Beranda blog Halaman 87

Galaxy S26 dan iPhone 17: Inspirasi atau Tiruan?

0

Telset.id – Samsung dikabarkan mengambil inspirasi dari Apple iPhone 17 series untuk desain Galaxy S26 mendatang. Berdasarkan berbagai laporan dan bocoran, perubahan signifikan terlihat pada desain chassis dan modul kamera belakang, meskipun warna oranye yang viral ternyata hasil editan.

Perubahan pertama yang dikonfirmasi melalui berbagai bocoran adalah desain chassis yang lebih membulat pada Galaxy S26 Ultra. Desain ini bahkan lebih bulat dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, menandakan pergeseran pendekatan desain Samsung terhadap seri flagship-nya.

Perubahan kedua yang cukup mencolok terlihat pada Galaxy S26 Edge, dimana modul kamera belakangnya menunjukkan kemiripan dengan iPhone 17 Pro. Meski demikian, desain ini dinilai lebih baik dibandingkan varian Galaxy S26 Ultra dan Galaxy S26 Pro menurut beberapa pengamat.

Leaked renders of the Galaxy S26 Edge. | Image credit — Android Headlines - Is Galaxy S26 copying the iPhone 17?

Fakta di Balik Warna Oranye Viral

Isu warna oranye pada Galaxy S26 Ultra yang sempat viral ternyata merupakan hasil manipulasi digital. Ice Universe, insider industri terkemuka, mengklarifikasi melalui akun Weibo-nya bahwa gambar tersebut palsu dan diedit untuk menciptakan kesan seolah-olah S26 Ultra memiliki varian warna Cosmic Orange seperti iPhone 17 Pro.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, finishing yang terlalu halus pada gambar tersebut mengindikasikan kemungkinan penggunaan AI dalam proses editing. Meski demikian, laporan terpisah mengonfirmasi bahwa Samsung memang akan menghadirkan varian warna oranye untuk flagship-nya tahun depan, meski tidak persis sama dengan Cosmic Orange iPhone 17 Pro.

Orange on the Galaxy S24 Ultra. | Image credit — Samsung - Is Galaxy S26 copying the iPhone 17?

Warna oranye yang akan dihadirkan kemungkinan lebih mirip dengan varian oranye pada Galaxy S24 Ultra atau bahkan merah pada Galaxy S23 Ultra. Informasi ini sejalan dengan bocoran desain Samsung Galaxy S26 Ultra yang sebelumnya telah mengungkap berbagai inovasi pada perangkat flagship mendatang tersebut.

Analisis Independen: Tren Industri atau Tiruan?

Pertanyaan utama yang muncul adalah apakah Samsung benar-benar meniru Apple atau sekadar mengikuti tren industri. Dalam analisis mendalam, perubahan seperti edges yang lebih bulat dan modul kamera yang lebih besar sebenarnya bukan hal yang benar-benar unik dalam industri smartphone.

Desain modul kamera pada iPhone 17 Pro sendiri bukanlah yang pertama dalam industri, melainkan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan fotografi. Pada Galaxy S26 Edge, keputusan menggunakan desain serupa lebih berkaitan dengan penataan ulang komponen internal untuk mencapai ketipisan maksimal, bukan sekadar meniru kompetitor.

Perubahan pada edges yang lebih bulat merupakan kelanjutan dari pendekatan baru Samsung yang dimulai dengan Galaxy S25 Ultra. Banyak pengguna menyambut positif perubahan ini karena memberikan kenyamanan lebih saat memegang perangkat. Bocoran desain Galaxy S26 Pro juga menunjukkan konsistensi pendekatan desain yang lebih ergonomis ini across the series.

Adapun pengenalan warna oranye setelah Apple melakukannya lebih mencerminkan tren warna yang sedang populer di industri. Produsen smartphone tidak selalu harus membedakan produk mereka secara ekstrem dari kompetitor, terutama dalam hal pilihan warna yang bersifat siklus dan tren.

Perbandingan lebih detail mengenai aspek desain dapat dilihat pada analisis bezel Samsung Galaxy S26 Pro, S26 Edge, dan Xiaomi 16 Pro yang mengungkap berbagai pertimbangan teknis di balik pilihan desain tersebut.

Dengan mempertimbangkan semua faktor tersebut, dapat disimpulkan bahwa perubahan pada Galaxy S26 series lebih mencerminkan evolusi desain natural dan respons terhadap tren industri, bukan tindakan peniruan terhadap Apple. Setiap perubahan memiliki alasan teknis dan strategis yang mendukung pengembangan produk yang lebih baik.

Cara Blokir Iklan di HP Android yang Mengganggu

0

Telset.id – Pengguna smartphone Android seringkali menghadapi gangguan akibat kemunculan iklan yang tidak diinginkan. Iklan-iklan ini dapat muncul di berbagai lokasi seperti browser, layar utama, layar kunci, hingga aplikasi pihak ketiga, sehingga mengganggu aktivitas pengoperasian perangkat.

Fenomena iklan yang muncul tiba-tiba di perangkat Android menjadi keluhan umum di kalangan pengguna. Iklan-iklan tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga berpotensi menutupi konten penting di smartphone. Beberapa faktor menjadi penyebab munculnya iklan, termasuk pengaturan browser yang mengizinkan tampilan iklan, konfigurasi sistem, atau bahkan keberadaan aplikasi berbahaya yang membawa virus.

Memblokir iklan di perangkat Android ternyata dapat dilakukan dengan beberapa metode praktis. Pengguna tidak perlu panik ketika menghadapi serbuan iklan karena terdapat solusi efektif untuk mengatasi masalah ini. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan adalah masuk ke Safe Mode untuk mendeteksi apakah iklan berasal dari aplikasi berbahaya.

Metode Identifikasi Sumber Iklan Mengganggu

Safe Mode pada perangkat Android memungkinkan perangkat beroperasi hanya dengan sistem bawaan, tanpa memuat aplikasi dan layanan tambahan. Metode ini membantu mengidentifikasi apakah iklan yang muncul disebabkan oleh aplikasi tertentu yang terinstal. Untuk mengakses Safe Mode, pengguna dapat menekan tombol power beberapa saat hingga perangkat mati, kemudian menekan tombol power dan volume bawah secara bersamaan.

Ketika berada dalam Safe Mode, pengguna dapat mengamati apakah iklan yang mengganggu masih muncul. Jika iklan tidak tampil dalam mode ini, kemungkinan besar terdapat aplikasi tambahan yang mengandung konten berbahaya dan perlu dihapus. Proses identifikasi ini menjadi langkah pertama yang penting sebelum melanjutkan ke metode pemblokiran lainnya.

Teknik Pemblokiran Iklan di Berbagai Lokasi

Iklan di perangkat Android dapat muncul di beberapa area berbeda, sehingga memerlukan pendekatan penanganan yang bervariasi. Untuk iklan yang muncul di browser Google Chrome, pengguna dapat memblokir pop-up iklan melalui pengaturan browser. Selain itu, mematikan notifikasi iklan di Google Chrome juga menjadi solusi efektif untuk mengurangi gangguan.

Pengguna juga memiliki opsi untuk memblokir iklan melalui metode lain yang lebih komprehensif. Beberapa teknik pemblokiran dapat diterapkan tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan, seperti yang dijelaskan dalam panduan cara blokir iklan pop-up di Android tanpa aplikasi. Pendekatan ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin menjaga performa perangkat tanpa menambah beban memori.

Dalam beberapa kasus, iklan yang muncul secara intensif dapat menjadi indikasi adanya aplikasi berbahaya di perangkat. Pengguna disarankan untuk selalu waspada terhadap aplikasi yang meminta akses berlebihan atau menunjukkan perilaku mencurigakan. Keamanan perangkat harus menjadi prioritas, sebagaimana pentingnya menggunakan cara aman kloning WhatsApp di Android dan iPhone tanpa aplikasi ilegal.

Untuk pengguna yang memerlukan lapisan keamanan tambahan, penggunaan VPN gratis terbaik untuk Android 2024 dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap iklan dan konten berbahaya. VPN tidak hanya membantu menjaga privasi tetapi juga dapat memblokir iklan yang tidak diinginkan.

Dengan menerapkan berbagai metode pemblokiran iklan ini, pengguna Android dapat menikmati pengalaman menggunakan smartphone yang lebih nyaman dan bebas gangguan. Setiap teknik memiliki kelebihan masing-masing dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat gangguan iklan yang dialami.

Pengembangan teknologi pemblokiran iklan terus mengalami kemajuan seiring dengan meningkatnya kesadaran pengguna akan pentingnya pengalaman digital yang optimal. Para pengembang sistem operasi Android juga terus memperbarui fitur keamanan untuk melindungi pengguna dari iklan yang mengganggu dan konten berbahaya.

Cara Membatasi Pengguna WiFi untuk Koneksi Internet yang Lebih Stabil

0

Telset.id – Pengguna WiFi kini dapat membatasi jumlah perangkat yang terhubung ke jaringan mereka guna menjaga stabilitas kecepatan internet. Langkah ini menjadi solusi praktis ketika koneksi internet mulai melambat akibat terlalu banyak perangkat yang mengakses jaringan secara bersamaan.

Semakin banyak perangkat yang terhubung ke satu jaringan WiFi, bandwidth internet akan semakin terbagi. Pembatasan pengguna WiFi memungkinkan koneksi internet menjadi lebih stabil karena tidak terlalu banyak perangkat yang bersaing untuk mendapatkan bandwidth yang sama. Fenomena ini sering kali menjadi penyebab internet WiFi lemot yang dialami banyak pengguna.

Teknologi router modern telah dilengkapi dengan fitur manajemen pengguna yang memungkinkan pemilik jaringan mengatur berapa banyak perangkat yang dapat terhubung secara bersamaan. Dengan membatasi akses, kualitas streaming, gaming, dan browsing dapat terjaga tanpa gangguan signifikan.

Langkah-Langkah Membatasi Pengguna WiFi

Proses membatasi pengguna WiFi dimulai dengan mengakses halaman pengaturan router. Pengguna perlu mengetahui alamat IP router mereka yang biasanya tercantum pada stiker di bagian belakang perangkat atau dalam buku panduan. Alamat IP umum untuk router ZTE, misalnya, adalah “192.168.1.1”.

Setelah mengetahui alamat IP, pengguna dapat mengakses halaman pengaturan melalui browser web dengan memasukkan alamat tersebut. Langkah selanjutnya adalah login menggunakan username dan password yang biasanya disediakan oleh operator layanan internet. Kombinasi default sering kali berupa “admin” untuk kedua field, namun pengguna disarankan untuk menghubungi penyedia layanan jika mengalami kesulitan login.

Di dalam halaman pengaturan router, carilah menu yang berkaitan dengan “Wireless Settings”, “Access Control”, atau “Device Management”. Istilah ini mungkin berbeda tergantung merek dan model router yang digunakan. Beberapa router menyediakan opsi “Maximum Number of Users” atau “Device Limit” yang memungkinkan pengguna menentukan jumlah maksimal perangkat yang dapat terhubung.

Pengaturan yang tepat akan mencegah perangkat tidak dikenal mengakses jaringan WiFi secara ilegal. Hal ini tidak hanya meningkatkan kecepatan internet tetapi juga memperkuat keamanan jaringan dari potensi penyalahgunaan. Pembatasan pengguna juga membantu mengoptimalkan performa perangkat yang tetap terhubung, mirip dengan manfaat yang didapat dari emulator game jadul di Android dan PC yang berjalan lebih lancar ketika sumber daya tidak terbebani.

Manfaat dan Pertimbangan Tambahan

Dengan membatasi jumlah pengguna WiFi, pemilik jaringan dapat mengalokasikan bandwidth secara lebih efisien untuk aktivitas yang membutuhkan koneksi stabil seperti video conference, streaming konten berkualitas tinggi, atau gaming online. Pengaturan ini sangat berguna untuk rumah tangga dengan banyak perangkat IoT atau lingkungan kantor dengan kebutuhan internet yang variatif.

Menu dan opsi pengaturan mungkin berbeda antara satu model router dengan lainnya. Pengguna yang mengalami kesulitan menemukan menu pembatasan pengguna disarankan untuk menghubungi customer service penyedia layanan internet mereka untuk panduan lebih lanjut sesuai dengan perangkat yang digunakan.

Pembatasan pengguna WiFi merupakan langkah proaktif yang dapat dilakukan sebelum mengalami masalah koneksi parah. Seperti halnya dalam mengatur pembelian tiket pertandingan sepakbola yang memerlukan perencanaan matang, mengelola jaringan WiFi juga membutuhkan strategi yang tepat untuk hasil optimal.

Implementasi pembatasan pengguna WiFi ini memberikan kontrol penuh kepada pemilik jaringan atas konektivitas internet mereka. Dengan mengatur jumlah perangkat yang terhubung, kualitas internet dapat dipertahankan pada level optimal sesuai dengan kebutuhan pengguna utama.

Instagram Map Resmi Hadir di Indonesia, Bisa Pantau Lokasi Teman

0

Telset.id – Fitur Instagram Map kini resmi tersedia untuk pengguna di Indonesia setelah sebelumnya diluncurkan di Amerika Serikat awal Agustus lalu. Fitur berbagi lokasi ini memungkinkan pengguna berbagi lokasi aktif terakhir dengan teman-teman pilihan di platform media sosial tersebut.

Pantauan Telset menunjukkan fitur Instagram Map sudah dapat diakses melalui laman Direct Messages (DM) Instagram sejak Sabtu (11/10/2025) pagi. Kehadiran fitur ini di Indonesia bersamaan dengan peluncurannya di negara lain seperti India, menandakan ekspansi global yang dilakukan Meta.

Instagram Map berfungsi sebagai alat berbagi lokasi real-time yang memungkinkan pengguna mengetahui posisi teman tanpa perlu bertanya langsung. Fitur ini dinilai berguna untuk memantau perjalanan keluarga atau kerabat dekat, memberikan rasa aman mengetahui lokasi orang terkasih.

Kontroversi dan Jaminan Keamanan

Meski menawarkan manfaat, Instagram Map sempat menuai kontroversi sejak pertama kali diperkenalkan. Sebagian pengguna khawatir fitur ini dapat menunjukkan lokasi tanpa izin dan berpotensi disalahgunakan untuk pelacakan atau penguntitan.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Meta sebagai perusahaan induk Instagram menegaskan bahwa pembagian lokasi di Instagram Map dinonaktifkan secara default. “Lokasi langsung Anda tidak akan pernah dibagikan kecuali Anda mengaktifkannya,” tegas juru bicara Meta dalam pernyataan resminya.

CEO Instagram Adam Mosseri juga memberikan penjelasan melalui platform Threads. “Kami memastikan tidak ada yang membagikan lokasi tanpa secara eksplisit memutuskan untuk melakukannya, yang memerlukan konfirmasi ganda,” tulis Mosseri.

Pernyataan resmi dari Meta ini sekaligus menjawab kekhawatiran banyak pengguna tentang aspek privasi dalam fitur berbagi lokasi terbaru Instagram. Platform ini memang sedang gencar mengembangkan berbagai fitur baru, termasuk Instagram Picks untuk menemukan minat sama di antara pengguna.

Pembaruan dan Indikator Lokasi

Meta menghadirkan sejumlah pembaruan pada Instagram Map untuk meningkatkan transparansi dan kontrol pengguna. Kini, pengguna akan melihat indikator permanen di bagian atas peta yang menunjukkan status pembagian lokasi mereka.

Indikator tersebut memberikan informasi jelas apakah pengguna sedang membagikan lokasi atau jika fitur lokasi perangkat sedang dimatikan sepenuhnya. Selain itu, terdapat indikator kecil di bawah foto profil pada bagian fitur “Notes” yang menandakan status berbagi lokasi pengguna.

Pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih aman dan terkendali bagi pengguna Instagram Map. Bagi pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan Instagram untuk bisnis, tersedia juga panduan cara mengaktifkan Instagram Shopping untuk UMKM dengan langkah-langkah lengkap.

Kehadiran Instagram Map di Indonesia memperkaya ekosistem fitur lokasi di platform media sosial. Meski berbeda dengan cara menambahkan alamat rumah di Google Maps yang lebih bersifat statis, Instagram Map menawarkan pembaruan lokasi yang lebih dinamis dan real-time.

Pengguna Indonesia kini dapat memanfaatkan Instagram Map dengan memperhatikan pengaturan privasi yang tersedia. Fitur ini memberikan opsi tambahan untuk berbagi lokasi secara selektif dengan teman-teman terpercaya di platform Instagram.

IGDX 2025 Catat Potensi Kemitraan Bisnis Game Global US$75 Juta

0

Telset.id – Ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025 yang berlangsung di Badung, Bali pada 9-11 Oktober berhasil mencatat potensi kemitraan bisnis global senilai 75 juta dolar AS sejak pertama kali diselenggarakan pada 2021. Acara ini mempertemukan ratusan pengembang game lokal dengan penerbit, investor, dan media internasional untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri game di Asia Tenggara.

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menyatakan bahwa IGDX 2025 mengusung tema “Accelerating Southeast Asia’s Creative Power” yang mencerminkan semangat kolaborasi lintas negara. “Hari ini, kita tidak hanya menyelenggarakan konferensi, tetapi juga menegaskan kembali keyakinan bersama bahwa Indonesia dan Asia Tenggara telah menjadi pusat baru inovasi kreatif dan digital global,” ujar Meutya dalam acara IGDX Conference 2025 di Badung, Bali, Sabtu.

Pencapaian potensi kemitraan senilai 75 juta dolar AS ini menunjukkan perkembangan signifikan industri game Indonesia di kancah global. Sejak 2021 hingga 2024, program IGDX telah memfasilitasi lebih dari 3.500 pertemuan bisnis antara pengembang lokal dan mitra industri global, menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan kreativitas digital dalam negeri.

Dampak Ekonomi dan Kontribusi Industri Game

Industri game Indonesia telah menjadi penggerak utama ekonomi kreatif digital nasional dengan kontribusi sekitar Rp71 triliun per tahun. Sektor ini didukung oleh lebih dari 2.000 pengembang dan penerbit aktif di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan distribusi yang merata di seluruh archipelago.

Meutya menekankan bahwa pencapaian ini tak lepas dari semangat gotong royong yang membentuk ekosistem digital Indonesia. “Data ini menunjukkan bahwa industri game kini telah menjadi penggerak utama ekonomi kreatif digital nasional,” tegasnya. Meski demikian, tantangan masih ada mengingat potensi besar industri game RI Rp 30 triliun, tapi 97,5% dikuasai asing.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat posisi Indonesia yang semakin strategis dengan menempati peringkat keempat dunia dengan lebih dari 154 juta pemain game. Angka ini mencapai sekitar 40 persen dari total pemain di Asia Tenggara, menunjukkan potensi pasar yang sangat besar sekaligus peluang bagi pengembang lokal.

Program Komprehensif dan Kolaborasi Strategis

IGDX 2025 menampilkan beragam program komprehensif termasuk pameran karya pengembang game lokal, pelaku industri kreatif digital, komunitas, perguruan tinggi, serta mitra dari negara sahabat. Rangkaian program seperti IGDX Bootcamp, IGDX Academy, IGDX Career, IGDX Business, dan IGDX Conference menjadi wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi kreator muda Indonesia.

“IGDX membangun ekosistem lengkap yang melibatkan semua pelaku industri game dari berbagai latar belakang,” kata Meutya. Pendekatan holistik ini mirip dengan strategi yang diterapkan perusahaan teknologi global seperti Google yang masuk bisnis film sebagai strategi baru perbaiki citra teknologi.

Berbagai forum diskusi dan sesi bisnis digelar untuk memperkuat koneksi antara pelaku industri nasional dan global. Kolaborasi semacam ini sejalan dengan tren kemitraan strategis di industri teknologi, termasuk IBM dan Anthropic yang gandeng kembangkan AI untuk perusahaan.

Sejak pertama kali digelar pada 2019, IGDX telah berkembang menjadi salah satu program akselerasi industri game paling berpengaruh di Asia Tenggara. Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas, IGDX memperkuat peran talenta lokal sebagai penggerak utama ekonomi kreatif Indonesia.

Meutya menutup pernyataannya dengan pesan optimis: “Dari Bali, kita kirimkan pesan kepada dunia bahwa inilah saatnya Asia Tenggara bangkit sebagai kekuatan kreatif global. IGDX adalah bukti nyata bahwa kolaborasi bisa menjadikan Indonesia pemimpin di industri game.”

Pencapaian IGDX 2025 ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia bukan hanya sebagai pasar besar, tetapi juga sebagai produsen konten digital yang tumbuh pesat, membuka peluang baru bagi pengembang game lokal untuk bersaing di tingkat global.

CMA Pantau Dominasi Google Search di Inggris Raya

0

Telset.id – Otoritas persaingan usaha Inggris Raya (CMA) secara resmi menetapkan Google dalam “status pasar strategis” menyusul kekhawatiran atas dominasi besar search engine perusahaan teknologi tersebut di pasar pencarian dan iklan digital. Penetapan status ini, yang dilaporkan Darlington and Stockton Times pada Jumat (10/10), menjadi kali pertama CMA menggunakan kewenangan barunya untuk mengawasi perusahaan teknologi raksasa.

Google tercatat menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar mesin pencari di Inggris Raya. Platform tersebut juga digunakan oleh lebih dari 200.000 bisnis untuk menjangkau pelanggan mereka. Dominasi ini dinilai CMA telah mencapai tingkat yang mengakar dan berpotensi menghambat persaingan sehat di pasar digital.

Dengan status pasar strategis ini, CMA berwenang memberlakukan aturan perilaku khusus bagi Google. Otoritas tersebut sedang mempertimbangkan berbagai langkah intervensi, termasuk memaksa Google menawarkan pilihan mesin pencari alternatif kepada pengguna serta memberikan penerbit lebih banyak kendali atas bagaimana konten mereka ditampilkan.

Pengawasan Ketat dan Respons Google

CMA menegaskan bahwa penetapan status pasar strategis ini bukan merupakan tuduhan pelanggaran, dan belum ada aturan langsung yang diterapkan kepada Google. Otoritas akan berkonsultasi dalam beberapa bulan ke depan untuk merumuskan tindakan yang dianggap proporsional dan tepat sasaran.

Pengawasan CMA juga mencakup beberapa fitur pencarian berbasis AI seperti AI Mode dan AI Overviews. Namun menariknya, asisten AI Google Gemini tidak termasuk dalam cakupan status pasar strategis ini, menunjukkan fokus pengawasan yang spesifik pada bisnis inti pencarian Google.

Google merespons perkembangan ini dengan peringatan bahwa campur tangan regulator dapat menghambat inovasi, memperlambat peluncuran produk baru, dan berpotensi meningkatkan harga bagi konsumen. Oliver Bethell, perwakilan Google, menyatakan bahwa banyak usulan intervensi justru bisa merugikan bisnis lokal yang bergantung pada platform mereka.

Persaingan di pasar pencarian semakin ketat dengan hadirnya teknologi AI generatif. Beberapa perusahaan teknologi besar seperti PayPal yang memperkuat Honey dengan AI dan ChatGPT yang merambah e-commerce turut memanaskan persaingan di lanskap digital.

Dukungan dan Implikasi ke Depan

Kelompok konsumen Which? mendukung penuh langkah CMA dan menyebutnya sebagai langkah penting untuk meningkatkan persaingan di pasar digital. Mereka menekankan bahwa pencarian online kini mulai bergeser karena kehadiran teknologi AI generatif, sehingga diperlukan regulasi yang tepat untuk menciptakan lingkungan yang adil.

Langkah CMA terhadap Google ini dapat menjadi preseden penting bagi regulator di negara lain yang juga mengkhawatirkan dominasi perusahaan teknologi besar. Status pasar strategis ini membuka jalan bagi terciptanya pasar digital yang lebih kompetitif di Inggris Raya.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan global terhadap dominasi perusahaan teknologi. Seperti yang terjadi dengan Aliansi GDSA yang siap tantang dominasi Google Play Store, tekanan terhadap model bisnis Google terus bermunculan dari berbagai pihak.

CMA berencana menyelesaikan proses konsultasi dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam beberapa bulan mendatang. Hasil dari proses ini akan menentukan bagaimana Google harus menyesuaikan operasinya di Inggris Raya untuk memastikan persaingan yang sehat di pasar digital.

Samsung Bikin Pindah dari iPhone ke Galaxy Makin Mudah

0

Telset.id – Samsung dikabarkan sedang mengembangkan fitur baru yang akan mempermudah proses migrasi dari iPhone ke perangkat Galaxy. Fitur transfer eSIM ini ditemukan dalam build One UI 8.5 yang bocor dan diharapkan dapat menghilangkan kebutuhan menghubungi operator saat berpindah platform.

Dalam investigasi terhadap build One UI 8.5 yang bocor, Android Authority menemukan kode yang menunjukkan Samsung sedang mengembangkan opsi untuk mentransfer eSIM dari iPhone ke perangkat Galaxy. Temuan ini didukung dengan screenshot yang mengungkap workflow onboarding baru pada One UI 8.5.

Menu transfer eSIM pada One UI 8.5

Perbedaan signifikan terlihat dalam menu setup perangkat baru. Pada One UI 8, pengguna hanya mendapatkan opsi untuk mentransfer eSIM dari “ponsel lain.” Sementara di One UI 8.5, menu yang sama memiliki dua tombol terpisah untuk transfer dari perangkat Android atau iPhone.

Fitur ini muncul sebagai solusi atas keluhan pengguna yang selama ini harus menghubungi operator saat ingin memindahkan eSIM antara platform berbeda. Seperti diketahui, proses migrasi dari Android ke iPhone atau sebaliknya seringkali membutuhkan intervensi operator, berbeda dengan kemudahan yang ditawarkan saat transfer kontak dari Android ke iPhone yang sudah bisa dilakukan secara mandiri.

Jadwal Rilis dan Dukungan Operator

Samsung diperkirakan akan meluncurkan program beta untuk One UI 8.5 bulan depan. Namun, belum jelas apakah fitur transfer eSIM ini akan tersedia selama fase beta atau hanya pada rilis final. Versi stabil One UI 8.5 diharapkan debut bersamaan dengan Galaxy S26 awal tahun depan.

Perbandingan menu transfer eSIM One UI 8 dan 8.5

Google sebenarnya sudah lebih dulu menawarkan fitur serupa untuk memindahkan eSIM dari iOS ke Pixel phones. Di Amerika Serikat, fitur ini hanya mendukung tiga operator besar: Verizon, AT&T, dan T-Mobile. Meskipun Samsung belum memberikan informasi resmi, kemungkinan besar mereka akan mengikuti jejak Google dengan menyediakan dukungan yang sama.

Perkembangan ini menunjukkan persaingan ketat antara Samsung dan Apple dalam menarik pengguna dari platform lawan. Sementara Apple dikabarkan menggeser fokus ke kacamata pintar, Samsung justru mempermudah migrasi ke ekosistem mereka.

Masa Depan eSIM yang Lebih Praktis

Sejak diperkenalkan, eSIM dijanjikan dapat mempermudah pengelolaan paket data, namun kenyataannya tidak selalu demikian. Meskipun memindahkan SIM fisik bisa merepotkan, setidaknya prosesnya tidak memerlukan telepon ke operator.

Upaya Samsung dan Google dalam membuat eSIM lebih baik patut diapresiasi. Diharapkan lebih banyak operator dan perangkat yang bergabung dalam inisiatif ini. Kemajuan dalam teknologi eSIM ini sejalan dengan tren update software yang semakin cepat dari berbagai vendor.

Fitur transfer eSIM antar platform ini diharapkan dapat menjadi standar industri yang mempermudah konsumen berpindah perangkat tanpa hambatan teknis. Dengan semakin banyaknya vendor yang mendukung, pengalaman pengguna dalam bermigrasi antar platform diharapkan menjadi lebih seamless di masa depan.

Komet Antarbintang 3I/ATLAS Semburkan Air dengan Laju Mencengangkan

0

Telset.id – Komet antarbintang 3I/ATLAS mengejutkan para astronom dengan memancarkan air dalam jumlah sangat besar dari jarak jauh dari Matahari. Temuan yang dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal Letters ini mengungkap laju semburan air setara dengan selang pemadam kebakaran bertekanan penuh.

Observasi menggunakan teleskop luar angkasa Neil Gehrels Swift milik NASA berhasil mendeteksi emisi ultraviolet kuat dari hydroxyl gas (OH), produk sampingan air, sebelum objek tersebut menghilang di balik Matahari. Pengamatan dari luar angkasa menjadi kunci karena atmosfer Bumi menyerap cahaya ultraviolet.

Menurut rilis pers mengenai temuan ini, komet tersebut mengeluarkan uap air dengan laju sekitar 88 pon per detik. Yang paling mengejutkan, proses ini terjadi pada jarak heliosentris sekitar tiga satuan astronomi (AU) dari Matahari, atau tiga kali jarak Bumi-Matahari.

Biasanya, komet harus mendekati Matahari lebih dekat sebelum es air di intinya yang disebut nukleus mulai menyublim, atau berubah langsung dari padat menjadi gas. Fenomena pada 3I/ATLAS menunjukkan adanya mekanisme lain yang mendorong pelepasan air, sekaligus mengisyaratkan bahwa komet ini menyimpan cadangan air yang cukup besar.

Pesan dari Sistem Bintang Lain

Dennis Bodewits, profesor fisika di Auburn University dan rekan penulis studi, menyatakan dalam rilis pers, “Ketika kami mendeteksi air – atau bahkan gema ultraviolet samarnya, OH – dari komet antarbintang, kami sedang membaca catatan dari sistem planet lain. Ini memberitahu kita bahwa bahan-bahan untuk kimia kehidupan tidak unik bagi sistem kita sendiri.”

Komet antarbintang seperti 3I/ATLAS terus menunjukkan keanehan yang memesona. Objek ini dapat dianggap sebagai sampel dari tempat yang sangat jauh, mungkin puluhan juta tahun cahaya, yang melintas tepat di depan pintu kita. Keanehannya dibandingkan dengan komet lokal mengisyaratkan betapa uniknya alam alien yang tak terbayangkan ini.

Biasanya, koma komet – lingkaran cahaya gas dan debu besar yang memberi penampilan bercahaya pada komet – mulai terbentuk ketika objek mendekati Matahari dan memanas. Panas tersebut menyublimkan atau menguapkan material di nukleus pusatnya, yang ukurannya jauh lebih kecil daripada koma yang kita lihat dari Bumi.

Keunikan Kimia dan Asal Usul Kuno

Koma 3I/ATLAS telah mengejutkan para ilmuwan dalam banyak hal. Komposisi kimianya aneh dibandingkan komet kita sendiri, dan tampaknya memiliki rasio karbon dioksida terhadap air yang sangat tinggi. Penyebab luapan uap air ini masih belum jelas.

Para astronom berspekulasi bahwa sinar matahari mungkin memanaskan butiran es yang dilepaskan dari nukleus, yang kemudian menguap ke koma sekitarnya. Teori ini membantu menjelaskan mengapa proses sublimasi terjadi pada jarak yang biasanya terlalu dingin untuk aktivitas komet biasa.

Astronom percaya bahwa 3I/ATLAS berasal dari pusat Bima Sakti, di mana objek ini kemungkinan terlontar dari sistem bintang asalnya oleh gangguan gravitasi seperti lintasan dekat bintang lain. Berdasarkan inferensi ini, astronom memperkirakan komet tersebut berusia miliaran tahun, mungkin tiga miliar tahun lebih tua dari Matahari itu sendiri.

Objek ini bukan hanya gambaran dari bagian galaksi yang berbeda, tetapi juga dari era kosmos yang sama sekali berbeda. Saat ini, 3I/ATLAS terbang di belakang Matahari, sehingga tidak dapat diamati dari Bumi. Namun ilmuwan berhasil mengamatinya menggunakan pesawat ruang angkasa yang ditempatkan di dekat Mars, dan objek ini akan segera berayun kembali ke pandangan penuh pada akhir November.

Zexi Xing, peneliti pascadoktoral di Auburn University dan penulis utama studi, mengatakan dalam pernyataan tentang pekerjaan yang mengacu pada dua objek antarbintang yang sebelumnya ditemukan, “Setiap komet antarbintang sejauh ini selalu mengejutkan. ‘Oumuamua kering, Borisov kaya karbon monoksida, dan sekarang ATLAS melepaskan air pada jarak yang tidak kami duga.”

“Masing-masing,” tambah Xing, “menulis ulang apa yang kami pikir kami ketahui tentang bagaimana planet dan komet terbentuk di sekitar bintang.” Temuan ini memperkuat pentingnya mempelajari misteri seputar asteroid antarbintang Oumuamua dan objek serupa untuk memahami pembentukan sistem planet.

Penemuan air pada 3I/ATLAS menambah dimensi baru dalam penelitian objek antarbintang. Sebelumnya, bukan alien, objek antarbintang Oumuamua adalah “kelinci debu” yang juga memicu berbagai spekulasi. Sementara beberapa teori bahkan mengaitkan objek antarbintang dengan objek diduga alien, ternyata sisa dari planet lain, temuan ilmiah terus mengungkap sifat sebenarnya dari pengunjung antarbintang ini.

Observasi lanjutan terhadap 3I/ATLAS ketika kembali terlihat dari Bumi diharapkan dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang komposisi dan perilaku komet antarbintang. Data tambahan ini akan membantu astronom memahami tidak hanya objek khusus ini, tetapi juga proses fundamental pembentukan sistem planet di seluruh galaksi.

Honor Magic8 Pro Ungkap Kamera Tele 200MP dan Chipset Elite

0

Telset.id – Honor secara resmi mengungkap sejumlah teaser terbaru untuk seri flagship mendatang mereka, Magic8 Pro, dengan fokus utama pada kamera telephoto 200 MP yang diklaim sebagai yang pertama di industri. Smartphone ini akan diluncurkan bersamaan dengan Magic8 dan sistem operasi MagicOS 10 pada 15 Oktober 2025, menandai babak baru dalam persaingan pasar smartphone premium.

Kamera telephoto 200 MP pada Magic8 Pro dilengkapi dengan sensor tipe 1/1.4″, AIMAGE Honor Nox Engine, aperture besar f/2.6, dan stabilisasi gambar CIPA 5.5-stop pertama di industri. Menurut keterangan resmi Honor, stabilisasi ini mampu menangani guncangan tangan tanpa masalah dengan membuat kecepatan rana 5.5 kali lebih lambat dibandingkan tanpa stabilisasi.

Pengembangan kamera 200 MP ini sejalan dengan tren yang sebelumnya terlihat pada Bocoran Honor 500 Pro: Chipset Snapdragon 8 Elite dan Kamera 200MP, menunjukkan komitmen Honor dalam menghadirkan teknologi fotografi mutakhir. Kemampuan zoom pada Magic8 Pro diklaim memberikan hasil yang excellent pada zoom default 3x dan 6x, meskipun pengujian zoom maksimum belum dilakukan karena dianggap kurang berguna.

Spesifikasi Lengkap dan Fitur Unggulan

Magic8 Pro akan ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5 SoC, dipasangkan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB. Konfigurasi hardware ini menempatkannya sebagai pesaing serius di kelas flagship, sebagaimana terlihat dalam perbandingan benchmark dengan kompetitor.

Untuk daya tahan, smartphone ini mengusung baterai berkapasitas 7,000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 120W wired charging dan wireless charging. Di sektor kamera, selain telephoto 200 MP, terdapat dua kamera tambahan di bagian belakang: utama 50 MP dan ultrawide 50 MP.

MagicOS 10, yang berbasis Android 16, akan menjadi sistem operasi andalan untuk seri Magic8. Pengembangan software ini memperkuat posisi seri Magic8 sebagai flagship AI paling canggih di kuartal akhir 2025.

Daya Tahan dan Pengalaman Pengguna

Seri Magic8 Pro juga akan dilengkapi dengan sertifikasi IP ratings termasuk IP66, IP68, IP69, IP69K, serta ketahanan terhadap immersion air hingga 6 meter dan tahan jatuh dari ketinggian 2.5 meter. Fitur ketahanan fisik ini melengkapi spesifikasi premium yang ditawarkan.

Honor menjanjikan pengalaman penggunaan yang lag-free hingga 60 bulan, menunjukkan optimasi software dan hardware yang matang. Pendekatan ini konsisten dengan filosofi Honor dalam menghadirkan perangkat yang tahan lama dan andal, sebagaimana terlihat pada model sebelumnya di kelas menengah.

Meskipun Honor diakui sebagai perusahaan yang baik dalam industri smartphone, pengakuan tersebut disertai catatan bahwa mereka belum menjadi yang terbaik. Peluncuran Magic8 Pro ini menjadi momentum penting bagi Honor untuk memperkuat posisinya di pasar global, terutama dengan menghadirkan inovasi seperti yang sebelumnya terlihat pada seri flip dengan kamera 200MP.

Dengan kombinasi spesifikasi hardware yang impresif, teknologi kamera mutakhir, dan optimasi software yang komprehensif, Honor Magic8 Pro siap menjadi kontestan serius dalam persaingan smartphone flagship akhir tahun 2025. Peluncuran resmi pada 15 Oktober nanti akan mengungkap lebih detail mengenai harga dan ketersediaan global perangkat ini.

Instagram Uji Tata Letak Baru, Reels dan DM Jadi Tab Utama

0

Telset.id – Meta sedang menguji tata letak menu baru di Instagram yang menempatkan Reels dan Direct Messages (DM) sebagai tab utama. Kepala Instagram Adam Mosseri mengumumkan uji coba ini sebagai bagian dari upaya platform untuk lebih memprioritaskan video pendek dan percakapan pribadi.

Dalam pengujian terbatas ini, pengguna yang berpartisipasi akan melihat perubahan signifikan pada bilah menu bawah aplikasi. Tata letak lama yang terdiri dari tab beranda, pencarian, pembuatan postingan, Reels, dan profil akan digantikan dengan susunan baru yang menukar posisi pencarian dengan Reels, serta mengganti tab pembuatan postingan dengan tab khusus untuk DM.

Mosseri dalam pengumumannya mengakui bahwa perubahan semacam ini “membutuhkan waktu untuk membiasakan diri.” Oleh karena itu, untuk sementara waktu, tata letak baru ini bersifat opsional dan hanya tersedia bagi pengguna yang memilih untuk mengikutinya.

Perubahan Strategi Jangka Panjang

Uji coba ini bukanlah langkah mendadak dari Meta. Perusahaan telah menunjukkan sinyal kuat tentang prioritas baru Instagram dalam beberapa pengumuman terakhir. Selain versi iPad Instagram yang secara default menampilkan Reels, perusahaan juga secara terbuka menyatakan rencana untuk memprioritaskan pesan dan video pendek ke depannya.

“Reels dan DM telah mendorong hampir semua pertumbuhan kami di Instagram selama beberapa tahun terakhir, jadi kami mengeksplorasi kemungkinan menjadikan mereka dua tab pertama,” ujar Mosseri dalam pernyataan sebelumnya.

Pada awal Oktober, Meta telah menguji desain ulang tab Instagram yang serupa dengan pengguna di India. Dalam uji coba tersebut, tab default adalah Reels dan tab kedua adalah DM, mengkonfirmasi pola yang sama dengan pengujian terbaru ini.

Evolusi Instagram Menuju Platform Konten dan Komunikasi

Perubahan ini mencerminkan pergeseran fundamental dalam cara orang menggunakan Instagram. Platform yang awalnya dirancang untuk berbagi foto kini semakin bergerak menjadi aplikasi untuk mengonsumsi konten dari orang yang tidak dikenal, kemudian membicarakannya dalam obrolan grup pribadi dengan teman.

Bagi pengguna yang bergabung ketika Instagram masih menjadi aplikasi berbagi foto, perubahan ini mungkin terasa tidak nyaman. Namun, pergeseran ini sesuai dengan keputusan Meta untuk mengikuti tren media sosial yang lebih besar, di mana konten profesional semakin mendominasi sementara obrolan dan berbagi secara pribadi menjadi lebih populer.

Fitur navigasi baru ini juga memungkinkan pengguna untuk menggesek antar tab, memberikan pengalaman yang lebih lancar dalam menjelajahi berbagai bagian aplikasi. Kemudahan navigasi ini sejalan dengan upaya platform Meta lainnya seperti WhatsApp yang terus memperkenalkan fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Pengguna yang tertarik dengan kreativitas visual tetap dapat memanfaatkan berbagai alat editing yang tersedia, termasuk aplikasi kolase foto terbaik untuk menyempurnakan konten mereka sebelum membagikannya di platform.

Meskipun fokus Instagram bergeser, platform tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna untuk mengekspresikan kreativitas visual mereka. Perangkat seperti Redmi 9 yang terjangkau pun mampu menghasilkan konten berkualitas untuk dibagikan di Instagram.

Uji coba tata letak baru Instagram ini menunjukkan komitmen Meta dalam beradaptasi dengan perubahan perilaku pengguna media sosial. Meskipun perubahan mungkin membutuhkan waktu penyesuaian, langkah ini mencerminkan upaya platform untuk tetap relevan di tengah evolusi digital yang terus berlangsung.

Moto Pad 60 Pro: Ruang Serba Bisa untuk Generasi Produktif Indonesia

0

Telset.id – Bayangkan sebuah perangkat yang bisa berubah dari kanvas digital menjadi ruang rapat virtual, lalu beralih mulus ke studio konten kreatif—semua dalam genggaman tangan. Itulah janji yang dibawa Moto Pad 60 Pro untuk menjawab kebutuhan generasi produktif Indonesia yang semakin dinamis dan multitasking.

Fenomena side hustle bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Survei terbaru menunjukkan lebih dari 60% generasi muda Indonesia kini memiliki pekerjaan sampingan di luar aktivitas utama mereka. Dari content creator, desainer grafis, hingga pebisnis online, semuanya membutuhkan perangkat yang fleksibel namun powerful. Di sinilah Moto Pad 60 Pro hadir sebagai solusi yang mengintegrasikan produktivitas dan kreativitas dalam satu ekosistem yang seamless.

Bagus Prasetyo, Country Head of Motorola Indonesia, menegaskan komitmen mereka dalam memahami kebutuhan pasar lokal. “Generasi produktif saat ini memiliki ambisi yang beragam—dari mengerjakan project professional, membuat konten kreatif, hingga membangun side hustle. Mereka butuh lebih dari sekadar perangkat, mereka butuh ‘ruang’ untuk mengubah ide jadi realitas,” ujarnya dalam peluncuran resmi perangkat ini.

Layar Besar, Multitasking Tanpa Batas

Ketika Anda harus menghadiri meeting online sambil mencatat poin penting, membuka dokumen presentasi, dan memantau dashboard kerja secara bersamaan, biasanya aktivitas ini membutuhkan lebih dari satu perangkat. Moto Pad 60 Pro menjawab tantangan ini dengan layar 12.7 inci beresolusi 3K yang memungkinkan semua aktivitas dilakukan dalam satu layar besar yang jernih. Fitur multitasking-nya yang canggih mendukung hingga 4 split screen dan 5 floating windows, memastikan Anda bisa tetap fokus berpindah antar aplikasi tanpa kehilangan alur pekerjaan.

Pengalaman multitasking ini menjadi semakin optimal berkat dukungan chipset MediaTek Dimensity 8300 yang memang dirancang untuk performa pro-level. Bagi Anda yang familiar dengan lini produk Motorola, inovasi dalam hal performa ini konsisten dengan apa yang ditawarkan dalam seri Edge 60 yang baru-baru ini diluncurkan dengan update sistem operasi terbaru.

Moto Pen Pro: Ketika Ide Bertemu Realitas Digital

Inspirasi bisa datang kapan saja—saat meeting, dalam perjalanan, atau bahkan saat bersantai di kafe. Dengan Moto Pen Pro yang mendukung hingga 4096 pressure level, setiap goresan terasa lebih presisi, mulai dari garis tipis untuk catatan cepat hingga garis tebal saat membuat sketsa atau highlight dokumen. Teknologi palm rejection-nya memastikan pengalaman menulis dan menggambar lebih nyaman tanpa khawatir layar menangkap sentuhan tangan yang tidak disengaja.

Yang membuat pengalaman ini semakin natural adalah minimnya latensi pada Moto Pen Pro. Tidak ada delay yang mengganggu ketika menulis atau menggambar di layar, memberikan sensasi yang hampir sama dengan menulis di kertas biasa. Bagi content creator dan profesional kreatif, fitur ini bukan sekadar tambahan, melainkan kebutuhan utama dalam mengekspresikan ide secara spontan.

AI dengan Google: Partner Cerdas Produktivitas

Di tengah aktivitas yang padat, merangkum catatan meeting atau menyusun email profesional sering menjadi tugas yang menyita waktu. Dengan integrasi AI Tools with Google, Moto Pad 60 Pro hadir sebagai partner cerdas yang mampu meringkas catatan panjang menjadi key points yang mudah dibaca. Email profesional dapat tersusun hanya dalam beberapa detik dengan bantuan AI, sementara fitur Circle to Search memungkinkan Anda mencari referensi, gambar, atau penjelasan instan tanpa meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka.

Integrasi AI ini menunjukkan komitmen Motorola dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih cerdas dan efisien, sebagaimana juga terlihat dalam upaya mereka memberikan update Android 16 lebih cepat dari rival.

Smart Connect: Menyatukan Ekosistem Digital

Bagi Anda yang sering bekerja dengan lebih dari satu perangkat, Smart Connect menjadi solusi sempurna untuk menyatukan seluruh workflow. Bayangkan bisa langsung drag-and-drop gambar atau catatan dari tablet ke slide presentasi di laptop tanpa perlu transfer manual. Atau menggunakan tablet sebagai layar tambahan untuk laptop, memberikan ruang lebih untuk membuka dokumen referensi atau video call secara bersamaan.

Fitur cross control-nya memungkinkan Anda mengoperasikan beberapa perangkat hanya dengan satu keyboard dan mouse. Notifikasi dari smartphone pun bisa langsung dikelola di layar PC tanpa mengganggu fokus. Kemudahan ini membuat edit dan simpan dokumen lintas perangkat, akses aplikasi mobile langsung di PC, hingga berbagi catatan bisa dilakukan secara effortless.

Dukungan baterai yang tangguh menjadi kunci utama dalam pengalaman mobile ini. Dengan kapasitas 10,200mAh, Moto Pad 60 Pro siap menemani dari jam kerja pagi hingga sesi hiburan malam tanpa khawatir kehabisan daya. Konsistensi dalam hal ketahanan baterai ini juga terlihat dalam produk-produk Motorola lainnya seperti Moto G06 Power yang mengusung baterai berkapasitas besar.

Yang tak kalah penting adalah perhatian terhadap kenyamanan pengguna. Layar besar Moto Pad 60 Pro sudah tersertifikasi TÜV Low Blue Light, menjaga mata tetap nyaman meski digunakan berjam-jam. Saat istirahat dari kerja, pengguna bisa menikmati kualitas audio imersif dari Quad JBL Speakers, baik untuk meeting online maupun hiburan pribadi.

Dengan harga Rp6,099,000 yang ditawarkan, Moto Pad 60 Pro memposisikan diri sebagai perangkat serbaguna yang tidak hanya menjadi alat kerja, tetapi juga ruang inspirasi yang fleksibel. Dalam lanskap teknologi yang semakin kompetitif, kehadiran perangkat seperti ini menunjukkan pemahaman mendalam terhadap evolusi kebutuhan pengguna modern.

Bagi generasi produktif Indonesia yang terus bergerak antara berbagai peran dan passion, Moto Pad 60 Pro bukan sekadar tablet—melainkan ruang tanpa batas dimana ide bertemu eksekusi, kreativitas bertemu produktivitas, dan potensi bertemu realisasi. Seperti yang dikampanyekan Motorola: #IniRuangMu—sebuah pengakuan bahwa setiap orang berhak memiliki ruang untuk berkembang sesuai cara mereka sendiri.

HUAWEI Pura 80 Resmi di Indonesia, Bawa Inovasi Fotografi Ultra Chroma

0

Telset.id – Dunia smartphone Indonesia kembali mendapat tambahan pemain premium. Huawei Device Indonesia secara resmi meluncurkan HUAWEI Pura 80, melengkapi jajaran seri Pura 80 yang sebelumnya telah diisi oleh varian Ultra dan Pro. Hadir dengan klaim sebagai smartphone flagship berteknologi fotografi terdepan, perangkat ini menawarkan perpaduan desain elegan dan performa tinggi untuk gaya hidup dinamis pengguna masa kini.

Lalu, apa yang membuat HUAWEI Pura 80 layak diperhitungkan di pasar yang semakin padat? Jawabannya terletak pada pendekatan holistik Huawei yang tidak hanya fokus pada spesifikasi mentah, tetapi bagaimana teknologi tersebut berpadu dengan kebutuhan ekspresi diri generasi digital. Dengan lebih dari 6,9 miliar orang di seluruh dunia menggunakan smartphone menurut data Geopoll, perangkat ini telah menjadi ekstensi identitas personal—bukan sekadar alat komunikasi.

Di Indonesia sendiri, tren pemilihan smartphone berdasarkan warna dan desain unik semakin mengemuka. Huawei memahami betul fenomena ini dan merespons dengan menghadirkan HUAWEI Pura 80 dalam dua varian warna premium: Frosted Gold yang memancarkan kesan classy dan Frosted Black yang menonjolkan bold confidence. Pilihan ini bukan sekadar variasi estetika, melainkan bagian dari narrative besar tentang ekspresi diri melalui teknologi.

Revolusi Warna dengan Ultra Chroma Camera

Di jantung keunggulan HUAWEI Pura 80 terletak teknologi Ultra Chroma Camera yang diklaim mampu menangkap warna paling akurat dan realistis. Inovasi ini menghadirkan hasil foto setajam mata memandang, mengatasi masalah umum fotografi mobile seperti warna yang terlalu jenuh atau justru kusam. Teknologi ini menjadi pembeda signifikan dibandingkan smartphone flagship lainnya di kelasnya.

Sistem kamera triple lensa pada HUAWEI Pura 80 terdiri dari kamera Ultra Light 50MP dengan bukaan F1.4~F4.0 dan OIS yang optimal menangkap cahaya bahkan dalam kondisi minim pencahayaan. Kamera Ultra-Wide 13MP memperluas sudut pandang tanpa mengorbankan detail, sementara kamera Periscope Telephoto 12MP memungkinkan zoom presisi dengan hasil tetap tajam. Kombinasi ini menempatkan HUAWEI Pura 80 sebagai kontender serius dalam lini smartphone berkamera terbaik di pasaran.

Estetika yang Bercerita

Desain HUAWEI Pura 80 memadukan estetika minimalis dengan sentuhan futuristik. Layar flat-edge yang modern tidak hanya memberikan kesan tegas dan simetris, tetapi juga kenyamanan dalam genggaman. Tekstur frosted glass yang halus menciptakan pengalaman taktil berbeda—lembut namun kokoh, seolah mengatakan bahwa premium feel tidak harus dikorbankan demi ergonomi.

Perlindungan layar diperkuat oleh Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim 20 kali lebih kuat dibanding kaca standar. Ketahanan ini penting mengingat smartphone modern telah menjadi investasi jangka panjang bagi banyak pengguna. Elemen desain yang paling mencolok adalah Forward Symbol Design berbentuk segitiga pada modul kamera—sebuah pernyataan visual tentang keberanian Huawei dalam menetapkan standar baru estetika smartphone.

Kehadiran HUAWEI Pura 80 ini semakin melengkapi lini produk Huawei yang semakin solid di pasar global, termasuk Indonesia. Posisinya yang strategis dalam jajaran Pura 80 Series menunjukkan komitmen Huawei dalam menghadirkan pilihan berlapis bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.

Kecerdasan AI yang Context-Aware

Di balik kemampuannya menangkap momen visual yang memukau, HUAWEI Pura 80 dibekali teknologi AI yang intelligent dan powerful. Fitur AI Remove memungkinkan penghapusan objek tidak diinginkan dari foto dengan presisi tinggi, sementara AI Best Expression secara cerdas memilih ekspresi wajah terbaik dari setiap individu dalam foto grup.

Yang lebih menarik adalah kehadiran AI Gesture Control yang menawarkan navigasi tanpa sentuhan intuitif. Fitur ini bukan sekadar gimmick, melainkan solusi praktis untuk situasi dimana tangan pengguna tidak bebas menyentuh layar. Didukung baterai 5170 mAh, HUAWEI Pura 80 siap menemani aktivitas digital sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.

Kecanggihan AI pada HUAWEI Pura 80 ini merupakan evolusi dari teknologi yang telah dikembangkan Huawei untuk seri Pura 80 secara keseluruhan. Pendekatan Huawei dalam mengintegrasikan AI tidak hanya untuk fotografi, tetapi juga untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara holistik.

HUAWEI Pura 80 tersedia dengan harga spesial Rp10.999.000 selama periode promo launching 10 Oktober hingga 11 November 2025. Konsumen juga berkesempatan mendapatkan benefit hingga Rp4 juta yang mencakup Huawei Watch Fit 3 senilai Rp1,8 juta, trade-in cashback hingga Rp1 juta, dan perlindungan Huawei Care+ senilai Rp1,2 juta. Pembelian dapat dilakukan melalui HUAWEI Official Store di berbagai e-commerce terkemuka serta jaringan HUAWEI Authorized Experience Store dan mitra ritel resmi di seluruh Indonesia.

Kehadiran HUAWEI Pura 80 bukan sekadar penambahan varian dalam lini produk, melainkan pernyataan tentang masa depan fotografi mobile yang mengedepankan akurasi warna, desain yang meaningful, dan kecerdasan artificial yang context-aware. Dalam pasar yang semakin kompetitif, Huawei tampaknya memahami bahwa yang dibutuhkan konsumen bukanlah sekadar smartphone dengan spesifikasi tertinggi, tetapi perangkat yang mampu memahami dan mendukung ekspresi diri penggunanya.