Gamer Ini Tega Bunuh Gamer Lainnya di Dunia Nyata

Gamer bunuh gamer

Telset.id, Jakarta – Gamer saling bunuh dalam game online itu sudah biasa. Namun, ada kejadian yang sungguh keterlaluan yang melibatkan dua gamer. Ya, seorang gamer tega membunuh gamer lainnya di dunia nyata.

Dilansir Telset.id dari Daily Mail, Senin (31/08/2020), seorang gamer berusia 23 tahun rela melakukan perjalanan sampai 1.700 mil atau setara 2.735 km jauhnya untuk bunuh gamers yang jadi lawan mainnya di game online.

Kejadian nahas ini menimpa Matthew Thane, yang tewas ditembak pada hari Selasa (25/8/2020) pukul 06.00 pagi di rumahnya, Flower Mound, Texas, Amerika Serikat.

{Baca juga: Sejak Corona, Orang Lebih Boros Gara-gara Game}

Menurut keterangan polisi, penembak memakai helm dan celana jeans. Pelaku kemudian mengancam korban yang berusia 18 tahun itu dengan tabung gas propane supaya keluar dari rumahnya, lalu menembaknya.

Di awal penyelidikan, polisi menemukan petunjuk yang mengarah ke kenalan Thanes yang dia temui melalui game online.

Ketika pelaku hendak ditangkap pada Rabu (26/8/2020) malam di Pleasanton, California, ia ditemukan tewas bunuh diri dengan pistol.

Tidak terbayangkan seorang gamer rela melakukan perjalanan bolak-balik sejauh lebih dari 5.400 km hanya untuk bunuh gamer lainnya. Polisi menyatakan, semuanya terjadi hanya dalam waktu 72 jam saja.

Hingga kini, polisi masih belum mengungkap identitas pelaku. Mereka menunggu pembebasan dari Biro Pemeriksa Wilayah Alameda yang dapat memakan waktu hingga beberapa hari.

{Baca juga: Cara Aman dan Legal Download Game PC Gratis di Internet}

Gamer Bunuh Gamer
Gamer bernama Matthew Thane tewas ditembak oleh gamer lainnya

Matthew Thane diketahui aktif sebagai streamer game di Twitch. Ia juga dikenal di komunitas game online sebagai “JPN” atau “Japan”, dan sering bermain Call of Duty.

Sementara itu, gamer lainnya telah menggalang dana untuk membantu keluarga Thane, termasuk untuk biaya pemakaman melalui kampanye GoFundMe.

“Matthew Thane tidak pernah gagal untuk membuat seseorang tersenyum dan mencerahkan hari merekaa. Dia adalah karakter yang unik. Mari berkumpul dan menghidupi keluarganya di saat membutuhkan,” jelas deskripsi dalam kampanye tersebut. (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here