Review Asus ZenFone 4 Selfie Pro

Review Asus ZenFone 4 Selfie Pro: Menawan dengan DuoPixel

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
⏱️11 menit membaca
Bagikan:

Telset.id –  Anda tentu masih ingat dengan Asus ZenFone Selfie, bukan? Tahun ini pabrikan asal Taiwan ini kembali meluncurkan seri smartphone selfie-nya lewat dua seri terbaru, Asus Zenfone 4 Selfie dan Zenfone 4 Selfie Pro.

Sama seperti pendahulunya, kedua smartphone ini juga menawarkan keunggulan kamera selfie sebagai fitur andalannya. Tapi pada tulisan kali ini, kami akan khusus membahas tentang Zenfone 4 Selfie Pro.

Sebelumnya kami sudah pernah mengulas sedikit tentang Zenfone 4 Selfie Pro. Anda mungkin sudah tahu smartphone ini hadir dengan mengandalkan kamera ganda di bagian depan.

Selain itu, Asus memberikan sejumlah peningkatan dari sisi hardware maupun software, sehingga kemampuan Zenfone 4 Selfie Pro dalam mengambil gambar jauh lebih bagus dibanding pendahulunya.

Tentu Anda penasaran apa saja yang dibawa ZenFone 4 Selfie Pro, bukan? Oke, untuk lebih jelasnya, tim Telset.id akan mengulasnya secara lebih mendalam lewat review Asus ZenFone 4 Selfie Pro berikut ini:

Desain

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Kebetulan, unit ZenFone 4 Selfie Pro yang kami pegang ini memiliki warna Rouge Red dengan warna hitam pekat di bagian depan dan warna merah maroon yang terlihat elegan di bagian belakang. Jujur, saat pertama kali melihat bagian depannya, smartphone ini sekilas mirip Oppo F3 Red Edition yang juga membawa tone warna yang sama.

Meski terlihat hampir mirip, namun sebenarnya ZenFone 4 Selfie Pro secara keseluruhan memiliki desain yang lebih keren dibanding para pesaingnya. Kami memiliki tiga kata untuk menggambarkan desain Zenfone 4 Selfie Pro, yakni Elegan, Premium dan Berkualitas. Mari kami jabarkan satu persatu.

“Elegan”, karena Asus nampak mengemas ZenFone 4 Selfie Pro dengan sangat serius, baik dari sisi material dan desainnya. Pada bodi bagian belakang, ZenFone 4 Selfie Pro dirancang menggunakan aluminum alloy dengan konsep unibody. Perlu diketahui, untuk merancang desain bodinya, Asus mengggunakan teknologi yang dikenal dengan nama Nano Molding Technology atau NMT.

NMT pada dasarnya adalah sebuah cara untuk membuat padanan bodi alumunium alloy dan desain yang dipakai pada device tersebut, semakin kokoh serta punya nilai estetika yang baik. Penggunaan alumunium alloy tidak hanya membuatnya kuat, tetapi sekaligus juga menjadikan bodinya enteng. Smartphone berbobot 147 gram ini, juga sangat cantik karena memiliki bezel yang tipis dengan screen to body ratio mencapai 76,7 persen.

Sementara di bagian atasnya, terdapat dua ornamen, yaitu kamera ganda yang disandingkan dengan LED notifikasi di sebelah kanan. Tepat di sebelah kirinya, terdapat earpiece, sensor proximity dan juga LED Flash.

“Premium”, kata itu pantas diberikan untuk Zenfone 4 Selfie Pro. Anda bisa melihat tampilan premiumnya dari semua sisi, baik di bagian belakang, bagian kiri dan kanan, serta sisi atas dan juga bawah. Asus wajib berterima kasih kepada desainernya yang memberikan warna merah maroon pada smartphone ini. Karena berkat warna tersebut, aura premiumnya begitu terpancar.

Lapisan warna tersebut semakin disempurnakan dengan adanya garis antena yang berada di sisi atas dan bawah, lalu simple-nya ornamen di bagian belakang yang hanya diisi oleh kamera belakang dan juga LED Flash dengan frame yang simple, dan dipermanis dengan penempatan logo Asus di bagian bawah.

Pada sisi kanan perangkat, Anda hanya akan menjumpai tombol volume dan juga tombol power yang dibalut dengan tekstur garis-garis. Sedangkan di sisi kirinya hanya ditemukan slot hybrid SIM yang membawa dua pilihan bagi pemiliknya yakni SIM 1 + SIM 2 atau SIM 1 + microSD.

Beralih ke bagian bawah, desainnya mirip dengan iPhone 6 atau Xiaomi Mi A1. Kemiripan itu dapat terlihat karena penempatan jack audio, microphone, port USB dan juga speaker yang memiliki bentuk dan juga posisi yang sama.

“Berkualitas”, kata yang pantas diberikan untuk mewakili keseluruhan desain dari smartphone ini. Build quality ZenFone 4 Selfie Pro sangat layak mendapatkan dua jempol dari kami. Penggunaan bahan dasar metal yang membalut body dan rangka dari ZenFone 4 Selfie Pro membuatnya nampak lebih berkualitas. Selain itu, body-nya yang tipis membuatnya pas digunakan dengan satu tangan saja. Well done Asus!

Layar

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Layar menjadi salah satu bagian yang spesial dari ZenFone 4 Selfie Pro. Layarnya yang berjenis AMOLED berukuran 5,5 inch dengan resolusi Full HD akan menyuguhkan warna yang lebih detil. Tak hanya itu, layar ponsel ini pun sudah dilindungi oleh lapisan 2,5D Corning Gorilla Glass 5.

Dengan begitu, Anda tak usah khawatir untuk memasukkannya ke dalam kantong celana bersama-sama kunci motor atau mobil, koin, dan benda sejenis lainnya, karena dipastikan layar ZenFone 4 Selfie Pro sangat tangguh dari goresan. Lantas, bagaimana dengan kualitas tampilan layarnya?

Secara overall, kualitas layar ZenFone 4 Selfie Pro sangat nyaman di mata, baik saat di dalam maupun di luar ruangan. Layarnya masih terlihat tajam saat dipakai pada kondisi cahaya matahari yang terik, maupun di kondisi kurang cahaya di saat malam hari. Itu karena layar AMOLED yang digunakan Zenfone 4 Selfie Pro ini juga disokong dengan fitur Adaptive Brightness, yang telah bekerja dengan sangat baik.

Menonton film di YouTube, memainkan game dengan kualitas HD, melihat postingan teman-teman di Instagram dan Facebook, hingga bahkan saat dipakai untuk mengetik pekerjaan, semuanya bisa ditampilkan dengan kualitas yang sangat baik.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Yang menarik, karena menggunakan panel AMOLED, ZenFone 4 Selfie Pro pun memiliki fitur high-end yang biasa disematkan pada ponsel flagship, yakni fitur Always-on. Fitur ini memungkinkan layar menampilkan jam dan juga notifikasi, sehingga Anda tak harus membuka layarnya untuk melihat notifikasi yang masuk. Intinya berasa menggunakan smartphone flagship, deh!

Suara

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Sekilas, desain bagian bawah Zenfone 4 Selfie Pro mirip dengan iPhone 6, terutama untuk desain speaker-nya. Tapi apakah kualitas suaranya juga sama bagusnya dengan jagoan Apple yang diluncurkan pada September 2014 silam itu?

Ketika kami mendengarkan lagu Numb dari Linkin Park dengan volume standar atau normal di level 10 (berdasarkan Audio Wizzard), suara yang keluar cukup enak di dengar. Tapi ketika volume dimaksimalkan, suara yang terdengar memang lantang tapi cukup pecah. Namun menurut kami masih berada di batas normal.

Begitupun saat kami mencoba mendengarkan lagu yang “mellow” seperti Home dari Michael Bublé, suara yang terdengar lebih enak, baik dalam posisi volume normal maupun saat volume suaranya dimaksimalkan. Yang menarik, ketika kami memutar video musik di YouTube, suara yang dikeluarkan cenderung empuk dan minim noise meski volume telah maksimal.

Kualitas audio ZenFone 4 Selfie Pro tadi tak lepas dari fitur Audio Wizard yang didukung dengan teknologi dari DTS (Digital Theater System) versi 7.1. Smartphone ini juga sebenarnya memiliki fitur bernama Outdoor Mode. Tapi saran kami, jangan gunakan fitur ini ketika Anda terpaksa menggunakan speaker bawaan. Karena nantinya suara yang dihasilkan akan jauh berkurang kualitasnya.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Sekarang kita bahas soal earphone bawaan yang Asus sertakan dalam paket pembelian. Satu kata kami berikan untuk kualitas earphone ini, “Mantap!”. Ya, telinga kami seakan dimanjakan dengan suara yang dikeluarkan oleh earphone. Teknologi DTS benar-benar semakin terasa saat kami menggunakan earphone. Good job Asus!

Kamera

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Sekarang kita masuk ke fitur yang paling ditonjolkan di ZenFone 4 Selfie Pro, yakni kamera. Karena ini smartphone selfie, kami akan membahas soal kamera depannya terlebih dahulu. Asus menyematkan kamera ganda dengan konfigurasi normal lens dan juga wide-angle lens yang didukung dengan LED Flash.

Untuk normal lens atau kamera utamanya, memiliki resolusi 12MP dengan sensor dual pixel Sony IMX362 dengan ukuran sensor 1/2.55” aperture f/1.8, focal length 25mm. Kamera tersebut juga sudah membawa teknologi pemrosesan gambar ‘Asus SuperPixel Engine’.

Salah satu kamera depan pada ZenFone 4 Selfie Pro memiliki sebuah teknologi bernama
DuoPixel sehingga memungkinkannya untuk mengambil gambar dengan resolusi mencapai 24MP.

Yang canggih nih, kamera depan ZenFone 4 Selfie Pro bisa mengambil gambar dengan mode Potrait Mode atau istilahnya mengambil foto selfie dengan efek bokeh. Fitur Potrait Mode sendiri akan aktif jika kita mematikan teknologi DuoPixel terlebih dahulu. Selain Potrait Mode, kamera depannya juga sanggup untuk merekam video dengan resolusi 4K. Dari sisi jarak bidang pandang atau Field of View (FOV), kamera utama ini menawarkan sudut hingga 83 derajat.

Memang, kami lihat yang agak timpang adalah pada wide-angle lens-nya yang hanya beresolusi 5MP dengan sensor Omnivision 5670 aperture f/2.2 focal length 12mm. Meski begitu, berkat lensa wide 120°, Anda bisa mengambil banyak objek dalam satu frame atau sekali pengambilan gambar.

Lantas, bagaimana kualitas hasil jepretan kamera depannya? Saat kami mencoba memotret beberapa obyek, kualitas kamera depan ZenFone 4 Selfie Pro berhasil memberikan hasil foto yang detail dengan warna yang tidak terlalu berlebihan, terutama untuk dua kamera depannya.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Ya, meski membawa resolusi kamera dan sensor yang berbeda jauh, kualitas foto yang yang diambil menggunakan kedua kamera ini sama-sama berkualitas. Meski harus diakui, hasil foto menggunakan lensa normal akan lebih unggul dibandingkan dengan menggunakan lensa wide-angle. Tapi jika diambil hal positifnya, kamera wide-angle bisa menangkap lebih banyak objek dalam satu frame.

Sedangkan untuk fitur Potrait Mode, efek bokeh pada background gambar sudah cukup rapih, meski ada sedikit objek yang seharusnya tidak ter-blur, malah di-blur oleh kamera.

Walaupun mungkin jarang dilakukan, tapi terkadang Anda juga berfoto selfie di malam hari, bukan. Nah, kami pun coba mengambil gambar di malam hari yang minim cahaya menggunakan Zenfone 4 Selfie Pro.

Hasilnya, foto memang terlihat sedikit menurun kualitasnya, karena banyaknya noise. Tapi ini wajar terjadi saat kita mengambil foto di kondisi kurang cahaya. Well, secara overall, kami cukup puas menggunakan kamera depan ZenFone 4 Selfie Pro.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Sekarang kita bahas soal kamera belakang ZenFone 4 Selfie Pro. Smartphone ini memiliki kamera belakang beresolusi 16MP dengan sensor Sony IMX351 aperture f/2.2 focal-length 26mm. Beberapa fitur wajib juga disematkan pada kamera belakangnya,  seperti PDAF, Electronic Image Stabilization (EIS), Asus SuperPixel Engine dan juga LED Flash.

Dan sama seperti normal lens yang ada di kamera depan, pada kamera belakangnya pun sudah mendukung perekaman video berkualitas 4K. Bagi Anda yang suka nge-vlog, smartphone ini layak jadi pilihan.

Lantas seperti apa kualitasnya? Sama seperti kamera depan, kamera belakang ZenFone 4 Selfie Pro pun patut diacungi jempol. Kualitas fotonya cukup baik dan juga memberikan hasil yang detail dengan warna yang tidak terlalu berlebihan. Yang membuat kami suka dengan kamera ini adalah Auto HDR, karena mampu meningkatkan kualitas gambar yang diambil.

Saat mengambil gambar di kondisi gelap atau malam hari, kamera belakang ZenFone 4 Selfie Pro mampu memberikan hasil gambar yang cukup bagus dan minim noise. Dan terkadang dengan LED Flash yang diset auto, Anda sudah tak membutuhkan bantuan LED Flash untuk mengambil gambar di malam hari.

Berikut hasil foto yang diambil menggunakan kamera Asus ZenFone 4 Selfie Pro:

User Interface

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Seperti biasa, berbagai produk smartphone Asus berjalan di atas ZenUI, termasuk juga ZenFone 4 Selfie Pro. Berjalan di atas ZenUI 4.0 berbasis Android 7.1.1 Nougat, smartphone ini masih menampilkan tampilan yang simple dan juga masih mengandalkan hadirnya App Drawer.

Dengan ZenUI 4.0, ZenFone 4 Selfie Pro berjalan lebih smooth dibandingkan ZenUI versi sebelumnya. Kami berpendapat, salah satu faktor yang menyebabkan ponsel ini bisa berjalan lebih smooth, karena berkurangnya bloatware. Ya, kini hanya terdapat beberapa aplikasi bawaan dari Asus saja, tapi tidak sebanyak seperti pada ZenUI versi sebelumnya.

Pengaruhnya sangat signifikan, karena konsumsi RAM bisa ditekan. Terbukti ketika seharian digunakan, rata-rata RAM yang terpakai hanya 1,9GB saja dengan posisi teratas diisi oleh sistem Android itu sendiri, yang menghabiskan 839MB.

Kinerja

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Jika melihat range harganya, ponsel ini masuk kategori mid-end. Tapi jika dilihat spesifikasi jeroannya, ZenFone 4 Selfie Pro sedikit di atas rata-rata karena menggunakan prosesor octa-core 2.0GHz Snapdragon 625, GPU Adreno 506, RAM 4GB, ROM 64GB dan baterai berkapasitas 3,000 mAh.

Jika melihat spesifikasi tersebut, mungkin akan muncul satu pertanyaan, “Apakah dengan baterai berkapasitas 3,000 mAh, ponsel ini bisa awet?”. Pertanyaan itupun sempat muncul dalam benak kami. Dan ternyata, baterai ZenFone 4 Selfie Pro memang lebih dari cukup, karena mampu mendukung berbagai kegiatan kami selama nyaris seharian.

Saat dicoba menggunakannya dari pagi (sekitar jam 7 pagi) dengan posisi baterai 100% hingga malam (sekitar jam 7 malam), baterainya masih tersisa 16%. Hal itu tentu memberikan bukti jika Snapdragon 625 yang digunakan memang tidak terlalu “memeras” habis konsumsi baterai.

Jika pun baterainya habis, Anda tak perlu khawatir akan lama menunggu ketika mengisi baterainya, karena ZenFone 4 Selfie Pro sudah mendukung teknologi Fast Charging.

Berbicara soal kinerjanya, kami pertama-tama menggunakan aplikasi benchmarking AnTuTu Benchmark untuk mengetahui kinerjanya. Dari hasil test yang kami lakukan, ZenFone 4 Selfie Pro mampu meraih skor 65.459 poin. Jika boleh kami bandingkan dengan Xiaomi Mi A1 (skor 63.392) atau Moto G5s Plus (skor 63.138) yang membawa prosesor yang sama, Zenfone 4 Selfie Pro memiliki performa yang lebih unggul dibandingkan keduanya.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Selain menggunakan AnTuTu, kami pun menjajal berbagai game yang cukup berat seperti PES 2017, Nova Legacy hingga permainan mainstream saat ini, yakni AoV dan juga Mobile Legend. Hasilnya, ZenFone 4 Selfie Pro berhasil menjalankannya dengan sangat baik tanpa ada lag sedikitpun.

Tak hanya game-game berat saja yang bisa dilahap dengan mudah, ponsel ini juga asyik saat dipakai untuk berbagai kegiatan pekerjaan. Saat kami coba mengetik dengan mamakai Google Docs dan Google Sheets secara bersamaan dengan memanfaatkan fitur Split Screen, kami merasa ZenFone 4 Selfie Pro bisa menjalankannya dengan sangat baik. Good job Asus!

Kinerja apik juga ditunjukan fitur fingerprint sensor. Jika pada ZenFone 3 series, Asus menempatkan fingerprint sensor di bagian belakang smartphone, pada seri ZenFone 4 Pro, sensor sidik jari ditempatkan di bagian depan. Fingerprint sensor ini juga sekaligus berfungsi sebagai tombol home.

Sensor sidik jari ini memungkinkan Anda untuk membuka kunci pengamanan smartphone dengan mudah dan cepat. Tak hanya itu, fingerprint di Zenfone  Selfie Pro juga bisa digunakan untuk mengamankan aplikasi-aplikasi lain.

Dan tentunya tak hanya satu, pengguna bisa mendaftarkan hingga 5 jari ke dalam sistem. Yang lebih menarik, posisi jari juga bisa diatur sedemikian rupa hingga 360 derajat namun tetap dapat terdeteksi. Ini tentu akan sangat memudahkan saat Anda sedang meletakkan smartphone, misalnya di meja.

Terakhir, sensor sidik jari ini juga bisa dikonfigurasi agar dapat digunakan untuk menjawab panggilan telepon, ataupun memanggil kontak tertentu yang sudah diset. Tetapi syaratnya, harus sidik jari yang sudah didaftarkan yang bisa melakukan semua itu.

Kesimpulan

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Setelah mencobanya secara langsung, kami akui sangat menyukai ZenFone 4 Selfie Pro dari berbagai sisi. Baik itu dari sisi desainnya, kualitas kamera, dan juga kinerjanya. Menyandang status sebagai smartphone selfie, dukungan dua kamera 12 MP duo-pixel + 5 MP wide-angle yang ada di Zenfone 4 Selfie Pro benar-benar bisa memberikan kualitas jepretan kamera yang menawan.

Selain itu, smartphone ini cukup bertenaga dan hemat daya baterai dengan penggunaan prosesor Snapdragon 625 Octa-core berkecepatan 2 GHz. Sensor fingerprint pada tombol home di bagian depannya juga sangat membantu untuk membuka kunci smartphone dengan cepat.

Dilepas dengan harga Rp 4,7 jutaan (berdasarkan situs Blibli), rasanya cukup adil jika kami menempatkan Asus ZenFone 4 Selfie Pro sebagai smartphone selfie yang sangat layak diperhitungkan oleh para pesaingnya.

Tagline “We Love Photo” tak hanya sekadar jargon, karena kualitas kamera depannya bisa memberikan hasil maksimal saat mengambil foto selfie. Tapi jangan salah, karena kualitas kamera belakangnya juga tak kalah keren untuk smartphone kelas mid-end.

Memang harga yang dipatok cukup mahal untuk segmen kelas menengah. Namun, menurut kami, Asus Zenfone 4 Selfie Pro bisa jadi jawaban yang tepat bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil yang lebih dari sekedar selfie saja. (FHP/HBS)