Beranda blog Halaman 219

Gemini AI di Galaxy Z Flip7: Sahabat Konten Olahraga yang Kreatif

0

Telset.id – Jika Anda berpikir smartphone lipat hanya untuk gaya, Galaxy Z Flip7 dengan Gemini AI siap mengubah persepsi itu. Perangkat ini bukan sekadar gadget, melainkan partner kreatif yang memudahkan pembuatan konten olahraga, khususnya padel, dengan sentuhan teknologi canggih.

Dalam peluncurannya di Jakarta, 14 Agustus 2025, Samsung memperkenalkan Galaxy Z Flip7 sebagai solusi bagi para pecinta olahraga yang ingin mengekspresikan gaya hidup aktif mereka melalui konten digital. Dengan kombinasi desain foldable yang ramping, layar FlexWindow yang lebih luas, dan kecerdasan buatan Gemini AI, perangkat ini dirancang untuk memudahkan setiap tahap pembuatan konten—dari persiapan hingga editing.

Gemini AI: Asisten Cerdas di Layar Depan

FlexWindow berukuran 4,1 inci pada Galaxy Z Flip7 tidak hanya menampilkan notifikasi, tetapi juga menjadi pintu gerbang ke Gemini AI. Pengguna bisa langsung bertanya tentang ide konten, rekomendasi outfit, atau bahkan teknik pemanasan yang tepat sebelum berolahraga. Cukup berikan prompt seperti, “Gemini, bagaimana melakukan stretching yang benar?”, dan AI akan memberikan saran real-time.

Seperti yang diungkapkan Cindy Gulla, content creator yang kerap membagikan momen olahraganya, “Dengan Gemini Live Camera, aku tinggal arahkan kamera ke outfit atau raket Padel, lalu bertanya mana yang paling cocok. Ini bikin persiapan jadi lebih efisien!”

Rekam Momen dengan Fleksibilitas Tanpa Batas

Fitur FlexCam memungkinkan pengguna merekam video dari berbagai sudut tanpa perlu memegang perangkat. Gemini AI bahkan bisa memberikan rekomendasi angle estetik untuk konten olahraga. Misalnya, dengan prompt “Saran framing untuk merekam smash padel dari sudut rendah”, pengguna bisa mendapatkan ide kreatif dalam hitungan detik.

Tak hanya itu, durabilitas Galaxy Z Flip7 didukung Armor FlexHinge dan Corning Gorilla Glass Victus 2, membuatnya tahan banting di lapangan padel yang kasar. Dengan ketahanan hingga 500.000 kali lipatan, perangkat ini siap menemani aktivitas intens selama bertahun-tahun.

Editing Cepat dengan Galaxy AI

Setelah merekam, proses editing menjadi lebih mudah berkat fitur seperti Audio Eraser untuk menghilangkan noise, Generative Edit untuk memperbaiki foto, dan Auto Trim yang secara otomatis memilih bagian video terbaik. Bahkan, Gemini AI bisa membantu membuat caption yang engaging untuk media sosial.

Dengan baterai 4.300mAh yang tahan lama, Galaxy Z Flip7 memastikan Anda tidak kehabisan daya di tengah sesi pembuatan konten. Seperti yang diakui Cindy, “Baterainya tahan seharian, jadi aku bisa bikin konten maksimal meski main padel malam hari.”

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (eksklusif online), dengan harga mulai Rp17.999.000. Periode promo 15 Agustus-15 September 2025 juga menawarkan trade-in senilai Rp2 juta dan cashback bank Rp1 juta.

Dengan segala keunggulannya, Galaxy Z Flip7 bukan sekadar smartphone—ia adalah teman kreatif yang siap mengubah setiap momen olahraga Anda menjadi konten inspiratif.

Smartphone AI untuk Traveler: Apa yang Bikin HONOR 400 Berbeda?

0

Telset.id – Perjalanan panjang sering kali mengajarkan satu hal: kita butuh lebih dari sekadar perangkat pintar—kita butuh perangkat yang mengerti kita. Dan itulah kesan pertama saya setelah membawa HONOR 400 menjelajahi dua kota lintas negara, Singapura dan Johor Bahru. Bukan hanya karena kameranya, bukan pula semata-mata karena daya tahan baterainya, tapi karena kemampuannya membaca kebutuhan pengguna dengan kecerdasan yang terasa personal.

Di era di mana AI sudah menjadi buzzword di hampir setiap peluncuran smartphone, HONOR 400 berhasil membuktikan bahwa integrasi AI bukan sekadar pelengkap, tapi bisa menjadi inti pengalaman.

AI yang Bekerja Senyap, Namun Cerdas

Pagi hari di Singapura, saya memotret keramaian stasiun MRT saat golden hour. Lalu lintas manusia padat, pencahayaan tidak stabil, dan saya hanya punya waktu sekilas untuk mengabadikannya. Saya angkat HONOR 400, bidik, dan… klik. Hasilnya mengejutkan.

AI Eraser 2.0 otomatis mendeteksi orang yang melintas di latar belakang dan menawarkan opsi untuk menghapusnya. Tidak perlu saya retouch di Photoshop. Semua dilakukan langsung, cepat, dan rapi.

AI Eraser 2.0 di Honor 400
AI Eraser 2.0 di Honor 400

Beberapa langkah kemudian, saya coba mengambil foto dari kaca gedung bertingkat. Refleksi yang biasanya merusak komposisi, dengan tenang diatasi oleh AI Remove Reflection. AI tidak hanya menjadi fitur tambahan, tapi benar-benar mendampingi proses kreatif saya secara aktif, seperti asisten pribadi yang tahu kapan harus membantu.

Bahkan ketika saya ingin memotret gedung-gedung ikonik namun terhalang oleh sudut pandang yang sempit, AI Outpainting hadir bak kanvas tak berbatas. Ia secara otomatis “memperluas” sisi-sisi foto, menambahkan detail yang konsisten dengan latar, sehingga frame tampak utuh tanpa harus mengorbankan bagian penting. Hasilnya? Foto bisa dipakai langsung sebagai wallpaper tanpa repot cropping atau editing manual.

Begitu juga saat memotret suasana jalanan di Johor Bahru. Saya aktifkan HD Moving Photo—fitur yang merekam tiga detik momen sebelum dan sesudah foto diambil. Hembusan angin, gerak lampu neon, atau sekilas senyum orang yang melintas, semuanya terekam menjadi potongan momen hidup yang memberi kedalaman pada kenangan. Foto tak lagi statis, tapi punya cerita yang terus bergerak.

MagicOS 9.0: Sistem Operasi yang Mengerti Ritme Traveler

Saat berpindah ke Johor Bahru, saya mulai menyadari bahwa bukan hanya kameranya yang cerdas, tapi sistem operasinya pun terasa ‘hidup’.

Fitur Magic Portal di MagicOS 9.0, misalnya, memungkinkan saya untuk langsung menyeret teks dari artikel dan mengirimkannya ke WhatsApp atau Google Maps hanya dengan lingkaran jari. Tidak perlu copy-paste. Tidak perlu buka banyak tab. Interaksi menjadi natural, intuitif, dan efisien.

AI subtitle, translate, dan notes di Honor 400
AI subtitle, translate, dan notes di Honor 400

Fitur lain yang saya rasakan manfaatnya secara nyata adalah AI Subtitles dan AI Live Translate. Saat sedang ngobrol dengan sopir taksi online asal Malaysia yang berbahasa campur-campur, saya aktifkan AI Translation dan secara real-time, suara mereka diterjemahkan menjadi teks dalam bahasa Indonesia. Bukan hanya membantu komunikasi, tapi memberi rasa percaya diri ketika berinteraksi lintas budaya.

Bagi saya yang sering mencatat wawancara di jalan, AI Notes di HONOR 400 adalah hadiah. Saya bisa merekam suara, lalu AI merangkum, merapikan, bahkan memberi highlight poin-poin penting secara otomatis. Sesuatu yang biasanya saya lakukan berjam-jam, kini selesai dalam hitungan menit.

Smartphone AI yang Tidak Ribet Dipakai

Satu hal yang kerap terlupakan dalam pembahasan teknologi adalah: kenyamanan pakai harian. Fitur boleh canggih, tapi jika sulit digunakan atau boros daya, tetap tidak layak dibawa jauh.

HONOR 400 berhasil menyeimbangkan semuanya. Dengan baterai 6.000mAh, saya bisa menjelajah seharian penuh tanpa panik kehabisan daya. Pengisian cepat 66W juga membantu saat waktu charging hanya tersedia selama sarapan.

Layar AMOLED-nya yang terang (hingga 5.000 nits) memungkinkan saya tetap membaca navigasi meski di tengah terik siang. UI MagicOS 9.0 juga terasa ringan dan tidak mengganggu fokus saat harus multitasking antara Maps, Kamera, dan WhatsApp secara bersamaan.

Ini bukan smartphone yang memaksa pengguna beradaptasi. Ini smartphone yang beradaptasi dengan pengguna.

Jadi, Apa yang Membuat HONOR 400 Berbeda?

Jawabannya bukan hanya soal spesifikasi. Tapi soal pendekatan.

HONOR 400 tidak mencoba menjadi “yang paling pintar”, tapi “yang paling memahami”. Dengan kecerdasan buatan yang kontekstual, desain fitur yang human-centric, dan sistem operasi yang menjembatani produktivitas dan ekspresi visual, HONOR 400 adalah smartphone AI yang diciptakan untuk mereka yang bergerak, mengeksplorasi, dan ingin bebas mencipta di mana saja.

Bagi traveler, digital nomad, atau siapa pun yang hidup dari mobilitas dan ide, HONOR 400 bukan hanya perangkat. Ia adalah mitra.

Sam Altman dan OpenAI Siap Hadapi Neuralink dengan Startup BCI Baru

0

Telset.id – CEO OpenAI Sam Altman dikabarkan sedang mempersiapkan perusahaan baru di bidang antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) untuk bersaing langsung dengan Neuralink milik Elon Musk. Menurut laporan Financial Times, OpenAI berencana berinvestasi besar di Merge Labs, startup BCI yang menargetkan valuasi US$850 juta.

Merge Labs didirikan bersama oleh Altman dan Alex Bania, CEO sekaligus salah satu pendiri World, perusahaan kontroversial yang mengembangkan teknologi pemindaian mata berbasis kripto. Meski akan tercatat sebagai salah satu pendiri, Altman tidak akan menginvestasikan dana pribadinya ke Merge Labs.

Langkah OpenAI ini terbilang mengejutkan, namun masuk akal mengingat Merge Labs berencana memanfaatkan kemajuan AI untuk mengembangkan BCI yang lebih baik—tujuan yang juga diusung Neuralink. Meski detail proyek ini masih minim, Altman diketahui telah lama tertarik dengan teknologi BCI. Pada 2017, ia bahkan menulis di blog pribadinya bahwa manusia mungkin akan “berintegrasi” dengan mesin pada 2025.

Persaingan Panjang Altman vs. Musk

Perseteruan antara Altman dan Musk telah berlangsung sejak lama. Musk, yang sempat menjadi bagian dari dewan OpenAI, keluar pada 2018 setelah berselisih dengan Altman mengenai arah perusahaan. Musk kemudian mendirikan xAI pada 2023 dan menggugat OpenAI, menuduh perusahaan tersebut meninggalkan misi nirlaba awalnya.

Neuralink, yang didirikan Musk pada 2016, saat ini memimpin pasar BCI dengan valuasi mencapai US$9 miliar. Namun, dengan dukungan OpenAI, Merge Labs berpotensi menjadi pesaing serius. Seperti Starfish Neuroscience dan perusahaan BCI lainnya, Merge Labs akan berfokus pada pengembangan teknologi yang memadukan AI dan neurosains.

Kedua tokoh teknologi ini tampaknya tetap konsisten dengan visi mereka tentang masa depan manusia dan mesin. Sementara Neuralink telah mencapai kemajuan signifikan, termasuk uji coba pada manusia, Merge Labs masih dalam tahap awal. Namun, dengan sumber daya OpenAI, startup ini bisa menjadi ancaman serius bagi dominasi Neuralink.

GPT-5 Gagal Memenuhi Ekspektasi, AI Dinilai Tak Makin Canggih

0

Telset.id – Peluncuran GPT-5 dari OpenAI ternyata tidak memenuhi harapan banyak pihak. Meski industri swasta terus menggelontorkan miliaran dolar untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), komunitas penelitian meragukan adanya kemajuan signifikan.

Gary Marcus, ilmuwan saraf dan kritikus OpenAI, mengungkapkan kepada The New Yorker bahwa AI tidak menunjukkan peningkatan berarti meski telah dikembangkan bertahun-tahun dengan biaya besar. “Saya tidak mendengar banyak perusahaan yang menggunakan AI mengatakan model 2025 jauh lebih berguna daripada model 2024, meski performanya lebih baik dalam benchmark,” kata Marcus.

Sejak 2020, Marcus telah mendorong pendekatan praktis dalam pengembangan AI, berbeda dengan strategi “konsumen umum” yang diusung perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic. Di AS, fokusnya adalah pada “AI yang dapat diskalakan”, yang mengutamakan pertumbuhan finansial cepat ketimbang teknologi yang benar-benar bermanfaat.

Kritik Terhadap Pengembangan AI yang Tidak Berkelanjutan

Pendekatan ini melibatkan penambahan chip grafis secara masif, yang membutuhkan lebih banyak pusat data, energi, dan modal. CEO OpenAI, Sam Altman, pernah berteori pada 2021 bahwa investasi besar akan menghasilkan peningkatan kemampuan AI secara eksponensial—bahkan mencapai Kecerdasan Buatan Umum (AGI), di mana AI memiliki kecerdasan setara manusia.

Namun, kenyataannya teknologi ini tidak mengalami kemajuan berarti. Kritikus seperti Michael Rovatsos dari University of Edinburgh menyatakan bahwa rilis GPT-5 mungkin menandai akhir dari tren pembuatan model AI yang semakin rumit dan tidak bisa dipahami.

Dunia Keuangan Mulai Meragukan AI

Survei terhadap 475 peneliti AI pada Maret lalu menyimpulkan bahwa AGI sangat tidak mungkin tercapai dengan pendekatan saat ini. Bahkan Bill Gates, pendiri Microsoft, telah menyatakan pada 2023 bahwa AI yang dapat diskalakan telah mencapai “plateau”.

Kini, investor di sektor finansial pun mulai meragukan janji-janji besar AI. Meski CoreWeave, mitra pusat data OpenAI, mencatat kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sahamnya anjlok 16%. Ini bisa menjadi tanda bahwa gelembung AI mulai pecah.

Seperti yang terjadi di industri lain, seperti pertarungan para jawara games atau menaklukkan puncak Everest via VR, AI perlu menemukan kembali arah pengembangannya agar tidak terjebak dalam ekspektasi berlebihan.

OpenAI Kembali Hadirkan GPT-4o Setelah Protes Pengguna

0

Telset.id – OpenAI akhirnya mengembalikan GPT-4o untuk pengguna berbayar setelah model tersebut digantikan secara tiba-tiba oleh GPT-5 yang dinilai lebih dingin dan kurang responsif. Keputusan ini diumumkan CEO Sam Altman melalui akun X (Twitter) sebagai respons atas protes keras dari pengguna setia.

Dalam cuitannya, Altman mengonfirmasi bahwa GPT-4o kini tersedia kembali di menu pemilihan model untuk semua pengguna berbayar. “Kami akan memberikan pemberitahuan jauh-jauh hari jika benar-benar akan menghentikan GPT-4o,” tulisnya, mengakui besarnya ketergantungan pengguna pada model tersebut.

Peluncuran GPT-5 pekan lalu berlangsung kontroversial. OpenAI mengganti semua versi sebelumnya tanpa peringatan, termasuk menghilangkan GPT-4o yang populer karena sifatnya yang lebih ramah dan “sok baik”. Banyak pengguna mengeluhkan perubahan drastis dalam kepribadian chatbot ini, bahkan beberapa melaporkan pengalaman emosional yang negatif.

Altman juga mengungkapkan bahwa OpenAI sedang mengerjakan pembaruan untuk kepribadian GPT-5. “Versi baru akan terasa lebih hangat daripada sekarang, tapi tidak semenyebalkan (bagi kebanyakan pengguna) seperti GPT-4o,” janjinya.

Respons cepat OpenAI ini mengindikasikan kesadaran perusahaan akan tingkat ketergantungan pengguna pada AI yang bersifat terlalu akomodatif. Padahal, sifat ini telah dikaitkan dengan berbagai masalah psikologis, termasuk ketergantungan emosional dan gangguan persepsi realitas pada beberapa pengguna.

Altman menambahkan bahwa pelajaran terbesar dari peluncuran GPT-5 adalah kebutuhan akan kustomisasi kepribadian model yang lebih personal. “Kami perlu menciptakan dunia di mana setiap pengguna bisa menyesuaikan kepribadian model sesuai preferensi,” ujarnya.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan etis: sejauh mana perusahaan harus mengakomodasi preferensi pengguna yang mungkin berdampak negatif bagi kesehatan mental? Seperti diungkapkan dalam visi Altman sebelumnya, OpenAI terus berusaha menyeimbangkan inovasi dengan tanggung jawab sosial.

Sementara itu, keputusan untuk mempertahankan GPT-4o sambil memperbaiki GPT-5 menunjukkan fleksibilitas OpenAI dalam merespons umpan balik pengguna. Langkah ini juga menggarisbawahi kompleksitas mengembangkan AI yang seimbang antara kemampuan teknis dan interaksi manusiawi.

AI Deteksi Kanker Justru Turunkan Kemampuan Dokter

0

Telset.id – Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa penggunaan AI untuk deteksi kanker justru menurunkan kemampuan dokter dalam mengidentifikasi pertumbuhan pra-kanker. Penelitian yang dipublikasikan di The Lancet Gastroenterology and Hepatology ini menunjukkan penurunan 20% dalam tingkat deteksi adenoma setelah implementasi AI.

Tim peneliti dari Medical University of Silesia, Polandia, mengamati 19 dokter dari empat praktik endoskopi antara September 2021 dan Maret 2022. Hasilnya, para dokter menjadi kurang teliti setelah menggunakan bantuan AI. Fenomena ini disebut sebagai efek “deskilling” atau penurunan keterampilan.

“Temuan ini bertentangan dengan uji coba sebelumnya yang menyatakan AI lebih baik dalam diagnosa daripada manusia,” kata Yuichi Mori, peneliti kesehatan dari University of Oslo, dalam pernyataannya. Ia menduga paparan terus-menerus terhadap AI mungkin memengaruhi kinerja dokter.

Keterbatasan Studi dan Tanggapan Ahli

Studi ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk sampel yang kecil dan bersifat observasional. Selain itu, jenis AI yang digunakan tidak disebutkan secara spesifik. Namun, temuan ini mendapat perhatian dari komunitas medis.

Omer Ahmad, endokrinolog dari University College London, menyoroti perlunya kehati-hatian dalam adopsi teknologi AI. “Meskipun AI menjanjikan peningkatan hasil klinis, kita harus waspada terhadap erosi keterampilan dasar yang diperlukan untuk endoskopi berkualitas tinggi,” ujarnya.

Implikasi untuk Masa Depan AI Medis

Mori memperingatkan bahwa efek “deskilling” mungkin akan semakin parah seiring perkembangan teknologi AI. Temuan ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas AI dalam diagnosa kanker, yang sebelumnya dianggap revolusioner.

Beberapa teknologi AI seperti AI Microsoft untuk deteksi kanker serviks dan AI Google untuk kanker paru-paru memang menunjukkan potensi besar. Namun, studi terbaru ini mengingatkan bahwa integrasi AI perlu diimbangi dengan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang AI terhadap praktik medis. Sementara itu, komunitas kesehatan perlu menyeimbangkan antara adopsi teknologi baru dan pemeliharaan keterampilan klinis dasar.

Robot Humanoid REK: Arena Pertarungan Masa Depan di San Francisco

0

Telset.id – Di sebuah gudang tersembunyi di San Francisco, empat robot humanoid tergantung dari rangka besi, menunggu pelatihan dari manusia untuk bertarung. Arena robotik ini bernama REK, dikelola oleh entrepreneur virtual reality dan penggemar robot pertarungan, Cix Liv.

Liv, yang sudah memiliki satu kemenangan di liga Ultimate Fighting Bots (UFB) San Francisco, menggabungkan elemen dari seni bela diri campuran, gulat profesional, anime, dan fiksi ilmiah untuk menciptakan pertunjukan yang unik. Dengan latar belakang 10 tahun di dunia VR, ia membayangkan REK sebagai tempat di mana para “pilot” manusia menggunakan headset dan kontroler tempak untuk mengendalikan robot dari jarak jauh.

“Ini akan menjadi

Cara Menghapus User di Mac dengan Mudah dan Aman

0

Telset.id – Punya terlalu banyak akun pengguna di Mac? Atau mungkin Anda ingin membersihkan akun lama yang sudah tidak terpakai? Menghapus user di Mac ternyata lebih mudah dari yang Anda bayangkan. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tidak kehilangan data penting.

MacOS, sistem operasi andalan Apple, memang dirancang untuk memudahkan pengelolaan akun pengguna. Baik Anda menggunakan Mac untuk keperluan pribadi maupun profesional, memahami cara menghapus user dengan benar adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai.

Dalam panduan komprehensif ini, kami akan memandu Anda langkah demi langkah menghapus akun pengguna di Mac, termasuk opsi-opsi penting yang menentukan nasib data Anda. Kami juga akan membahas fitur Guest User yang bisa menjadi solusi praktis untuk situasi tertentu.

Langkah-Langkah Menghapus User di Mac

System Settings from the Apple menu in macOS.

Berikut adalah panduan lengkap untuk menghapus akun pengguna di Mac dengan sistem operasi macOS Ventura (13) atau versi lebih baru:

  1. Klik ikon Apple di pojok kiri atas layar, lalu pilih System Settings
  2. Pilih menu Users & Groups
  3. Cari nama user yang ingin dihapus, lalu klik ikon informasi (i) di sebelahnya
  4. Klik tombol Delete User
  5. Anda akan diberikan tiga pilihan terkait folder home user tersebut:
    • Delete the home folder: Menghapus semua data user secara permanen
    • Save the home folder to Deleted Users: Menyimpan data di folder khusus
    • Keep the home folder in Users: Menyimpan data di lokasi semula
  6. Pilih opsi yang sesuai, lalu klik Delete User untuk mengkonfirmasi

Mac user account deletion dialog with highlighted delete user option

Penting untuk dicatat bahwa Anda harus memiliki hak akses administrator untuk bisa menghapus akun pengguna lain. Jika Anda kesulitan mengakses fitur ini, mungkin Anda perlu memeriksa status akun Anda terlebih dahulu.

Memahami Opsi Penghapusan Folder Home

Delete user account dialog box on macOS with Delete the home folder option selected

Saat menghapus user di Mac, Anda akan dihadapkan pada tiga pilihan terkait folder home user tersebut. Memahami perbedaan ketiganya sangat penting untuk menghindari kehilangan data yang tidak diinginkan.

1. Delete the home folder: Ini adalah opsi yang paling bersih. Semua data user, termasuk dokumen, pengaturan, dan aplikasi yang terinstal khusus untuk user tersebut akan dihapus permanen. Pilih ini jika Anda yakin tidak membutuhkan data tersebut lagi.

2. Save the home folder to Deleted Users: Opsi ini akan memindahkan semua data user ke folder khusus bernama “Deleted Users” di hard drive Anda. Ini berguna jika Anda ragu-ragu dan ingin menyimpan cadangan data sementara.

3. Keep the home folder in Users: Jika Anda memilih opsi ini, folder home user akan tetap berada di lokasi semula, hanya akun usernya saja yang dihapus. Ini berguna jika Anda ingin mengakses data tersebut dengan akun lain.

Mengaktifkan dan Menggunakan Guest User

Setup screen for Guest User on a Mac

Daripada membuat akun user baru untuk tamu yang hanya sesekali menggunakan Mac Anda, fitur Guest User bisa menjadi solusi yang lebih praktis dan aman. Berikut cara mengaktifkannya:

  1. Buka System Settings > Users & Groups
  2. Klik ikon informasi (i) di sebelah Guest User
  3. Aktifkan opsi Allow guests to log in to this computer
  4. Opsional: Nonaktifkan Limit adult websites jika tidak diperlukan
  5. Jika ingin tamu bisa mengakses folder bersama di jaringan, aktifkan Allow guest users to connect to shared folders
  6. Klik OK untuk menyimpan perubahan

Fitur Guest User memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari akun user biasa:

  • Tidak memerlukan password untuk login
  • Semua file yang dibuat selama sesi akan dihapus otomatis saat logout
  • Tamu tidak bisa mengubah pengaturan sistem atau user
  • Sesi Guest User memiliki keterbatasan akses jaringan dibanding akun biasa

Jika Anda sering berbagi komputer dengan orang lain, fitur ini bisa menjadi alternatif yang lebih aman daripada membagikan akun utama Anda yang berisiko terhadap keamanan data.

Pertimbangan Sebelum Menghapus User

Sebelum Anda menghapus user di Mac, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Backup data penting: Pastikan semua dokumen penting telah dicadangkan, terutama jika Anda memilih opsi penghapusan permanen
  • Transfer kepemilikan file: Jika user tersebut memiliki file yang perlu diakses oleh user lain, transfer kepemilikan terlebih dahulu
  • Matikan Find My Mac: Jika user tersebut telah mengaktifkan Find My Mac, pastikan untuk mematikannya sebelum penghapusan
  • Periksa lisensi software: Beberapa aplikasi berlisensi mungkin terikat dengan akun tertentu

Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa membersihkan akun-akun yang tidak perlu di Mac Anda dengan aman dan efisien. Ingat, selalu backup data penting sebelum melakukan penghapusan akun, karena beberapa opsi penghapusan bersifat permanen dan tidak bisa dikembalikan.

vivo Y400 untuk Mahasiswa: Smartphone AI dengan Baterai 6000mAh

0

Telset.id – vivo Y400 kini resmi tersedia untuk mahasiswa aktif di Indonesia. Smartphone ini menawarkan fitur AI cerdas, baterai 6000mAh tahan dua hari, dan layar AMOLED 120Hz, dengan harga mulai Rp3,19 juta. Peluncurannya menjawab kebutuhan mahasiswa akan perangkat multifungsi untuk belajar, hiburan, dan kreativitas.

Menurut Gilang Pamenan, Product Manager vivo Indonesia, vivo Y400 dirancang sebagai solusi all-in-one bagi mahasiswa. “Perangkat ini menggabungkan kecerdasan AI, ketahanan baterai, dan kamera berkualitas untuk mendukung aktivitas kampus yang padat,” ujarnya dalam rilis resmi, Jumat (9/8/2025).

Fitur AI untuk Produktivitas Mahasiswa

vivo Y400 membawa enam fitur AI turunan dari seri flagship vivo X Series:

  • AI Notes Summary: Merangkum catatan kuliah menjadi poin-poin penting secara otomatis.
  • AI Transcript Assist: Mengubah rekaman suara (kuliah/wawancara) menjadi teks transkrip.
  • AI Circle to Search: Mencari informasi langsung dari konten di layar dengan gesture lingkaran.
  • AI Captions: Menampilkan subtitle real-time untuk video pembelajaran bahasa asing.
  • AI Screen Translation: Menerjemahkan teks di layar secara instan.
  • AI Erase 2.0: Menghapus objek tidak diinginkan dari foto tugas atau dokumentasi.

Spesifikasi Unggulan dan Ketahanan

Selain fitur AI, vivo Y400 dilengkapi:

  • Baterai 6000mAh dengan teknologi 44W FlashCharge (isi 50% dalam 30 menit).
  • Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan 1800 nits dan sertifikasi Eye Protection.
  • Kamera utama 50MP Sony IMX852 untuk dokumentasi tugas/konten kreatif.
  • Sertifikasi IP68/69 tahan air dan debu, plus kamera underwater.

Menurut studi terbaru, integrasi teknologi seperti AI dalam perangkat edukasi mampu meningkatkan efektivitas belajar hingga 34%. vivo Y400 hadir sebagai respons atas tren ini.

Untuk mahasiswa yang juga membutuhkan perangkat pendukung, simak 15 rekomendasi laptop mahasiswa 2024 dengan harga terjangkau.

vivo Y400 tersedia dalam dua varian: 8GB+128GB (Rp3.199.000) dan 8GB+256GB (Rp3.499.000). Konsumen bisa memanfaatkan promo trade-in hingga Rp450.000, cashback bank, atau cicilan 0% 12 bulan melalui mitra pembiayaan vivo.

Honor 400, Menghidupkan Cerita Visual dengan Kecerdasan AI

0

Telset.id – Ada momen ketika teknologi tidak sekadar menjadi alat, tapi menjadi penerjemah rasa. Saat saya berdiri di depan Marina Bay Sands, dengan langit sore Singapura tersenyum cerah, saya tidak hanya ingin mengambil foto. Saya ingin menangkap emosi—gemerlap lampu kota, angin laut yang menyentuh kulit, dan hiruk pikuk manusia yang terasa seperti koreografi urban. Saat itulah saya mencoba HONOR 400, dan selebihnya adalah cerita.

Perjalanan lima hari saya di Singapura dan Johor Bahru bukan sekadar jalan-jalan, tapi eksperimen nyata terhadap sebuah pertanyaan sederhana: bisakah sebuah smartphone menghidupkan kenangan?

Jawabannya ternyata: bisa. Bahkan lebih dari yang saya kira.

Ketika Foto Bukan Lagi Diam Dengan AI Image -to -Video 

AI Image to Video di Honor 400
AI Image to Video di Honor 400

Di dunia yang dibanjiri foto, HONOR 400 menawarkan cara baru untuk bercerita. Fitur AI Image -to -Video bukan gimmick seperti yang saya bayangkan. Dengan satu ketukan, foto statis saya—misalnya potret Supertree Grove di Gardens by the Bay—berubah menjadi klip mini berdurasi lima detik, dengan gerakan kamera digital yang mengarah perlahan ke langit, mengangkat suasana, dan menambahkan kedalaman visual.

Tidak perlu belajar editing. Tidak perlu aplikasi pihak ketiga. Tidak perlu waktu lama. Hanya foto, dan sentuhan. Sisanya, AI bekerja seperti sutradara tak terlihat.

Bagi saya yang hidup dari konten—baik untuk media, sosial, maupun dokumentasi pribadi—ini bukan sekadar fitur. Ini revolusi. Konten saya lebih hidup, lebih cepat selesai, dan lebih relevan dengan selera audience masa kini.

Menangkap Dunia Lewat Kamera 200MP

Hasil Foto Honor 400 di Marina Bay Sands Hasil Foto Honor 400 di JBC Twin Tower ResidennceHasil Foto Honor 400 di Johor Bahru Tentu saja, cerita visual tidak dimulai dari video, tapi dari sebuah foto. Maka saya menantang diri sendiri di spot-spot ikonik: dari gemerlap Marina Bay Sands di Singapura, rooftop Twin Tower Residence hingga sudut jalanan heritage di Johor Bahru. Di sinilah kamera 200MP HONOR 400 unjuk gigi.

Saya memotret mural tua dengan cahaya senja yang kontras, lalu melakukan zoom hingga 30x ke detail cat yang mengelupas. Dan hasilnya membuat saya terdiam sejenak—tekstur dinding, guratan seni, bahkan retakan kecil, semuanya muncul seperti dilihat langsung dengan mata telanjang.

Yang menarik, saya tidak merasa harus mengatur banyak hal secara manual. Sensor besar dan kecerdasan buatan bekerja senyap di balik layar: menstabilkan tangan saya yang gemetar, menyesuaikan pencahayaan, dan memperbaiki distorsi perspektif.

Saya sadar, teknologi kamera ini bukan untuk fotografer profesional saja. Justru, ia dibuat agar siapa pun bisa merasakan jadi pencipta visual berkualitas.

AI yang Mempermudah Perjalanan

Di sela-sela perjalanan, saya makin merasakan bagaimana fitur AI lain di HONOR 400 menjadi penyelamat momen. AI Erase 2.0 sigap menghapus objek yang mengganggu frame tanpa meninggalkan bekas aneh. AI Outpainting memperluas sudut pandang foto, seolah memberi saya lensa tak terbatas untuk mengabadikan pemandangan. Saat butuh membuat konten kreatif, AI Cutout mampu memisahkan objek dari latar dengan presisi, siap dipakai untuk poster atau media sosial. Untuk kebutuhanDan dalam interaksi lintas bahasa, AI Translation membantu menerjemahkan percakapan atau papan informasi secara instan—membuat perjalanan terasa lebih lancar dan tanpa hambatan komunikasi.

Honor 400 AI Outpainting
Fitur AI Outpainting di Honor 400

Ketika Smartphone Tak Lagi Jadi Beban

Saya berjalan kaki rata-rata 18.000 langkah per hari selama trip ini, mengandalkan Google Maps, kamera, editing ringan, dan tentu saja upload konten ke berbagai platform. HONOR 400 dengan baterai 6.000mAh nyaris tidak pernah membuat saya panik.

Satu hari penuh digunakan tanpa powerbank. Dan ketika akhirnya perlu mengisi daya, fast charging 66W membuat saya tenang—dalam waktu 30 menit, sudah cukup untuk lanjut satu hari lagi.

Smartphone ini tidak hanya hidup lebih lama, tapi membuat saya bisa hidup lebih lama tanpa khawatir.

HONOR 400 Untuk Merubah Momen Menjadi Kisah

Apa yang saya pelajari dari perjalanan ini? Bahwa teknologi bukan sekadar fitur. Tapi tentang bagaimana sebuah alat bisa mengabadikan rasa. Dan HONOR 400 memberikan ruang bagi pengalaman untuk berkembang—tanpa harus rumit, tanpa harus mahal, dan tanpa harus ahli.

Dalam dunia yang makin cepat dan visual, HONOR 400 adalah alat bercerita yang jujur dan siap pakai. Kamera 200MP-nya menangkap lebih dari gambar. AI-nya menerjemahkan niat jadi konten. Dan desain serta baterainya mendukung hidup yang terus bergerak.

Bagi traveler, content creator, dan siapa saja yang ingin menjadikan setiap perjalanan sebagai narasi, HONOR 400 adalah partner yang tepat. Karena sekarang, foto tak lagi diam. Ia bisa hidup. Dan hidup adalah hal terbaik yang bisa dibagikan.

Backpack Healthcare: Solusi AI untuk Kesehatan Mental Anak dengan Pendekatan Manusiawi

0

Telset.id – Dunia kesehatan mental anak sedang menghadapi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di tengah maraknya aplikasi kesehatan mental berbasis AI yang justru berpotensi membahayakan, muncul solusi inovatif dari Backpack Healthcare—sebuah startup yang menggabungkan teknologi dengan sentuhan manusiawi.

Hafeezah Muhammad, pendiri dan CEO Backpack Healthcare, memulai perjalanannya setelah mengalami kesulitan mendapatkan perawatan mental untuk putranya yang berusia enam tahun. “Saat itu, saya adalah eksekutif di perusahaan kesehatan mental nasional, tapi tetap tidak bisa mendapatkan akses layanan untuk anak saya,” kenangnya. Pengalaman pribadi inilah yang mendorongnya menciptakan solusi berbasis AI dengan pendekatan etis dan berpusat pada manusia.

AI yang Memberdayakan, Bukan Menggantikan

Backpack Healthcare menggunakan AI secara pragmatis—bukan sebagai pengganti terapis, tetapi sebagai alat pendukung. Algoritma mereka mampu mencocokkan pasien dengan terapis yang tepat dalam sekali percobaan, dengan tingkat keberhasilan 91%. Selain itu, AI juga membantu menyusun rencana perawatan dan catatan sesi, menghemat waktu terapis yang sebelumnya habis untuk urusan administratif.

“Kami tidak ingin menciptakan ilusi empati seperti yang dilakukan beberapa chatbot AI,” tegas Muhammad. Mereka menghadirkan “Zipp”, karakter kartun sebagai pendamping AI, untuk memperjelas bahwa ini adalah alat, bukan manusia. Pendekatan ini mendapat apresiasi dari investor seperti Nans Rivat dari Pace Healthcare Capital, yang menyebutnya sebagai solusi untuk menghindari jebakan “empati palsu” yang berbahaya.

Keamanan dan Privasi sebagai Prioritas

Backpack Healthcare menerapkan protokol ketat untuk melindungi data pasien. Data individu tidak pernah dibagikan tanpa persetujuan tertulis, meskipun data agregat digunakan untuk meningkatkan layanan. Sistem mereka juga dilengkapi deteksi krisis seketika—jika seorang anak mengetikkan kata-kata yang mengindikasikan keinginan bunuh diri, tim krisis manusia akan langsung dihubungi.

Muhammad juga aktif mengatasi kelangkaan terapis melalui program residensi berbayar selama dua tahun. Program ini telah menarik lebih dari 500 pelamar setiap tahunnya, dengan tingkat retensi mencapai 75%—angka yang sangat impresif di industri kesehatan mental.

Di tengah kekhawatiran tentang dampak negatif teknologi terhadap kesehatan mental—seperti yang terjadi pada platform media sosial—Backpack Healthcare justru membuktikan bahwa AI bisa menjadi solusi ketika dikembangkan dengan pendekatan yang tepat. Seperti dikatakan Muhammad, “Tujuannya bukan membuat mereka bergantung selamanya, tapi memberi alat untuk menjadi dewasa yang tangguh.”

POCO M7 Plus 5G Resmi Meluncur: Layar 144Hz & Baterai 7.000mAh

0

Telset.id – POCO kembali mengejutkan pasar smartphone Indonesia dengan meluncurkan M7 Plus 5G, varian terbaru dari seri M7 yang sudah hadir sebelumnya. Dengan layar besar 6,9 inci berrefresh rate 144Hz dan baterai raksasa 7.000mAh, ponsel ini siap menjadi andalan bagi pengguna yang mengutamakan performa dan ketahanan daya.

POCO M7 Plus 5G hadir dengan desain yang ramping namun kokoh, berukuran 168,48 x 80,45 x 8,4mm dengan bobot 217 gram. Tidak hanya itu, ponsel ini juga dibekali sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. Layarnya menggunakan panel LCD FHD+ dengan brightness hingga 850 nits, menjanjikan pengalaman visual yang memukau bahkan di bawah terik matahari.

Poco M7 Plus 5G - Chrome Silver

Ditenagai Snapdragon 6s Gen 3

Di bawah kap mesin, POCO M7 Plus 5G mengandalkan chipset Snapdragon 6s Gen 3 yang diklaim mampu menangani multitasking berat dan gaming tanpa lag. Ponsel ini tersedia dalam dua varian RAM: 6GB dan 8GB LPDDR4X, dengan tambahan virtual RAM hingga 6GB. Untuk penyimpanan, tersedia opsi 128GB UFS 2.2 yang masih bisa diperluas via microSD.

Yang paling mencolok adalah baterainya yang mencapai kapasitas 7.000mAh, didukung pengisian cepat 33W dan fitur reverse charging 18W. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna bisa bermain game atau menonton video berjam-jam tanpa khawatir kehabisan daya. POCO juga menjanjikan dua pembaruan sistem operasi Android dan empat tahun pembaruan keamanan.

Poco M7 Plus 5G - Aqua Blue

Kamera dan Fitur Tambahan

Untuk urusan fotografi, POCO M7 Plus 5G mengusung konfigurasi kamera ganda di belakang dengan sensor utama 50MP, sementara kamera depan beresolusi 8MP. Fitur lainnya termasuk fingerprint sensor samping, speaker tunggal, port USB-C, dan IR blaster yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote universal.

POCO M7 Plus 5G tersedia dalam tiga pilihan warna: Aqua Blue, Cosmic Black, dan Chrome Silver. Harga dimulai dari Rp13.999 untuk varian 6GB+128GB, sementara varian 8GB+128GB dibanderol Rp14.999. Ponsel ini akan mulai dijual di Flipkart mulai 19 Agustus dengan penawaran diskon instan Rp1.000 untuk pengguna kartu bank tertentu atau bonus tukar tambah senilai Rp1.000.

Poco M7 Plus 5G - Cosmic Black

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, POCO M7 Plus 5G berpotensi menjadi pesaing serius di segmen smartphone mid-range. Tertarik mencoba? Jangan lupa cek juga 10 HP POCO Terbaru Oktober 2024 untuk pilihan lainnya.