan sertifikasi IP65 yang menjamin ketahanan terhadap percikan air dan debu. Menariknya, Honor mengklaim sertifikasi SGS-5-Star Drop Resistance yang menjanjikan ketahanan jatuh dari ketinggian hingga 2 meter, meski tentu saja bukan untuk sengaja dibanting. Tata letaknya cukup fungsional: sisi kanan menampung tombol power dengan pemindai sidik jari dan tombol volume, bagian atas terdapat IR Blaster dan mikrofon, sisi kiri dihuni oleh “AI Button” yang unik, serta bagian bawah berisi SIM tray non-hybrid (Dual Nano SIM), port USB-C, dan grill speaker.
Multimedia

Sektor audio Honor X7d cukup memuaskan berkat speaker stereo yang mampu menghasilkan suara lantang dengan bass yang cukup bulat. Jika dirasa kurang, terdapat fitur volume booster hingga 400% yang bisa diandalkan. Layar LCD IPS berukuran 6,77 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1610 px) memiliki peak brightness hingga 700 nits. Dalam pengujian kami, kecerahan indoor mencapai 670 nits, sementara simulasi outdoor bisa menyentuh 790 nits. Tersedia dua mode warna, Normal dan Vivid, dengan cakupan gamut yang mencapai 98% pada mode Vivid. Meski bezel sisi atas, kiri, dan kanan sudah simetris, bagian bawah layar memang masih terlihat sedikit lebih tebal dibanding sisi lainnya.
Performa
Honor X7d ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 685 (6nm) yang dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal lega sebesar 512GB. Dalam pengujian PCMark Work 3.0, ponsel ini mencatat skor 9.727 poin dan bertahan hingga 16 jam 27 menit untuk penggunaan normal, serta 20 jam 7 menit untuk pemutaran video—sebuah angka yang impresif berkat baterai 6500 mAh. Skor AnTuTu (v10) berada di angka 321.000 poin. Performa harian terasa lancar, dan meskipun GPU Adreno 610 bukan ditujukan untuk game berat, ia sanggup menjalankan Mobile Legends dengan mulus serta Genshin Impact pada pengaturan grafis rendah di 60 fps. Perangkat ini juga tidak mudah panas, menjadikannya cukup stabil untuk penggunaan durasi panjang.
Kamera

Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 108 MP (f/1.8) yang didampingi sensor portrait 2 MP (f/2.4). Dalam kondisi pencahayaan yang ideal, kamera ini mampu menghasilkan foto yang tajam dan layak untuk kebutuhan media sosial. Namun, performa di kondisi low-light cenderung biasa saja, dan mode potret sangat bergantung pada ketersediaan cahaya agar pemisahan subjek terlihat rapi. Kamera depan 8 MP (f/2.0) menjalankan tugasnya dengan standar, cukup untuk kebutuhan video call atau selfie kasual.
Konektifitas
Honor X7d dibekali dukungan konektivitas yang cukup lengkap untuk kelasnya. Perangkat ini mendukung Wi-Fi 6 (802.11ax) dan dual-band, Bluetooth 5.0 LE, serta fitur NFC yang krusial untuk transaksi digital. Dukungan navigasi mencakup GPS, GLONASS, Beidou, dan Galileo. Ponsel ini juga mendukung USB OTG dan fitur tethering, namun perlu dicatat bahwa perangkat ini tidak memiliki radio FM. Sistem Dual SIM (Nano + Nano) tersedia tanpa slot MicroSD, namun dengan memori internal 512GB, keterbatasan slot ekspansi ini seharusnya tidak menjadi isu besar bagi mayoritas pengguna.
Fitur Lainnya

Fitur paling mencolok adalah “AI Button” di sisi kiri. Tombol ini berfungsi sebagai akses cepat ke berbagai fitur AI yang kontekstual. Jika ditekan singkat, ia membuka shortcut seperti screenshot atau senter. Namun, jika ditahan, ia akan menyesuaikan diri dengan aplikasi yang sedang dibuka: misalnya, menampilkan fitur AI Eraser di galeri, AI Subtitle di YouTube, atau AI Smart Content Creation saat menulis email. Keamanan perangkat didukung oleh fingerprint scanner di samping dan sistem Android 15. Honor juga menjanjikan dukungan update OS selama 2 tahun dan update keamanan selama 3 tahun, memastikan perangkat ini tetap relevan dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Honor X7d adalah pilihan menarik bagi pengguna yang memprioritaskan kapasitas penyimpanan besar, daya tahan baterai yang luar biasa, dan kemudahan fitur AI dalam satu paket. Meski kameranya bukan yang terbaik di kelasnya dan resolusi layar masih HD+, kombinasi performa stabil Snapdragon 685 dan durabilitas bodi yang baik menjadikannya perangkat yang tangguh untuk penggunaan harian yang produktif.




