Foto Kemasan Makanan di Thailand Viral di Facebook

Telset.id, Jakarta – Polusi yang bersumber dari sampah plastik merupakan masalah yang harus dihadapi seluruh manusia di Bumi. Sebuah supermarket di Thailand punya cara unik untuk mengatasinya dengan menggunakan daun pisang. Bahkan solusi ini sempat viral di Facebook.

Saat ini, pemerintah di semua negara dan masyarakat dunia berupaya mengurangi penggunaan plastik untuk mengurangi polusi.

Sebuah supermarket di Thailand menemukan cara sederhana dan efektif untuk secara signifikan mengurangi penggunaan plastik untuk kemasan, dan menggantinya dengan daun pisang.

Terobosan yang dilakukan Rimping Supermarket, yang berlokasi di Chiangmai, Thailand, ini mendapatkan banyak pujian dari ribuan netizen dan menjadi viral setelah diposting di halaman Facebook Perfect Homes Chiangmai.

{Baca juga: Keren! Tempat Sampah Pintar Ini Bisa Kurangi Limbah Makanan}

Foto-foto itu, yang memperlihatkan produk segar yang dibungkus dengan daun pisang, menerima banyak pujian dari netizen. Bahkan telah dibagikan lebih dari 15.600 kali di Facebook sejak Senin (25/3/2019) lalu.

Para netizen memuji lantaran penggunan daun sebagai kemasan sangat ramah lingkungan. Beberapa juga berkomentar bahwa kemasan dari daun ini juga dapat berfungsi ganda sebagai kompos.

Namun, beberapa pengguna menunjukkan bahwa plastik masih digunakan pada beberapa sayuran. Misalnya, seperti yang terlihat dalam satu foto yang menampilkan mentimun. Meski demikian, banyak yang setuju bahwa ini merupakan sebuah kemajuan.

{Baca juga: Indonesia Masuk 10 Negara Penyumbang Sampah Elektronik

Seperti diketahui, di beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk di sejumlah pasar tradisional Indonesia, masih banyak penggunaan daun pisang untuk kemasan makanan. Namun, jarang ada supermarket besar yang menggunakan daun pisang sebagai kemasan.

Semoga, langkah supermarket di Thailand untuk mengurangi penggunaan plastik ini bisa ditiru oleh supermarket besar di Indonesia. [BA/HBS]

Sumber: Worldofbuzz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here