telset
spot_img

Microsoft Kinect Ungkap Misteri T-Rex Berumur 65 Juta Tahun

Telset.id, Jakarta – Para ilmuwan di Chicago Field Museum of Natural History dibuat pusing oleh lubang di rahang pada tengkoran T-rex berumur 65 juta tahun. Berbagai cara dilakukan, namun jawaban dari penyebab adanya lubang itu masih juga belum ditemukan.

Akhirnya untuk mendapatkan jawaban, para ilmuwan ini bekerja sama dengan Camera Culture Group dengan memanfaatkan software mereka untuk mengambil gambar 3D dari rahang T-rex untuk lebih mudah diselidiki. Tapi kelompok ini mengalami kendala karena sistem scanning 3D yang akan digunakan ternyata belum siap dan masih dalam tahap pengembangan.

Namun hal ini tidak mematahkan semangat para peneliti tersebut, dan solusi alternatif yang digunakan untuk memindai rahang T-rex berumur 65 juta tahun itu dijatuhkan pada Microsoft Kinect yang merupakan sensor kamera untuk konsol Xbox yang mampu menangkap gerak secara 3D, mengenali wajah dan mengenali suara.

[Baca juga: Keymu, Game Boy Advanced SP Seukuran Gantungan Kunci]

Alat seharga USD 150 atau sekitar Rp 2 jutaan itu dihubungkan dengan software yang disediakan oleh MeshLab yang bisa memproses dan juga mengedit tangkapan mesh 3D dari Microsoft Kinect menjadi sebuah tampilan objek 3D yang persis dengan aslinya.

Dilansir dari Mashable, proses scanning dari rahang T-rex sendiri hanya memerlukan waktu 2 menit saja dengan dibantu dengan alat khusus yang memastikan kedalaman pengukuran yang harus tepat mencapai 0,6 mm.

“Banyak orang akan bisa memulai menggunakan alat ini. Ahli paleantologi atau museum dengan anggaran yang terbatas serta bidang lain bisa mendapatkan keuntungan dari ini,” ujar peneliti dari Camera Culture Group, Anshuman Das.

[Baca juga: Los Angeles, Kota Pertama dari Proyek Terowongan Canggih Elon Musk?]

Berkat Microsoft Kinect, akhirnya para peneliti membantah teori lama yang menyebutkan jika lubang di rahang dari T-rex itu adalah hasil gigitan dari dinosaurus lain, serta membantah juga teori yang menyebutkan penyebab utamanya adalah dari infeksi.

Meski sudah membantah dua teori tersebut, para ilmuwan itu masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jawaban pasti dari lubang T-rex berumur 65 juta tahun ini. (FHP/HBS)

SourceMashable

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0