Tampilan antarmuka aplikasi XChat di perangkat mobile

XChat Resmi Diluncurkan, X Rilis Aplikasi Chat Terenkripsi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – X resmi meluncurkan XChat, aplikasi chat proprietary milik platform media sosial tersebut, pada Jumat sore. Aplikasi ini menawarkan fitur enkripsi end-to-end sebagai jaminan privasi bagi pengguna X yang ingin berkomunikasi secara lebih aman.

Berbeda dengan aplikasi chat populer lainnya seperti WhatsApp, Telegram, atau Signal, XChat memiliki persyaratan khusus bagi penggunanya. Untuk dapat menggunakan XChat, setiap pengguna wajib memiliki akun X. Ketentuan ini secara otomatis membatasi basis pengguna hanya pada satu platform media sosial tertentu.

XChat dirancang sebagai aplikasi chat standar bagi pengguna X. Daya tarik utamanya, selain sebagai wadah komunikasi antar pengguna X, adalah fitur enkripsi end-to-end yang diusungnya. Saat penyiapan awal, aplikasi mengingatkan bahwa enkripsi ini memastikan tidak ada pihak mana pun—termasuk X sendiri—yang dapat membaca isi pesan. Hanya pengirim dan penerima (atau para penerima) pesan terenkripsi yang memiliki kemampuan untuk membuka dan membacanya.

**Fitur dan Keamanan XChat**

Proses masuk ke aplikasi XChat mengharuskan pengguna menyiapkan kode akses (passcode) sebelum dapat mengakses aplikasi. Setelah aplikasi terbuka, semua DM (Direct Messages) X akan tersusun dengan cara yang sama seperti aplikasi chat standar pada umumnya.

Namun, enkripsi end-to-end tampaknya tidak berlaku untuk chat lama. Saat pengguna mengirim pesan baru, akan muncul pemberitahuan yang bertuliskan “Percakapan ini kini terenkripsi end-to-end.”

Seperti aplikasi chat lainnya, XChat memungkinkan pengguna untuk mengirim rekaman audio, GIF, file, foto, atau mengambil gambar baru dengan kamera. Dengan mengklik foto profil penerima, pengguna dapat melihat profil dan media yang dibagikan, serta melakukan kustomisasi chat. Pengguna dapat mengatur nama panggilan (nickname), memblokir screenshot, atau mengaktifkan pesan yang menghilang (disappearing messages) sehingga chat akan hilang setelah periode waktu tertentu.

XChat juga menawarkan tingkat kustomisasi yang layak pada level aplikasi. Tersedia tema standar terang dan gelap. Pengguna juga dapat memilih apakah menggesek ke kiri (swipe left) pada sebuah pesan akan “menyukai” (like) pesan tersebut atau menampilkan informasi, seperti kapan pesan dikirim, apakah pesan terenkripsi, atau kapan penerima melihatnya. Selain itu, pengguna dapat memilih dari delapan ikon aplikasi chat yang berbeda.

**Kontradiksi Privasi XChat**

Meskipun menawarkan enkripsi end-to-end, XChat menyimpan sejumlah kontradiksi terkait privasi. Halaman Privasi Aplikasi (App Privacy) XChat menunjukkan bahwa aplikasi berhak mengambil informasi kontak pengguna, kontak (contacts), pengenal (identifiers), diagnostik perangkat, dan data penggunaan, serta menghubungkan informasi tersebut langsung ke identitas pengguna.

Ini merupakan peningkatan signifikan dari data yang diambil saat aplikasi pertama kali diumumkan, yang mencakup hal-hal seperti lokasi, riwayat pencarian, dan konten pengguna. Kemungkinan X melakukan penyesuaian setelah menghadapi tekanan. Namun, fakta bahwa aplikasi chat yang mengklaim sebagai pengalaman pribadi dengan “tanpa pelacakan” (no tracking) tetap mengambil data dalam jumlah besar dan menghubungkannya ke identitas pengguna menjadi catatan penting.

Bagi pengguna yang hanya peduli pada enkripsi end-to-end, dapat dipastikan bahwa X tidak membaca pesan mereka. Namun, pengumpulan data yang masih dilakukan oleh XChat menunjukkan adanya kesenjangan antara klaim privasi yang diusung dengan praktik pengambilan data yang diterapkan.