Review Honor 7A: Smartphone Terjangkau dengan Dual Kamera

Penulis:Maulia Salamuddin
Terbit:
Diperbarui:7 Februari 2019
ā±ļø7 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Honor baru saja meluncurkan smartphone terbarunya di Indonesia yang bernama Honor 7A. Dibandingkan ketiga smartphone yang telah hadir sebelumnya, perangkat Honor ini memiliki harga yang paling terjangkau.

Dibandrol Rp 1,9 juta, smartphone terbaru andalan Honor ini dibekali spesifikasi serta fitur yang berpotensi menebar ancaman pada pesaingnya yang berada di rentang harga tersebut.

Kenapa demikian? Bisa dibilang Honor 7A menawarkan beberapa fitur menarik seperti yang ada di smartphone kelas flagship, seperti dual-camera, Face Unlock, dan spesifikasi hardware yang cukup.

Untuk mengetahui lebih detil apa saja fitur-fitur yang dibawanya, serta bagaimana performanya, Anda bisa simak dalam review Honor 7A berikut ini:

Desain

Honor 7A ini memiliki bodi yang terbuat dari Polikarbonat dan menggunakan finishing metal dan warna matte dengan pilihan Biru atau Hitam. Dengan begitu, membuatnya terkesan menggunakan bahan logam.

Tampak depan, Honor belum benar-benar menggunakan pendekatan layar penuh di seri terbaru ini. Meskipun ukuran layarnya jauh lebih besar dari kebanyakan ponsel di segmen yang sama. Secara khusus, dahi dan dagu ponsel tampak berkurang jauh dibandingkan produk sebelumnya yakni Honor 6A.

Hasilnya, tampak depan Honor 7A dapat terlihat lebih baik, berkat ukuran layarnya 5,7 inci. Tentu saja, itu juga merupakan trik yang sudah dikenal kebanyakan pabrikan smartphone belakangan ini – membuat ukuran layar lebih besar dengan dimensi bodi yang diperkecil. Tentunya Ini juga salah satu strategi yang dihadirkan.

Intinya sih, Honor 7A masih nyaman ketika Telset.id memegang dengan satu tangan, ya.. karena lebarnya hanya 73mm. ApalagiĀ  Jika Anda memiliki jari jempol yang agak panjang dan fleksibel, Anda akan dapat menjangkau layar untuk membuka layer atau bahkan mengetik.

Baca juga: Honor Kasih Bocoran Smartphone Berikutnya yang Masuk Indonesia

Jika dibandingkan seri sebelumnya yakni Honor 6A yang menggunakan material logam. Seperti menyesuaikan harga, Honor A7 Ā mengalami kemunduran dengan menggunakan material plastik. Ini tentunya bukanlah hal yang buruk, tetapi tentu saja aura premium di ponsel ini tidak terlihat sama sekali.

Meskipun begitu, Honor 7A memiliki dua tekstur yang berbeda untuk bagian belakang dan sisi depan bodi memiliki finishing matte, sedangkan posisi samping bodi memiliki tampilan plastik mengkilap. So, pandangan kami plastik matte adalah tampilan yang jauh lebih baik.

Sementara panel belakang Honor 7AĀ  juga tidak menggunakan bahan logam, namun mendapatkan sesuatu yang jauh lebih berharga yakni sensor sidik jari. Sistem keamanan yang mudah dan cepat yang bisa diandalkan.

Foto : Hendra Wiradi/Telset.id

Untuk smartphone kelas sejutaan, wajar kalau Honor 7A belum dibekali dengan port USB-C, jadi Anda harus bergantung pada standar USB Micro lama.Ā  Setidaknya Anda mendapatkan jack headphone 3.5mm, yang ada di sini terletak di tepi atas telepon.

Secara desain, Honor 7A didominasi material plastik dan beberapa aksen chrome, seperti pada bagian bingkai dan garis antena. Di bagian belakang, Honor 7A memiliki modul dual kamera + LED flash, lubang mikrofon, fingerprint sensor dan logo Honor di bagian bawah.

Layar

Honor 7A adalah ponsel modern dengan layar ā€˜full view’ berukuran 5,7 inci dengan layar HD + IPS LCD dengan resolusi 1440Ɨ720 dan aspek rasio 18: 9. Ini mendapat sudut pandang yang menyenangkan dan terang juga cukup baik. Kedua digunakan diluar ruangan mampu beradaptasi dengan sempurna di bawah sinar matahari langsung.

Sayangnya, akurasi warna meninggalkan banyak hal yang tidak diinginkan. Warna tampak luntur, atau lebih tepatnya, mereka kurang kontras bila dibandingkan dengan ponsel seperti Redmi 5. Ada opsi untuk mengoreksi suhu warna secara manual, yang membantu sedikit, tetapi tidak sebanyak yang kami inginkan.

Baca juga: Siap Tarung di Pasar Indonesia, Honor 9 Lite Bawa Tiga Keunggulan

Ponsel ini, dilengkapi dengan filter cahaya biru built-in (mode Eye Comfort)Ā  yang secara otomatis mengubah warna ke akhir spektrum yang lebih hangat dan sangat cocock untuk Anda yang gemar membaca malam hari. Ada juga pilihan untuk memilih Color Temperatur yang sangat berfungsi mengatur cahaya yang akan beradaptasi dengan mata.

Oh ya, yang sedikit miris buat kami adalah resolusinya, pasalnya di kisaran harga Rp 1,9 juta, sudah banyak smartphone yang sudah memiliki resolusi 1080 atau Full HD.Ā  Buat kami, meski kondisi cahaya cukup, tetap saja untuk pengalaman sinematik kurang maksimal dengan luas layar yang dimiliki.

Sedangkan untuk melakukan navigasi melalui layar utama, menjelajah menu, melihat foto, menjelajah web, menonton video, dan bermain game, layar sangat aman digunakan.

Interface

Bila sejumlah pabrikan ponsel beralih menggunakan pure Android, Huawei tetap konsisten membenamkan user interface buatannya sendiri, EMUI 8.0 berbasis OS Android 8.0 Oreo yang kaya akan fitur tapi tetap ringan dan minim bloatware.

Secara default, homescreen tampil dalam bentuk satu lapis. Bila tidak suka, Anda bisa mengubahnya di pengaturan untuk mendapatkan ā€œapp drawerā€ kembali.

Ada beberapa fitur unggulan di Honor 7A seperti ā€œpin app shorcutsā€œ, di mana bila kita menekan ikon aplikasi maka akan muncul shortcut.

Shorcut yang tampil tersebut bisa diseret lagi ke homescreen dan fitur itu disebut ā€œone touch accesā€œ. Lalu, ada ā€œnavigation dockā€ untuk menggunakan tombol navigasi di layar.

Selain bisa membuka kunci layar pakai sidik jari, tersedia juga metode kekinian pengenal wajah yakni ā€œface unlockā€ yang bekerja dengan cukup baik. Keduanya bisa diaktifkan bersamaan, guna memberi rasa aman dan nyaman.

Kinerja

Foto : Hendra Wiradi / Telset.id

Honor 7A ditenagai prosesor 1,4GHz octa-core Qualcomm Snapdragon 430 dengan GPU Adreno 505, RAM 3GB dan 32GB penyimpanan internal yang dapat diperluas hingga 256GB melalui slot kartu micro-SD khusus.

Ponsel dual-SIM menjalankan perangkat lunak Android 8.0 Oreo berbasis EMUI 8.0 yang juga sama yang ada di dalam Honor 10.

Baca juga: GPU Turbo Akan Sokong Smartphone Honor

Tidak seperti Redmi 5 yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 450 dengan proses finfet 14nm yang hemat daya, Qualcomm Snapdragon 430 yang ada di dalam Honor 7A didasarkan pada proses manufaktur 28nm. Wajar sih kami membandingkannya karena harga yang ditawarkan di level yang sama. So, sudah sangat jelas perbandingan kinerjanya.

Beberapa kesempatan yang digunakan, harus diakui Honor 7A belum memiliki kinerja yang mumpuni pasalnya dengan sesekali lag atau dua dari waktu ke waktu. Ponsel memang memiliki kecenderungan lambat pasalnya ketika kami baru saja menggunakannya dari kapasitas RAM 3GB sudah terkuras untuk interface nya besar sekali, alhasil hanya tersisa sekitar 1,3GB saja, padahal belum juga menginstall aplikasi lainnya.

Hal yang sama berlaku untuk game. Meskipun Honor 7A menangani game dengan grafis standar berjalan dengan baik, namun permainan grafis seperti Asphalt 8: Airborne akan membuat kami garuk-garuk kepala tentunya.

Di spesifikasi lainnya, Honor 7A didukung oleh baterai 3.000 mAh. Uji coba yang kami lakukan dengan menggunakan fitur standard untuk bermedia social perangkat ini mampu tahan hingga 10 jam bahkan jika penggunaan jarang kami bias mendapatkannya seharian penuh.

Meskipun bukan yang terbaik di kelasnya, Honor 7A harus diakui memiliki baterai yang lebih kecil dibandingkan dengan saingan yang mengemas baterai lebih besar dengan harga yang sama. Sayangnya, Honor 7A tidak mendukung pengisian cepat.

Kamera

Foto : Hendra Wiradi / Telset.id

Honor 7A mungkin salah satu smartphone yang memiliki kamera ganda dari merek global dengan penawaran harga yang sangat terjangkau dan bisa menjadikannya ponsel kamera ganda paling terjangkau di pasar saat ini.

Sistem kamera belakang ganda terdiri dari 13 megapiksel dan 2 megapiksel dibantu dengan autofokus dan lampu kilat LED. Sementara kamera 13 megapiksel standard dan kamera kedua dengan 2 megapiksel mampu merasakan kedalaman sehingga pengguna dapat menghasilkan foto bokeh.

Kamera 2MP sekunder hanya beraksi ketika Anda menekan mode aperture lebar khusus yang berada di posisi samping kanan. Untuk penghasilkan efek bokeh maksimal, syarat kamera Honor 7A dengan subjek memiliki jarak 2 meter. So, hasilnya bisa menjadi maksimal.

SatuĀ  hal lagi yang kami Sayangkan, Honor 7A dibekali sedikit mode, cuma ada hanya ada modeĀ photo,Ā video, HDR, panorama,Ā filter,Ā watermark, serta mode tambahan yang saya unduh yakniĀ document scanĀ danĀ good food.

Baca juga: Honor 7A Diluncurkan, Smartphone Dual-camera Termurah?

Untuk kemera depan, Honor 7A dibekali dengan sensor 8MP dengan cahaya pengaturan untuk selfie built-in, untuk membuat hasil foto selfie terlihat lebih bagus di lingkungan minim cahaya. Honor juga membelaki fitur Mode Cantik (Beauty Mode) untuk mempermudah mendapatkan hasil gambar yang ciamik. Mode tersebut dapat membantu koreksi secara natural pada wajah yang ditangkap oleh kamera.

Kamera depan Honor 7A juga bisa difungsikan pada fitur keamanan face unlock. Jadi meski berbudget rendah, Honor 7A punya fitur keamanan setingkat flagship.

Berikut beberapa hasil fotonya;

Kesimpulan

Meski dijual dengan harga terjangkau Honor 7A memiliki beberapa fitur yang patut diperhitungkan, seperti Dual kamera belakang.

Baca juga: Honor Ungkap Strategi Jadi Nomor Satu di Indonesia

Selain itu fitur face unlock dan sim tray dengan dedicated slot untuk microSD akan memudahkan Anda meyimpan file-file lebih banyak tanpa harus mengorbankan slot SIM kedua. Selebihnya, layar 18:9 FullView

Telset mengambil keputusan kalau Honor 7A secara overall, smartphone ini sangat cocok buat Anda yang memiliki dana terbatas atau mungkin dapat digunakan untuk mereka yang baru pertama kali menggunakan ponsel Android. [MS/HBS]