Pemain Dota 2 Punya Kecerdasan di Atas Rata-rata

Telset.id, Jakarta – Siapa bilang bermain game hanya untuk orang yang malas dan tidak cerdas. Nyatanya, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas York, Toronto, para gamers termasuk golongan orang yang pintar atau memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Mengutip dari laman Tech Radar, para peneliti menemukan bahwa para pemain game tipe multiplayer online battle arena (MOBA) memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Alasannya, karena untuk memainkan game MOBA seperti DoTA 2 dan League of Legend (LoL) memiliki kurva pembelajaran yang sulit.

[Baca juga: Resmi! eSport Masuk Cabang Olahraga Olimpiade]

Mereka mencontohkan, di dalam kedua game tersebut terdapat banyak hero, skil, dan item yang harus mereka ingat. Terlebih lagi, para gamer juga harus mengingat perpaduan yang tepat antara satu hero dengan item agar memenangkan pertandingan. Belum lagi, menentukan kapan para pemain harus mengeluarkan skil mereka merupakan hal yang sangat penting.

“Para pemain MOBA mengandalkan memori dan kemampuan untuk membuat keputusan strategis dengan mempertimbangkan beberapa faktor,” ujar Athanasios Kokkinakis, yang merupakan salah satu peneliti dari percobaan tersebut.

Lebih lanjut, salah satu pembimbing dari percobaan ini, Alex Wade menjelaskan bahwa tipe permainan ini akan lebih memacu kepintaran para gamer untuk berkembang.

“Game seperti LoL dan DoTA 2 bersifat kompleks, memiliki interaksi sosial tinggi, serta menuntut intelektual yang tinggi. Penelitian kami akan menunjukkan bahwa kinerja Anda dalam game ini bisa menjadi ukuran kecerdasan,” jelas Alex.

Dia pun membandingkan, jika permainan seperti LoL dan DoTA 2 memiliki efek yang sama seperti para olahragawan catur, yang memiliki kepintaran tinggi.

[Baca juga: Jadi Atlet eSport, Bocah Ini Digaji Rp 2 Miliar]

“Penelitian di masa lalu telah menunjukkan fakta bahwa orang-orang yang pandai dalam permainan strategi seperti catur cenderung mendapat nilai tinggi dalam tes IQ. Penelitian kami telah memperluas ini ke game yang jutaan orang di seluruh planet bermain setiap harinya,” tambahnya.

Namun, perlu kami ingatkan kembali jika Anda merupakan seorang pelajar, maka sepantasnya Anda dapat membagi waktu yang baik antara melakukan tugas sekolah dengan bermain game. [NC/HBS]

 

 

SOURCETech Radar
Previous articleGoogle Assistant akan Jadi Asisten Digital Paling Populer
Next articleXiaomi Rilis Mi Note 3 Versi Murah, Apa Bedanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here