Remaja Jago Komputer Ini Jadi “Santo” Pelindung Internet

Santo Pelindung Internet

Telset.id, Jakarta  – Remaja 15 tahun asal Italia jago komputer yang meninggal dunia karena leukemia pada 2006 menjadi “Santo” pelindung internet, setelah kanonisasi di Gereja Katolik di kota Assisi, sesuai lokasi pemakamannya.

Carlo Acutis adalah orang kontemporer termuda yang dikanonisasi, sebuah jalan yang diambil oleh dua anak gembala Portugis yang hidup pada awal 1900-an yang dinyatakan sebagai Santo Katolik pada 2017 lalu.

{Baca juga: Magang Tiga Hari di NASA, Remaja Ini Temukan Planet Baru}

Pada upacara kanonisasi di Basilika Santo Fransiskus dari Assisi, potret Acutis perlahan-lahan dibuka, memperlihatkan seorang remaja tersenyum dengan kemeja polo merah, rambut hitam keriting, diterangi cahaya.

Kardinal Agostino Vallini, wakil kepausan untuk Assisi basilicas, mencium orangtua yang mengenakan masker, Andrea Acutis dan Antonia Salzano, setelah membaca “proklamasi” yang ditetapkan oleh Paus Fransiskus.

Disebut-sebut sebagai “santo pelindung internet”, seperti dilansir New York Post, Acutis membuat situs untuk membuat katalog “keajaiban”. Ia mengelola situs untuk beberapa organisasi Katolik setempat.

Saat masih di sekolah dasar, dikutip Telset.id, Selasa (13/10/2020), Acutis belajar sendiri membuat kode menggunakan buku teks ilmu komputer universitas, lalu menemukan cara edit video dan membuat animasi.

“Carlo menggunakan internet untuk mengabarkan Injil guna menjangkau sebanyak mungkin orang,” kata kardinal dalam homili. Kardinal menyebut bahwa Acutis membuat situs  sebagai tempat yang sangat berguna.

{Baca juga: Kreatif! Remaja Ini Atasi Blindspot di Mobil Pakai Proyektor}

Acutis lahir di London, Inggris, 3 Mei 1991, dari orangtua Italia. Ia pindah ke Milan saat masih kecil. Sebagai seorang anak-anak, ia menunjukkan pengabdian agama nan kuat yang cukup mengejutkan orangtuanya.

Acutis meninggal dunia karena leukemia akut pada 12 Oktober 2006. Ia ditempatkan di jalan menuju kesucian setelah Paus Fransiskus menyetujui mukjizat penyembuhan seorang anak laki-laki Brasil berusia tujuh tahun. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here