NGEHITS

Kuntit Eks Pacar Pakai AirTag Apple, Pria Ini Berakhir di Penjara

Sigit Nugraha
Share

Telset.id, Jakarta – AirTag Apple biasa dipakai untuk melacak barang-barang nyelip milik pengguna. Namun, seorang pria Inggris memakainya untuk kuntit eks pacar. Kok bisa?

AirTag Apple membuat seorang pria dijatuhi hukuman sembilan minggu penjara. Alasannya, ia menggunakan benda tersebut untuk secara diam-diam melacak mobil mantan kekasih.

Christopher Paul Trotman (41) berada dalam situasi apa yang sang mantan pacar gambarkan sebagai hubungan “sangat mengontrol” selama sekira lebih dari 10 tahun.

Mereka putus pada Agustus 2020. Lantas, seperti Telset kutip dari Apple Insider, seorang mantan rekannya membeli iPhone baru pada Maret 2022.

BACA JUGA: 

Suatu hari, ia mendapat pemberitahuan AirTag via iPhone. Perangkat menawarkan untuk terhubung ke AirTag, tapi ia tidak tahu apa itu. Ia pun pilih untuk mengabaikannya.

Selanjutnya, malam-malam, Trotman menanyainya. Trotman tahu lokasinya di mana. Putri mantan pacarnya juga menerima pemberitahuan tentang keberadaan pelacak di mobil.

Pelacak ditemukan di bemper belakang mobil. Setelah melaporkannya kepada polisi, polisi pun menggunakan AirTag yang sama untuk melacak keberadaan Trotman.

Trotman awalnya mengklaim hanya bercanda. Belakangan, ia mengaku telah menguntit sang eks pacar. “Saya melacaknya. Saya masih mencintainya,” ucapnya.

Trotman diinterogasi secara masif oleh polisi. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan. Namun, ia ditangkap kembali setelah ada dugaan intimidasi terhadap saksi.

Ia masuk penjara meskipun tuduhan intimidasi kemudian dibatalkan. Pengacara mengatakan bahwa kliennya sekarang percaya bahwa penguntitan telah melanggar.

AirTag akan berbunyi ketika berada di dekat iPhone miliknya. Karena itu bukan cara kerja AirTag, polisi menggunakan aplikasi Find My iPhone untuk pembuktian.

Terlepas dari berbagai pelanggaran soal pemakaian, AirTags Apple mempunyai banyak manfaat bagi pengguna. Semua tergantung kebijaksanaan para penggunanya.

BACA JUGA:

Polisi menyarankan kepada para pengguna agar tidak menyalahgunakan teknologi untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum, seperti yang dilakukan Trotman. Menurut penjelasan polisi, Trotman termasuk beruntung tidak mendekam lama di balik jeruji besi gara-gara menguntit mantan kekasih menggunakan AirTag Apple.

Asal tahu saja, AirTag adalah cara mudah untuk melacak barang-barang pengguna. Tempel satu di kunci Anda, satu lagi di tas, dan barang-barang akan terpantau. Jadi, bukan untuk menguntit orang ya! [SN/IF]

Leave a Comment