Serangan Siber Bobol Data 9,4 Juta Penumpang Cathay Pacific

Telset.id, Jakarta – Maskapai penerbangan internasional asal Hong Kong, Cathay Pacific, tak luput dari serangan penjahat siber. Sistem keamanan maskapai ini pun tak sanggup menahan gempuran hacker. Akibat kejadian tersebut, data jutaan penumpang bocor.

Cathay Pacific, Rabu (26/10/2018), mengatakan bahwa para peretas sempat mendapatkan akses ke sistem keamanan yang menyimpan data 9,4 juta penumpang. Pihak maskapai kali pertama merasa curiga pada Maret 2018.

Manajemen Cathay Pacific, seperti dikutip Telset.id dari CNET, Jumat (26/10/2018), lantas mengonfirmasi bahwa para peretas mulai mengakses sistem keamanan dan membobol data penumpang pada awal Mei 2018.

Kendati demikian, belum diketahui kenapa manajemen Cathay Pacific baru mengumumkan peristiwa pembobolan sistem keamanan enam bulan setelah serangan terjadi. Dikonfirmasi, Cathay Pacific tak berkomentar.

“Kami meminta maaf atas kekhawatiran yang muncul akibat serangan siber tersebut,” kata CEO Cathay Pacific, Rupert Hogg. Informasi penumpang yang dicuri oleh peretas meliputi nama, asal negara, serta tanggal lahir.

Mereka juga menggondol nomor ponsel, alamat email, alamat rumah, nomor paspor, dan informasi perjalanan penumpang. Namun, Cathay Pacific memastikan tidak ada kata sandi pelanggan yang dicuri oleh para peretas.

Sayangnya, ada beberapa nomor kartu kredit yang didapatkan oleh mereka. Para peretas dikabarkan menggondol sampai 403 nomor kartu kredit yang telah kedaluwarsa dan 27 nomor kartu kredit yang masih aktif.

Manajemen Cathay Pacific mengaku akan mencoba menghubungi semua penumpang yang terdampak oleh serangan itu. Mereka juga akan menyediakan layanan monitor ID dari perusahaan monitor kredit, Experian. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here